apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSportsPopuler
Beranda/Politik

Kejaksaan Israel Dakwa Pemukim Atas Kasus Kematian Aktivis Pembuat Film No Other Land

Andi TobanDiterbitkan 7 Agu 2026 - 18.35 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Kejaksaan Israel Dakwa Pemukim Atas Kasus Kematian Aktivis Pembuat Film No Other Land
Foto/Ilustrasi: mediaindonesia.com.
A-A+

Kejaksaan Distrik Selatan Israel secara resmi telah menjatuhkan dakwaan terhadap seorang warga negara Israel bernama Yinon Levy. Ia didakwa atas tuduhan pembunuhan tidak sengaja atau reckless manslaughter terkait dengan peristiwa penembakan yang menewaskan seorang aktivis asal Palestina, Odeh Hathaleen. Insiden tragis yang merenggut nyawa Hathaleen ini terjadi pada bulan Juli 2025 di wilayah Tepi Barat. Langkah hukum yang diambil oleh otoritas kejaksaan Israel ini menarik perhatian publik karena dinilai sebagai tindakan hukum yang sangat jarang terjadi terhadap warga Israel di wilayah pendudukan tersebut.

Berdasarkan kronologi kejadian, insiden tersebut bermula ketika sejumlah pemukim mengoperasikan alat berat berupa ekskavator di wilayah desa Umm al-Khair, Palestina. Aktivitas alat berat ini kemudian memicu konfrontasi dan ketegangan dengan warga lokal setempat yang berusaha mempertahankan wilayah mereka. Di tengah situasi konfrontasi yang memanas tersebut, Yinon Levy dilaporkan mengokang senjata api miliknya lalu melepaskan tembakan ke arah kerumunan warga hingga mengenai Odeh Hathaleen. Setelah tembakan fatal tersebut, Levy juga melepaskan beberapa tembakan susulan ke udara sebagai tembakan peringatan. Selain didakwa atas pembunuhan tidak sengaja, kejaksaan juga mendakwa Levy atas tuntutan penerobosan bersenjata serta perusakan properti secara sengaja. Di lokasi kejadian, terdapat pula Mattan Berner-Kadish, seorang aktivis berkebangsaan Israel-Amerika yang menyaksikan langsung peristiwa tersebut.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan

Korban penembakan, Odeh Hathaleen, dikenal luas oleh masyarakat setempat sebagai seorang guru sekaligus ayah dari tiga orang anak. Sepanjang hidupnya, ia sangat vokal menyuarakan penolakan dan menentang berbagai bentuk kekerasan yang kerap dilakukan oleh para pemukim Israel di wilayah tersebut. Tidak hanya itu, Hathaleen juga berjasa dalam membantu proses pengambilan gambar untuk film dokumenter berjudul 'No Other Land'. Dokumenter ini menggambarkan perjuangan hukum yang dihadapi oleh warga Palestina dalam melawan kebijakan pemerintah Israel di kawasan Masafer Yatta. Karya sinematik ini berhasil meraih penghargaan bergengsi sebagai Best Documentary Feature pada ajang Academy Awards ke-97 yang diselenggarakan pada awal Maret.

Baca Juga

Gelombang Panas Ekstrem Landa Korea Selatan, Presiden Instruksikan Siaga Nasional

Gelombang Panas Ekstrem Landa Korea Selatan, Presiden Instruksikan Siaga Nasional

Tindakan hukum berupa dakwaan terhadap Yinon Levy ini mendapatkan sorotan tajam dari lembaga hak asasi manusia asal Israel, B'Tselem. Lembaga tersebut mengungkapkan fakta bahwa dakwaan ini menandai pertama kalinya dalam kurun waktu hampir tiga tahun terakhir seorang warga negara Israel didakwa atas kasus pembunuhan warga Palestina di wilayah Tepi Barat. Kendati demikian, B'Tselem menilai dakwaan ini hanyalah sebuah pengecualian yang membuktikan aturan yang sebenarnya berlaku di lapangan. Menurut B'Tselem, kekebalan hukum yang selama ini diberikan oleh otoritas Israel kepada tentara maupun pemukim yang mencederai warga Palestina bukanlah sebuah kegagalan dari sistem hukum, melainkan komponen utama dari kebijakan yang memang dirancang untuk membiarkan kekerasan terus berlanjut dan bahkan meningkat.

Tekanan dan kekerasan terhadap pihak-pihak yang terlibat dalam pembuatan film dokumenter ini juga menimpa sang sutradara, Hamdan Ballal. Baru-baru ini, sutradara film pemenang Oscar tersebut diculik dan mengalami penyiksaan oleh pasukan militer Israel. Sebelum diserang dan ditangkap oleh pihak militer, Ballal diketahui tengah mendokumentasikan aksi serangan yang dilakukan oleh para pemukim terhadap rumah milik salah satu tetangganya di wilayah Susiya.

Baca Juga

Pasokan Senjata Militer AS Dilaporkan Menipis, Washington dan Pentagon Pasang Kuda-Kuda

Pasokan Senjata Militer AS Dilaporkan Menipis, Washington dan Pentagon Pasang Kuda-Kuda

Dampak dan pesan yang dibawa oleh film dokumenter 'No Other Land' ini juga sampai ke Indonesia. Sebagai bentuk dukungan dan upaya menyebarkan kesadaran mengenai situasi kemanusiaan di Palestina, Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS RI) berkolaborasi dengan Kementerian Kebudayaan Republik Indonesia serta Majelis Ulama Indonesia (MUI) untuk menyelenggarakan acara nonton bareng. Acara pemutaran film bersama ini diadakan di bioskop CGV Fx Sudirman yang berlokasi di Jakarta. Melalui pemutaran film ini, diharapkan masyarakat Indonesia dapat menyaksikan secara langsung bagaimana perjuangan hukum dan kehidupan sehari-hari warga Palestina di bawah tekanan wilayah pendudukan.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

PalestinaTepi BaratNo Other LandB'TselemKonflik Israel

Berita Terbaru Lainnya

TASPEN Salurkan Manfaat Pensiun dan Jaminan Hari Tua kepada Pejabat Negara serta Ahli WarisHubungan Dagang Memanas, China Batasi Ekspor Drone dan Blokir Lembaga Sertifikasi ASGelombang Panas Ekstrem Landa Korea Selatan, Presiden Instruksikan Siaga NasionalPasokan Senjata Militer AS Dilaporkan Menipis, Washington dan Pentagon Pasang Kuda-KudaAmbisi Pertumbuhan Ekonomi Vietnam dan Risiko Kerentanan Sektor PerbankanPentagon Siapkan Strategi Nuklir Baru Hadapi Potensi Perang Lawan Rusia dan ChinaAntisipasi Invasi, Taiwan Gelar Latihan Militer Terbesar Han KuangKPK Bakal Panggil Kepala Imigrasi Jakarta Selatan Terkait Temuan Uang Dolar Singapura

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

Ekonomi

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap