Indonesia Kandas di Tangan Vietnam di Semifinal SEA V-Cup 2026

Uria Anyi ApuiPublished 26 Jul 2026 - 00.330 Reads
Bagikan WhatsAppX
Indonesia Kandas di Tangan Vietnam di Semifinal SEA V-Cup 2026
Foto/Ilustrasi: tirto.id.
A-A+

Jakarta International Velodrome yang biasanya riuh dengan sorak kemenangan, mendadak berubah menjadi ruang hening kekecewaan pada Sabtu (25/7/2026). Timnas Voli Putra Indonesia harus mengubur impian melangkah ke final SEA V-Cup 2026 setelah kalah 1-3 dari Vietnam di semifinal leg 2. Permainan solid para pemain tamu di bawah arahan Federico Rampazzo mementahkan ambisi Garuda di kandang sendiri.

Kekalahan ini sungguh ironis jika menilik perjalanan tim. Baru saja Indonesia berpesta sebagai juara AVC Volleyball Championship 2026, menjadikan Farhan Halim dan kawan-kawan difavoritkan melaju mulus ke puncak. Ekspektasi tinggi itu pupus oleh kegagalan menjaga konsistensi. Alih-alih mengulangi dominasi, Indonesia justru terperangkap dalam permainan taktis Vietnam yang lebih sabar dan mematikan.

Also Read

Guncangan Proyek LRT City, Menteri Ara Minta BPK Audit dan Kejaksaan Usut Pidana

Awal laga sempat memantik harapan. Set pertama Indonesia langsung tancap gas. Farhan Halim dan Boy Arnez tampil eksplosif, memimpin 17-11 lewat smes-smes keras. Namun, ketenangan Vietnam mulai menggerogoti keunggulan, menyamakan skor 21-21. Beruntung, Indonesia selamat dengan kemenangan tipis 25-22. Sayangnya, momentum emas itu sirna. Di set kedua, strategi fluktuatif mulai terlihat. Pelatih Reidel Toiran melakukan perubahan setter dengan memasukkan Dio Zulfikri dan Fauzan Nibras, yang sempat memperkecil jarak menjadi 14-15. Tapi, serangkaian kesalahan sendiri membuat Vietnam kembali menjauh dan menutup set 25-22. Kedudukan 1-1 seolah menjadi titik balik keruntuhan mental Indonesia.

Set ketiga menjadi panggung kekacauan bagi Indonesia. Sejak awal, permainan anak asuh Reidel Toiran kehilangan ritme. Pertahanan Vietnam yang digalang dengan disiplin mampu meredam setiap serangan, membuat skor langsung menjauh 4-7 dan terus melonjak ke 11-6. Tidak ada respons berarti dari Indonesia hingga set berakhir 25-19. Vietnam kini unggul 2-1, dan Indonesia dalam posisi terjepit. Di set keempat yang menjadi hidup-mati, Vietnam justru semakin percaya diri. Mereka unggul 8-6 saat technical time out pertama dan tanpa ampun memperlebar jurang menjadi 16-12. Blok-blok rapat pemain Vietnam menjadi tembok yang tak tertembus bagi Farhan Halim dkk. Set penentuan berakhir 25-18 untuk Vietnam, mengunci tiket final dengan dramatis di tengah diamnya pendukung tuan rumah.

Also Read

Kebangkitan di Babak Kedua dan Pesta Gol Thailand Panaskan Grup B Piala AFF

Dengan hasil ini, Indonesia harus rela berjuang di perebutan peringkat ketiga melawan Kamboja. Pekerjaan rumah besar menanti Reidel Toiran untuk membangkitkan kembali mental para pemainnya yang jelas-jelas goyah. Kehilangan fokus dan rentetan unforced errors menjadi pelajaran pahit dari laga ini. Sementara itu, Vietnam melaju ke final dengan kepercayaan diri membara untuk menghadapi Thailand. Jakarta International Velodrome masih akan menjadi saksi, namun bukan untuk melihat Indonesia di puncak, melainkan menyaksikan pertempuran gengsi antara dua raksasa Asia Tenggara itu.

Berita Terbaru Lainnya

Paling Banyak Dibaca