BPJS Ketenagakerjaan (BPJS TK) berhasil menorehkan prestasi gemilang dengan meraih penghargaan bergengsi dalam ajang Koperasi Awards 2026. Acara penganugerahan penghargaan tersebut diselenggarakan di St. Regis Jakarta, Jakarta Selatan. Penghargaan ini menjadi salah satu bentuk apresiasi nyata terhadap peran aktif lembaga dalam memberikan kontribusi bagi perkembangan ekosistem koperasi. Pada kesempatan tersebut, BPJS Ketenagakerjaan secara khusus menerima penghargaan Bakti Koperasi Pradana Nayaka. Penghargaan ini menegaskan komitmen BPJS Ketenagakerjaan dalam memperkuat perlindungan jaminan sosial bagi para pekerja di sektor koperasi di Indonesia.
Penyerahan penghargaan Bakti Koperasi Pradana Nayaka ini dilakukan secara langsung oleh Halida Nuriah Hatta. Beliau merupakan Ketua Dewan Pengurus Yayasan Hatta yang secara simbolis menyerahkan penghargaan tersebut kepada pihak BPJS Ketenagakerjaan. Kehadiran Direktur Utama BPJS Ketenagakerjaan, Saiful Hidayat, dalam acara tersebut menandai penerimaan penghargaan yang sangat berarti bagi institusi tersebut. Penghargaan ini menjadi pengakuan atas kerja keras seluruh jajaran BPJS Ketenagakerjaan dalam memperluas jangkauan perlindungan ketenagakerjaan, khususnya di lingkungan koperasi yang menjadi salah satu pilar ekonomi nasional.
Perluas Jaminan Sosial, BPJS Kesehatan Raih Koperasi Awards 2026

Upaya kolaborasi dan peningkatan perlindungan bagi pekerja koperasi ini juga sejalan dengan arahan dari pemerintah pusat. Sesuai dengan amanat yang disampaikan oleh Presiden Prabowo Subianto, seluruh jajaran pemerintahan diwajibkan untuk mulai membiasakan diri dalam menjalankan kerja kolaboratif. Kerja kolaboratif ini dinilai sangat krusial untuk menyukseskan berbagai program prioritas nasional yang telah dicanangkan. Oleh karena itu, BPJS Ketenagakerjaan terus mempererat hubungan kerja sama dengan kementerian terkait, termasuk Kementerian Koperasi yang saat ini dipimpin oleh Menteri Koperasi (Menkop) Ferry Joko Juliantono.
Hubungan kerja sama yang erat antara BPJS Ketenagakerjaan dan Kementerian Koperasi di bawah pimpinan Menkop Ferry Joko Juliantono memiliki beberapa ruang lingkup yang sangat strategis. Ruang lingkup kerja sama tersebut mencakup pemberian perlindungan program BPJS Ketenagakerjaan pada seluruh ekosistem koperasi yang ada. Selain itu, kerja sama ini juga melibatkan proses pertukaran data dan informasi kepesertaan secara berkala guna memastikan validitas data pekerja. Tidak hanya itu, kedua belah pihak juga berkomitmen untuk melakukan penguatan akses terhadap layanan pendaftaran serta pembayaran kepesertaan agar lebih mudah dijangkau oleh para anggota koperasi.
Warga Binaan Lapas Garut Dilibatkan dalam Produksi Pupuk Organik Cair dari Limbah Kulit

Melalui implementasi kerja sama yang komprehensif ini, BPJS Ketenagakerjaan juga turut memberikan dukungan nyata terhadap penguatan koperasi desa/kelurahan merah putih. Sinergi ini diharapkan dapat memperkokoh fondasi ekonomi masyarakat di tingkat desa dan kelurahan melalui perlindungan jaminan sosial yang optimal. Dengan adanya kemudahan akses layanan daftar dan bayar, serta pertukaran data yang terintegrasi, diharapkan seluruh pekerja koperasi di Indonesia dapat terlindungi dengan baik, sejalan dengan visi program prioritas nasional yang diamanatkan oleh Presiden Prabowo Subianto.






