apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Sosial

Karawang, Kota Industri yang Kian Menyedot Gelandangan Lintas Provinsi

Nyaring AranDiterbitkan 26 Jul 2026 - 05.10 · 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Karawang, Kota Industri yang Kian Menyedot Gelandangan Lintas Provinsi
Foto/Ilustrasi: Republika
A-A+

Rombongan petugas menyisir sudut-sudut kota pada Kamis malam (23/7). Dari operasi gabungan itu, 52 orang yang mengais rezeki di ruang publik—gelandangan, pengemis, pemulung, dan pengamen—berhasil dijaring. Namun temuan yang mengusik datang dari meja pendataan: hanya 34 di antaranya yang benar-benar menyandang identitas Karawang. Delapan belas sisanya adalah wajah-wajah dari luar, merentang dari bandar-bandar kecil di Jawa Barat, menyembul dari Lampung, hingga dari titik-titik di Jawa Timur.

Kepala Bidang Rehabilitasi Sosial Dinas Sosial Kabupaten Karawang, Marwati, tak kaget. Ia menyebut dua magnet utama: status Karawang sebagai kawasan industri raksasa dan posisinya sebagai daerah perlintasan yang sibuk. Dua faktor itu seperti undangan terbuka bagi siapa pun yang memimpikan penghasilan lebih besar. Lebih dari sekadar asumsi, hitung-hitungan di jalanan mengonfirmasi logika itu. Para pengemis dan pengamen yang terjaring mengaku bisa membawa pulang Rp70.000 hingga Rp150.000 per hari. Angka yang sulit mereka dapatkan di tempat asal.

Baca Juga

Gubernur Bali Wayan Koster Bantah Hambat Program Makan Bergizi Gratis

Gubernur Bali Wayan Koster Bantah Hambat Program Makan Bergizi Gratis

Detail kecil yang justru paling bercerita justru datang dari para pemulung. Mereka membeberkan bahwa harga jual barang rongsokan di Karawang bertengger di kisaran Rp5.000 sampai Rp6.000 per kilogram. Harga itu jelas lebih tinggi ketimbang di daerah-daerah tetangga. Di balik angka ini, tersirat rantai ekonomi informal yang bergerak mengikuti denyut pabrik: limbah industri, kardus bekas, logam sisa produksi, semua menciptakan ekosistem daur ulang yang lebih menguntungkan. Karawang, dalam skala kecil, menjadi pasar rongsokan premium bagi para pelintas.

Kepala Dinas Sosial Karawang, Agus Kurnia, membaca fenomena ini dengan lebih dingin. Baginya, razia dan penertiban hanyalah aspirin untuk demam yang kronis. “Tidak bisa selesai hanya dengan penjangkauan,” tegasnya, seraya mendorong rehabilitasi sosial, pemberdayaan, dan pemulihan fungsi sosial sebagai pendekatan wajib. Tujuannya jelas: mengubah para pejalan ekonomi informal ini menjadi individu yang mandiri dan tak lagi kembali ke aspal. Apalagi, dari pendataan terlihat bahwa kelompok pendatang ini gemar berpindah-pindah, mengikuti musim dan potensi pendapatan antar kabupaten.

Baca Juga

Kemenpar Sediakan Lahan Poltekpar NHI Bandung untuk Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat

Kemenpar Sediakan Lahan Poltekpar NHI Bandung untuk Percepat Pembangunan Sekolah Rakyat

Dinas Sosial kini mengimbau warga agar aktif melapor saat menjumpai gelandangan, pengemis, atau pemulung yang memerlukan penanganan. Pelibatan publik menjadi kunci, mengingat akar persoalan sejatinya bersemayam di ketimpangan ekonomi antarwilayah. Selama celah penghasilan masih menganga lebar, Karawang akan terus menjadi tujuan migrasi jalanan. Solusi jangka panjang menuntut perpaduan antara penguatan ekonomi daerah asal, pelatihan kerja, dan kebijakan urbanisasi yang lebih manusiawi, agar ruang publik tak lagi menjadi medan survival bagi mereka yang terpaksa mencari peruntungan di kota orang.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KarawanggelandanganpengemisDinas Sosialraziamigrasi jalanan

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Regulasi Apple di Indonesia, iPhone 16 Tertunda, iPhone 17e Kantongi Sertifikasi TKDNKelanjutan Kasus Pailit Sritex, Rencana Penyelamatan Ekonomi dan Perkembangan Lelang AsetOtorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi SorotanGagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN CupKetentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKNBakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan SitaroJelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindahkan ke Lapangan KenariRencana Penerapan Single Salary ASN, Guru Cemas Nasib Tunjangan Sertifikasi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

🔥

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi · 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional · 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan · 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum · 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan · 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap