apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSportsPopuler
Beranda/Teknologi

Jetour Ungkap Skema Kerja Teknologi i-DM pada SUV Plug-in Hybrid T1 dan T2

Parlin SinagaDiterbitkan 10 Agu 2026 - 03.29 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Jetour Ungkap Skema Kerja Teknologi i-DM pada SUV Plug-in Hybrid T1 dan T2
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

Perkembangan teknologi otomotif ramah lingkungan terus menunjukkan tren positif dengan hadirnya berbagai inovasi terbaru dari para produsen kendaraan global. Salah satunya adalah langkah yang diambil oleh PT Jetour Sales Indonesia yang memaparkan skema kerja dari teknologi Intelligent Dual Mode (i-DM) dalam pameran otomotif GIIAS 2026 di Tangerang. Teknologi penggerak canggih ini disematkan pada dua produk plug-in hybrid sport utility vehicle (SUV) terbaru mereka, yaitu Jetour T1 i-DM dan Jetour T2 i-DM. Sebagai sistem penggerak utama, teknologi i-DM dirancang khusus untuk mengoptimalkan efisiensi dan performa berkendara dengan memungkinkan mesin bensin dan motor listrik bekerja secara bergantian maupun bersamaan secara otomatis, menyesuaikan dengan dinamika dan kondisi perjalanan yang dihadapi oleh pengemudi.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Secara teknis, sistem penggerak Intelligent Dual Mode (i-DM) ini mengintegrasikan tiga komponen utama yang bekerja secara sinergis untuk menghasilkan performa berkendara yang optimal. Komponen-komponen tersebut meliputi mesin konvensional berupa 1.5 TGDI Dedicated Hybrid Engine, motor listrik, serta transmisi khusus yang dikenal sebagai Dedicated Hybrid Transmission (DHT). Integrasi ketiga komponen utama ini memungkinkan sistem untuk mengelola penyaluran tenaga secara otomatis berdasarkan kebutuhan jalanan. Menurut penjelasan dari Irwan Nugraha Kurnia, selaku Product Senior Manager dari PT Jetour Sales Indonesia, teknologi i-DM ini dikembangkan untuk memastikan bahwa setiap unit kendaraan dapat menyalurkan tenaga dengan efisien tanpa mengorbankan kenyamanan berkendara konsumen.

Baca Juga

OLXmobbi Hadirkan Layanan Trade-in di GIIAS 2026 dengan Cashback hingga Rp35 Juta

OLXmobbi Hadirkan Layanan Trade-in di GIIAS 2026 dengan Cashback hingga Rp35 Juta

Meskipun kedua SUV ini sama-sama mengadopsi basis teknologi i-DM, PT Jetour Sales Indonesia menerapkan konfigurasi yang berbeda pada masing-masing model guna memenuhi kebutuhan segmen konsumen yang berbeda pula. Perbedaan mendasar ini terletak pada jumlah motor listrik serta jenis transmisi yang digunakan. Untuk model Jetour T2 i-DM, pabrikan membekalinya dengan konfigurasi dua motor listrik yang dipadukan dengan transmisi 3 Speed Dedicated Hybrid Transmission (DHT). Konfigurasi pada Jetour T2 i-DM ini mendukung hingga sembilan skenario kerja hybrid yang berbeda. Di sisi lain, Jetour T1 i-DM hadir dengan spesifikasi yang lebih ringkas, yakni menggunakan satu motor listrik yang dikombinasikan dengan transmisi 1 Speed DHT, serta memiliki lima skenario kerja hybrid yang dapat menyesuaikan secara otomatis saat berkendara.

Fleksibilitas berkendara juga menjadi fokus utama dalam pengembangan kedua SUV plug-in hybrid ini. Pengemudi diberikan kebebasan penuh untuk menyesuaikan karakteristik berkendara dari Jetour T1 i-DM maupun Jetour T2 i-DM melalui beberapa opsi pengaturan. Pengaturan ini meliputi pilihan Driving Mode, Power Mode, serta Battery Level Mode yang dapat disesuaikan dengan preferensi perjalanan. Fatur Farhananda selaku Product Trainer dari PT Jetour Sales Indonesia memaparkan bahwa dengan sistem manajemen daya yang cerdas ini, efisiensi konsumsi energi dapat ditekan seoptimal mungkin. Hasilnya, Jetour T2 i-DM diklaim mampu mencatatkan jarak tempuh kombinasi yang sangat impresif, yaitu mencapai lebih dari 1.200 kilometer dalam kondisi baterai terisi penuh dan tangki bahan bakar terisi penuh.

Baca Juga

Dama Kara Foundation Buka Peluang Ekonomi Penyandang Disabilitas lewat Fesyen

Dama Kara Foundation Buka Peluang Ekonomi Penyandang Disabilitas lewat Fesyen

Kemudahan dalam pengisian daya juga menjadi keunggulan tersendiri bagi sistem i-DM yang diusung oleh Jetour. Sistem pengisian daya pada kendaraan ini telah mendukung metode AC Charging serta DC Fast Charging dengan kapasitas daya hingga 50 kW. Dengan menggunakan metode pengisian cepat (DC Fast Charging), pengisian daya baterai dari kondisi 30 persen hingga mencapai 80 persen diklaim hanya membutuhkan waktu sekitar 27 menit saja. Selain melalui pengisian daya eksternal, baterai pada Jetour T1 i-DM dan Jetour T2 i-DM juga dapat memperoleh tambahan energi secara mandiri ketika kendaraan sedang berjalan melalui sistem regenerative braking serta fitur drive charging. Tidak hanya itu, kendaraan ini juga dilengkapi dengan fitur Vehicle to Load (V2L) yang memungkinkan baterai mobil berfungsi sebagai sumber listrik eksternal untuk berbagai peralatan elektronik dengan kapasitas daya hingga 3,3 kW.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

OtomotifSUVJetour

Berita Terbaru Lainnya

Seskab Teddy Hadiri Persiapan MPLS, Disambut Puisi Harapan Siswa Sekolah RakyatProgram Bedah Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Sumenep Mulai BerjalanPemilik Lapangan Padel di Bandung Didenda Rp100 Juta dan Wajib Tanam 1.000 PohonMegawati Soekarnoputri Hadiri Peluncuran Buku Autobiografi Erros Djarot di Gedung Kesenian JakartaKapolri Ingatkan Ancaman Judi Online dan Penipuan Digital bagi Generasi MudaSinergi KUB dan Kolaborasi BPD-BPR Menjadi Fokus Regional Bank Summit 2026Optimalisasi KUB Menjadi Kunci Penguatan Likuiditas dan Layanan Bank Pembangunan DaerahKecerdasan Buatan Mulai Jadi Andalan Cari Nasihat Keuangan meski Minim Kepercayaan

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

Ekonomi

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026