apriniageosat.co.id
HomeNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Home/Politik

Kabinet Bayangan Siapkan Rapor Data untuk Evaluasi Pemerintahan Prabowo

Togar PanjaitanPublished 28 Jul 2026 - 07.08 路 0 Reads
Bagikan WhatsAppX
Kabinet Bayangan Siapkan Rapor Data untuk Evaluasi Pemerintahan Prabowo
Foto/Ilustrasi: tempo.co.
A-A+

Kehadiran koalisi gemuk dalam pemerintahan Presiden Prabowo Subianto memicu kekhawatiran publik akan hilangnya fungsi pengawasan yang sehat di parlemen. Menjawab tantangan demokrasi tersebut, sekelompok akademisi dan aktivis yang tergabung dalam Kabinet Bayangan mengambil langkah tak biasa. Mereka mengumumkan rencana untuk menyusun rapor kinerja khusus yang akan mengevaluasi jalannya pemerintahan resmi setelah tiga tahun masa jabatan berjalan. Langkah ini dirancang sebagai bentuk pengawasan alternatif yang berbasis data konkrit demi mendorong perbaikan kualitas pelayanan publik di Indonesia.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional

Feri Amsari, yang didaulat sebagai Menteri Sekretaris Negara Kabinet Bayangan, menegaskan bahwa gerakan ini lahir dari kegelisahan atas mandulnya fungsi penyeimbang (checks and balances) di tingkat elite. Dengan sebagian besar kekuatan politik merapat ke gerbong pemerintah resmi, hampir tidak ada oposisi formal yang tersisa untuk mengoreksi jalannya roda pemerintahan. Pakar hukum tata negara dari Universitas Andalas ini menilai sistem presidensial saat ini mengalami kekacauan tata kelola, seperti adanya fenomena saling lapor yang tidak lazim antara pimpinan legislatif dan jajaran eksekutif.

Rapor kinerja yang tengah disiapkan oleh Kabinet Bayangan ini tidak akan sekadar berisi kritik tanpa arah. Feri menjelaskan bahwa evaluasi tersebut akan dilengkapi dengan bukti lapangan dan analisis data yang solid agar hasilnya dapat dipertanggungjawabkan. Melalui penilaian objektif ini, kelompok masyarakat sipil berharap jajaran menteri resmi terpicu untuk bekerja lebih optimal. Evaluasi berkala tersebut diposisikan sebagai cermin bagi pemerintah agar menyadari kekurangan mereka dalam melayani hak-hak dasar masyarakat luas.

Also Read

Kemensos dan BNPT Perkuat Pemulihan Sosial untuk Mantan Pengikut Paham Radikal

Kemensos dan BNPT Perkuat Pemulihan Sosial untuk Mantan Pengikut Paham Radikal

Menariknya, gerakan ini tidak membatasi diri pada fungsi pengawasan verbal saja. Kabinet Bayangan juga berencana menggalang dana publik secara swadaya untuk mengeksekusi program-program mendesak yang gagal dipenuhi oleh negara. Feri mencontohkan kasus-kasus infrastruktur kritis seperti jembatan rusak yang membahayakan anak sekolah saat menyeberang sungai, hingga minimnya akses kesehatan di pelosok desa. Melalui pendanaan publik yang dikelola secara transparan, mereka berniat menghadirkan solusi nyata di lapangan sesuai dengan batas kapasitas keuangan yang berhasil dikumpulkan.

Untuk memperluas jangkauan gagasan ini, Kabinet Bayangan yang mencakup 15 pos kementerian tandingan ini akan aktif turun ke berbagai daerah, dengan fokus utama mengunjungi kampus-kampus. Mereka ingin membuka ruang dialog yang intensif dengan mahasiswa guna mendiskusikan program-program prioritas yang seharusnya dikerjakan oleh negara. Feri menekankan bahwa dalam filosofi gerakan ini, rakyat adalah pemegang kedaulatan tertinggi atau bertindak sebagai "presiden" mereka. Seluruh kerja dalam wadah ini dipastikan berjalan secara sukarela dan pro bono, tanpa adanya sokongan maupun keterikatan dengan partai politik mana pun.

Also Read

Membatasi Transaksi Tunai Saja Tak Cukup Sembuhkan Kanker Politik Uang

Membatasi Transaksi Tunai Saja Tak Cukup Sembuhkan Kanker Politik Uang

Meskipun membentuk struktur tandingan, Feri menegaskan bahwa gerakan ini sama sekali tidak berniat untuk merebut kekuasaan sah yang kini dipegang oleh Presiden Prabowo Subianto. Kabinet resmi tetap diakui sebagai pemerintah yang sah secara konstitusi. Kehadiran Kabinet Bayangan murni bertujuan untuk mengisi kekosongan peran kontrol publik dan memperjuangkan hak-hak konstitusional warga yang belum terpenuhi oleh kebijakan negara saat ini.

Follow apriniageosat.co.id

Add to preferred sources on Google

Topik Terkait

Prabowo SubiantodemokrasiKabinet BayanganFeri AmsariMasyarakat SipilOposisi

Berita Terbaru Lainnya

Pameran Canvas of Dreams 2026 Menjadi Wadah Ekspresi dan Harapan Anak BangsaAsa Baru Penjual Nasi Uduk Menteng Setelah Gerobaknya Hancur Akibat Bentrokan WargaKemensos dan BNPT Perkuat Pemulihan Sosial untuk Mantan Pengikut Paham RadikalUniversal Studios Singapore dan Oceanarium Jadi Destinasi Paling Diminati WisatawanMembatasi Transaksi Tunai Saja Tak Cukup Sembuhkan Kanker Politik UangMegawati Mengingatkan TNI dan Polri untuk Selalu Berdiri Bersama RakyatKepercayaan Publik Terhadap Presiden Prabowo Merosot Tajam Akibat Sengkarut Program UnggulanMegawati Resmikan Monumen Kudatuli dan Ingatkan Pentingnya Kesabaran Revolusioner

Paling Banyak Dibaca

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Belajar dari Kasus Lubuk Pakam, Ini Prosedur Aman Aktivasi Rekening PIP

Pendidikan

Belajar dari Kasus Lubuk Pakam, Ini Prosedur Aman Aktivasi Rekening PIP

27 Jul 2026

馃敟

Popular

  1. 1Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  2. 2Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  3. 3Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027Pariwisata 路 26 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap