apriniageosat.co.id
HomeNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Home/Hukum

Jalan Tambak Kembali Normal Usai Bentrok Maut yang Menewaskan Satu Orang

Domu TobingPublished 27 Jul 2026 - 18.15 路 0 Reads
Bagikan WhatsAppX
Jalan Tambak Kembali Normal Usai Bentrok Maut yang Menewaskan Satu Orang
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Aktivitas komuter di kawasan Menteng, Jakarta Pusat, kembali bergeliat pada Senin pagi, 27 Juli 2026. Jalan Tambak yang menghubungkan akses menuju Manggarai kini sudah dapat dilalui kendaraan dengan lancar setelah sempat lumpuh akibat bentrokan hebat antarwarga pada hari sebelumnya. Kendati arus lalu lintas telah kondusif, sisa-sisa ketegangan masih membekas jelas di sepanjang jalur tersebut. Suasana sunyi yang menyelimuti lokasi kejadian seolah menutupi kepanikan luar biasa yang sempat terjadi kurang dari dua puluh empat jam sebelumnya.

Puing-puing kehancuran menjadi saksi bisu dari bentrokan maut yang berlangsung sejak Minggu pagi hingga siang hari tersebut. Tembok pembatas jalan dan pagar besi tampak hancur berantakan di beberapa titik. Meski bangkai sepeda motor yang hangus dibakar massa sudah dievakuasi petugas, sisa-sisa kursi yang rusak serta dinding bangunan yang menghitam akibat jilatan api masih terlihat jelas di sekitar tempat kejadian perkara. Di sisi lain, penjagaan aparat keamanan tidak lagi seketat hari sebelumnya. Hanya tampak beberapa personel Brimob yang bersiaga di bagian belakang area konflik bersama sejumlah kendaraan operasional. Tenda posko pengamanan yang didirikan oleh Polsek Metro Menteng dan Satpol PP DKI Jakarta pun terlihat kosong, hanya menyisakan para pekerja proyek bangunan yang beraktivitas di sekitar lokasi.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional
Also Read

Istana Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Main Hakim Sendiri di Tabanan

Istana Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Main Hakim Sendiri di Tabanan

Tragedi ini meninggalkan luka mendalam dengan jatuhnya korban jiwa. Seorang pemuda berusia 23 tahun berinisial K dilaporkan meninggal dunia akibat penganiayaan berat saat bentrokan pecah. Sementara itu, satu korban lainnya berinisial DS masih berjuang melewati masa kritis di rumah sakit akibat luka-luka serius yang dideritanya. Nyawa yang melayang dan korban yang kritis menjadi harga mahal yang harus dibayar dari perselisihan kelompok ini, mengubah kawasan pemukiman yang biasanya padat menjadi arena kekerasan yang mematikan dalam sekejap.

Pihak kepolisian bergerak cepat untuk mengusut tuntas peristiwa berdarah ini. Sebanyak 15 orang telah diamankan guna menjalani pemeriksaan intensif, di mana tiga orang di antaranya telah ditetapkan sebagai terduga pelaku utama penganiayaan. Ketiga terduga pelaku yang berinisial S, T, dan U tersebut diduga kuat terlibat langsung dalam aksi kekerasan yang merenggut nyawa K di Jalan Tambak. Polisi kini terus mengumpulkan bukti dan keterangan saksi untuk melengkapi berkas perkara agar kasus ini segera menemui titik terang di ranah hukum.

Also Read

Tangis Pilu Keluarga Warnai Pemakaman Pria yang Tewas Dikeroyok Massa di Tabanan

Tangis Pilu Keluarga Warnai Pemakaman Pria yang Tewas Dikeroyok Massa di Tabanan

Untuk mempermudah proses penyelidikan, aparat kepolisian membagi penanganan kasus ini ke dalam tiga klaster peristiwa yang saling berkaitan. Klaster pertama menyoroti pemicu awal perselisihan, yaitu aksi provokatif berupa menggeber-geber sepeda motor di kawasan Matraman. Klaster kedua berfokus pada dugaan pemukulan awal terhadap warga yang terjadi di dekat gerobak penjual nasi uduk. Sementara itu, klaster ketiga mendalami aksi penganiayaan fatal yang terjadi di Jalan Tambak yang berujung pada tewasnya korban K. Melalui pembagian klaster ini, penyidik berharap dapat mengungkap kronologi lengkap dan menyeret semua pihak yang bertanggung jawab atas kerusuhan ini ke pengadilan.

Follow apriniageosat.co.id

Add to preferred sources on Google

Topik Terkait

PenganiayaanJalan TambakMentengkriminalbentrok warga

Berita Terbaru Lainnya

Istana Desak Polisi Usut Tuntas Kasus Main Hakim Sendiri di TabananPolda Metro Jaya Sediakan Layanan SIM Keliling di Lima Lokasi Jakarta Hari IniIndonesia Bentengi Pesisir dengan Penanaman Satu Juta Mangrove SerentakTangis Pilu Keluarga Warnai Pemakaman Pria yang Tewas Dikeroyok Massa di TabananDedikasi Terakhir Troy Pantouw untuk Upacara Kemerdekaan di Ibu Kota NusantaraMengenang Tiga Dekade Tragedi Kudatuli Lewat Teatrikal dan Ritual AdatMenag Minta Masyarakat Hindari Persekusi dan Serahkan Kasus LGBT ke Jalur HukumKepuasan Publik Terhadap Kinerja Presiden Prabowo Merosot Tajam dalam Sembilan Bulan

Paling Banyak Dibaca

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Transmart Pangkas Harga Sepeda Listrik hingga Jutaan Rupiah Hanya Hari Ini

Ekonomi

Transmart Pangkas Harga Sepeda Listrik hingga Jutaan Rupiah Hanya Hari Ini

27 Jul 2026

Luka Psikis di Balik Autoimun yang Acap Terabaikan

Kesehatan

Luka Psikis di Balik Autoimun yang Acap Terabaikan

27 Jul 2026

馃敟

Popular

  1. 1Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  2. 2Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  3. 3Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027Pariwisata 路 26 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Transmart Pangkas Harga Sepeda Listrik hingga Jutaan Rupiah Hanya Hari IniEkonomi 路 27 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap