apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSportsPopuler
Beranda/Politik

DPRD Kota Bandung Perketat Pengawasan Pembangunan RSUD dan Gedung Inspektorat

Parlin SinagaDiterbitkan 10 Agu 2026 - 01.01 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
DPRD Kota Bandung Perketat Pengawasan Pembangunan RSUD dan Gedung Inspektorat
Foto/Ilustrasi: tempo.co.
A-A+

Langkah pengawasan terhadap pelaksanaan pembangunan infrastruktur publik di Kota Bandung resmi diperketat oleh Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) Kota Bandung. Pengetatan pengawasan ini difokuskan pada dua proyek pembangunan strategis, yaitu Gedung Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Kota Bandung serta Gedung Inspektorat Daerah. Upaya pengetatan tersebut dibahas dalam kegiatan Focus Group Discussion (FGD) Mitigasi Risiko Proses Pelaksanaan Pembangunan Gedung Inspektorat Daerah dan Gedung RSUD Kota Bandung yang diselenggarakan di Hotel Shakti Bandung pada Kamis, 23 Juli 2026.

Pertemuan tersebut dihadiri oleh jajaran pimpinan legislatif Kota Bandung, di antaranya Ketua DPRD Kota Bandung

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap
Asep Mulyadi, Wakil Ketua I DPRD Kota Bandung Toni Wijaya, serta Wakil Ketua III DPRD Kota Bandung Rieke Suryaningsih. Selain unsur pimpinan dewan, forum diskusi ini diikuti oleh pimpinan dan anggota Panitia Khusus (Pansus) 17 DPRD Kota Bandung, perwakilan perangkat daerah, serta para pemangku kepentingan terkait. Kehadiran berbagai pihak ini bertujuan memperkuat sinergi pengawasan dan menyelaraskan langkah antisipasi kendala pengerjaan proyek.

Dalam forum tersebut, DPRD Kota Bandung mengidentifikasi tiga aspek risiko utama yang memerlukan pengawasan ketat. Risiko pertama berkaitan dengan dimensi administrasi dan hukum. Pembahasan pada aspek ini mencakup keseluruhan tahapan pelaksanaan proyek, mulai dari alur perencanaan, proses pengadaan barang dan jasa, mekanisme pelelangan, hingga penyusunan skema kontrak tahun jamak (multi-years). Ketelitian pada aspek legal dan administratif dipandang krusial untuk mencegah timbulnya kekeliruan aturan di kemudian hari.

Baca Juga

Megawati Soekarnoputri Hadiri Peluncuran Buku Autobiografi Erros Djarot di Gedung Kesenian Jakarta

Megawati Soekarnoputri Hadiri Peluncuran Buku Autobiografi Erros Djarot di Gedung Kesenian Jakarta

Risiko kedua yang menjadi perhatian menyangkut aspek teknis dan mutu hasil pembangunan. Mengingat RSUD Kota Bandung dan Gedung Inspektorat Daerah merupakan sarana pelayanan publik yang vital, DPRD menekankan pentingnya menjaga kualitas konstruksi fisik dan pemenuhan spesifikasi teknis. Pengawasan teknis ini juga mencakup pengujian terhadap aspek lingkungan hidup serta ketaatan pada standar keselamatan pengerjaan bangunan. Sementara itu, risiko ketiga yang dipetakan adalah potensi terjadinya keterlambatan penyelesaian pengerjaan fisik serta kendala pembengkakan biaya proyek.

Wakil Ketua I DPRD Kota Bandung Toni Wijaya menegaskan bahwa penyelenggaraan FGD mitigasi risiko tersebut harus membuahkan hasil kerja yang nyata. Menurutnya, forum ini wajib menghasilkan dokumen pemetaan dan matriks mitigasi risiko secara terperinci. Dokumen tersebut diharapkan memuat pembagian peran instansi yang jelas, penetapan langkah antisipasi sejak dini, serta penyediaan mekanisme penyelesaian apabila terjadi sengketa atau hambatan di lapangan.

Baca Juga

Komisi III DPR RI Bantah Adanya Surpres Pergantian Kapolri

Komisi III DPR RI Bantah Adanya Surpres Pergantian Kapolri

Dalam skema mitigasi yang dirancang, Inspektorat Daerah Kota Bandung diharapkan dapat memerankan fungsi sebagai sistem peringatan dini (early warning system). Peran penapis awal ini ditujukan agar potensi penyimpangan atau kendala teknis dan administrasi dapat terdeteksi sejak tahap paling awal pembangunan. Di sisi lain, Dinas Kesehatan Kota Bandung mengemban tugas menyusun berbagai skenario transisi selama pengerjaan fisik RSUD berlangsung. Langkah transisi ini dinilai penting untuk memastikan pelayanan kesehatan masyarakat Kota Bandung tetap berjalan optimal tanpa terganggu aktivitas konstruksi.

Rangkaian pembahasan dalam FGD tersebut telah menghasilkan beberapa kesepakatan bersama antar-pemangku kepentingan. Kesepakatan yang dicapai meliputi penyamaan persepsi terkait regulasi yang melandasi proyek, dukungan terhadap penggunaan skema pembiayaan tahun jamak (multi-years), serta komitmen untuk menjamin kepastian hukum dalam setiap tahapan pembangunan kedua fasilitas daerah tersebut.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

DPRD Kota BandungRSUD Kota Bandung

Berita Terbaru Lainnya

Seskab Teddy Hadiri Persiapan MPLS, Disambut Puisi Harapan Siswa Sekolah RakyatProgram Bedah Rumah Orang Tua Siswa Sekolah Rakyat di Sumenep Mulai BerjalanPemilik Lapangan Padel di Bandung Didenda Rp100 Juta dan Wajib Tanam 1.000 PohonMegawati Soekarnoputri Hadiri Peluncuran Buku Autobiografi Erros Djarot di Gedung Kesenian JakartaKapolri Ingatkan Ancaman Judi Online dan Penipuan Digital bagi Generasi MudaSinergi KUB dan Kolaborasi BPD-BPR Menjadi Fokus Regional Bank Summit 2026Optimalisasi KUB Menjadi Kunci Penguatan Likuiditas dan Layanan Bank Pembangunan DaerahKecerdasan Buatan Mulai Jadi Andalan Cari Nasihat Keuangan meski Minim Kepercayaan

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

Ekonomi

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026