apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSportsPopuler
Beranda/Politik

Indonesia dan Thailand Sepakat Perkuat Ketahanan dan Keamanan ASEAN

Andi TobanDiterbitkan 4 Agu 2026 - 17.31 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Indonesia dan Thailand Sepakat Perkuat Ketahanan dan Keamanan ASEAN
Foto/Ilustrasi: news.republika.co.id.
A-A+

Indonesia dan Thailand secara resmi telah sepakat untuk memperkuat kerja sama strategis di antara kedua negara. Penguatan kerja sama ini ditujukan secara khusus guna meningkatkan stabilitas, keamanan, dan ketahanan dari Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN). Melalui kolaborasi yang lebih erat, kedua negara berkomitmen untuk menjaga kawasan agar tetap kondusif di tengah berbagai tantangan regional yang ada saat ini.

Komitmen strategis ini diumumkan secara langsung oleh Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto dan Perdana Menteri Thailand Anutin Charnvirakul. Pengumuman penting tersebut disampaikan di tengah-tengah pelaksanaan pertemuan bilateral yang mempertemukan kedua pemimpin di Istana Merdeka, Jakarta. Pertemuan bilateral yang membahas berbagai agenda penting ini berlangsung pada hari Senin (3/8).

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan

Dalam jalannya pertemuan bilateral tersebut, Presiden Prabowo memberikan penekanan mengenai kedudukan historis kedua negara. Beliau menegaskan bahwa sebagai sesama negara pendiri ASEAN, Indonesia dan Thailand memikul tanggung jawab besar untuk menjaga perdamaian serta mendorong kemakmuran di seluruh kawasan Asia Tenggara. Presiden Prabowo juga menyoroti perlunya menjaga sentralitas ASEAN, yang dinilai sebagai jangkar utama untuk mempertahankan stabilitas regional.

Baca Juga

Kasus Rokok Ilegal di Jambi Selesai Lewat Denda, Bagaimana Aturan Hukumnya?

Kasus Rokok Ilegal di Jambi Selesai Lewat Denda, Bagaimana Aturan Hukumnya?

Lebih lanjut, Presiden Prabowo menyatakan bahwa Indonesia dan Thailand harus terus memainkan peran kepemimpinan secara aktif. Kepemimpinan ini sangat dibutuhkan untuk memperkuat ketahanan sekaligus menjaga relevansi ASEAN dalam menghadapi dinamika global yang terus berkembang. Kedua negara diharapkan dapat terus berkolaborasi erat untuk memastikan organisasi regional ini tetap berfungsi secara optimal bagi seluruh anggotanya.

Salah satu topik bahasan utama dalam pertemuan bilateral di Istana Merdeka tersebut adalah krisis politik yang saat ini tengah dihadapi oleh Myanmar. Terkait dengan isu krusial ini, kedua pemimpin negara menegaskan kembali dukungan penuh mereka terhadap implementasi Konsensus Lima Poin ASEAN. Kesepakatan ini dinilai penting sebagai langkah bersama dalam mencari jalan keluar bagi krisis politik yang terjadi di Myanmar.

Mengenai situasi di Myanmar, Presiden Prabowo dan PM Anutin mendesak agar tindakan kekerasan di negara tersebut segera dihentikan sepenuhnya. Mereka juga mendorong dilakukannya dialog inklusif yang melibatkan berbagai pihak terkait, serta mendesak perluasan bantuan kemanusiaan secara signifikan bagi masyarakat yang terdampak. Indonesia dan Thailand akan terus bekerja sama untuk mendorong ASEAN memainkan peran konstruktif dalam mendukung terciptanya perdamaian yang berkelanjutan di Myanmar.

Baca Juga

BKPP Malinau Gelar Bimtek Angka Kredit untuk Atasi Kendala Kenaikan Pangkat PNS

BKPP Malinau Gelar Bimtek Angka Kredit untuk Atasi Kendala Kenaikan Pangkat PNS

Di samping membahas isu-isu regional di kawasan Asia Tenggara, Presiden Prabowo dan PM Anutin juga bertukar pandangan mengenai perkembangan internasional yang sedang terjadi. Fokus pembahasan internasional mereka tertuju secara khusus pada konflik yang saat ini terus meningkat di kawasan Timur Tengah. Pertukaran pandangan ini menjadi bagian penting dari perhatian kedua pemimpin terhadap stabilitas keamanan di tingkat global.

Terhadap konflik di Timur Tengah tersebut, kedua pemimpin menyerukan agar permusuhan segera dihentikan oleh pihak-pihak yang terlibat. Presiden Prabowo dan PM Anutin mendesak agar penyelesaian konflik tersebut ditempuh melalui jalur negosiasi diplomatik yang damai. Mereka juga menegaskan bahwa seluruh proses penyelesaian konflik harus dilakukan sesuai dengan ketentuan hukum internasional yang berlaku agar dapat menghasilkan perdamaian yang adil.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Prabowo SubiantoASEANhubungan bilateralPolitik Luar Negeri

Berita Terbaru Lainnya

Bulog Jamin Bahan Pangan Makan Bergizi Gratis Gunakan Produk Premium Bukan Barang SubsidiPemerintah Naikkan Margin Penugasan BULOG Jadi 7 Persen, Proyeksikan Laba Bersejarah pada Akhir 2026Pemerintah Targetkan Rasio Kewirausahaan Nasional Capai 8 Persen pada 2045Uji Coba Tabung CNG 3 Kg Pengganti LPG Memasuki Tahap AkhirImpor RI Melonjak Tajam pada Juni 2026, Sektor Migas Jadi Pemicu Defisit Neraca PerdaganganKasus Rokok Ilegal di Jambi Selesai Lewat Denda, Bagaimana Aturan Hukumnya?BKPP Malinau Gelar Bimtek Angka Kredit untuk Atasi Kendala Kenaikan Pangkat PNSPameran Wastra di Museum Sultra Dorong Pertumbuhan Ekonomi Kreatif Perajin Lokal

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AI

Teknologi

Indosat Catat Laba Bersih Rp 3,2 Triliun pada Semester I 2026 Berkat Transformasi AI

29 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap