KAI Commuter mengimbau seluruh pengguna untuk selalu mengutamakan keselamatan, baik saat menggunakan layanan Commuter Line maupun ketika beraktivitas di sekitar perlintasan sebidang. Imbauan ini dikeluarkan secara resmi menyusul terjadinya dua insiden Commuter Line tertemper yang berlangsung di lintas Bogor dan lintas Tangerang pada hari Kamis pagi, 20 Agustus. Peristiwa tersebut menegaskan kembali pentingnya kewaspadaan masyarakat saat berada di dekat jalur rel kereta api demi mencegah kejadian serupa terulang kembali.
Insiden pertama yang terjadi pada Kamis pagi tersebut melibatkan Commuter Line Bogor No. 1183. Kereta Commuter Line ini diketahui melayani rute perjalanan atau relasi dari Bogor menuju Jakarta Kota. Dalam perjalanannya, Commuter Line Bogor tersebut tertemper oleh seorang kakek yang telah berusia 80 tahun. Peristiwa tertempernya kakek tersebut terjadi ketika yang bersangkutan sedang menyeberang di jalur rel pada lintas antara Pasar Minggu dan Manggarai.
Sementara itu, insiden kedua yang terjadi pada waktu yang hampir bersamaan melibatkan Commuter Line Tangerang No. 1914. Perjalanan kereta ini melayani rute atau relasi dari Duri menuju Tangerang. Commuter Line Tangerang tersebut tertemper oleh satu unit sepeda motor yang diketahui merupakan milik seorang siswa SMA. Kejadian ini berlangsung ketika pengendara motor melintas di sebuah area perlintasan tidak resmi yang berada di antara Stasiun Rawabuaya dan Stasiun Batu Ceper.
Pemerintah Targetkan 4.100 ASN Pindah ke IKN pada 2028

Menanggapi dua kejadian tersebut, Direktur KAI Commuter, Purnomo Sidi, memberikan imbauan khusus kepada masyarakat dan pengguna jasa kereta api. Purnomo Sidi meminta para pengguna untuk selalu mengikuti arahan dari petugas di lapangan, terutama ketika sedang terjadi kendala operasional dalam perjalanan. Selain itu, Direktur KAI Commuter tersebut juga menyarankan agar para pengguna tidak memaksakan diri untuk masuk ke dalam kereta KRL Commuter Line apabila kondisinya sudah sangat padat, serta melarang keras masyarakat untuk melintas atau menyeberangi jalur rel kereta api.
Di samping imbauan dari jajaran direksi, VP Corporate Secretary KAI Commuter, Karina Amanda, juga menyatakan komitmen perusahaan dalam menjaga aspek keselamatan. KAI Commuter secara rutin dan berkala terus melakukan kegiatan edukasi serta sosialisasi yang berhubungan dengan keselamatan perjalanan kereta api, khususnya di area perlintasan sebidang. Langkah preventif ini dilakukan agar masyarakat lebih memahami bahaya dan aturan di sekitar rel kereta.
Perkuat Perlindungan Pekerja, BPJS Ketenagakerjaan Raih Penghargaan di Koperasi Awards 2026

Untuk memperkuat efektivitas sosialisasi tersebut, KAI Commuter juga aktif berkolaborasi serta berkoordinasi dengan pihak kewilayahan setempat serta tokoh-tokoh masyarakat. Melalui kerja sama yang erat dengan para tokoh masyarakat dan pemerintah daerah ini, diharapkan edukasi mengenai keselamatan di sepanjang jalur rel dapat tersampaikan dengan lebih baik dan dipatuhi oleh seluruh lapisan masyarakat demi mewujudkan perjalanan kereta api yang aman.






