Pemerintah Kota Jayapura melalui Dinas Pariwisata terus berupaya mengoptimalkan potensi pariwisata daerah demi meningkatkan kesejahteraan masyarakat setempat. Langkah nyata yang kini tengah ditempuh oleh instansi tersebut adalah mempercepat proses pengembangan sejumlah kawasan wisata potensial agar segera bertransformasi menjadi kampung wisata. Program percepatan ini secara khusus dirancang untuk membuka berbagai sumber ekonomi baru yang dapat diakses langsung oleh masyarakat di tingkat tapak.
Pelaksana Tugas (Plt) Kepala Dinas Pariwisata Kota Jayapura, Richard Nahumury, menyatakan bahwa instansinya telah menetapkan beberapa lokasi prioritas untuk program pengembangan ini. Kawasan-kawasan yang kini sedang didorong secara intensif untuk menjadi desa wisata di antaranya adalah Kampung Kayo Pulau, Kampung Kayo Batu, serta beberapa kampung yang berada di wilayah strategis Skouw. Lokasi-lokasi ini dipilih karena memiliki keunikan tersendiri yang dinilai mampu menarik perhatian para pelancong.
Dalam pelaksanaannya, program pengembangan kampung wisata di Jayapura tidak hanya menitikberatkan perhatian pada pembangunan fisik maupun pembenahan infrastruktur pendukung semata. Pihak Dinas Pariwisata Kota Jayapura menyadari betul bahwa keberhasilan sektor pariwisata yang berkelanjutan sangat bergantung pada kesiapan mental dan keterampilan masyarakatnya. Oleh karena itu, program ini juga menaruh perhatian besar pada aspek peningkatan kapasitas sumber daya manusia (SDM) setempat.
Kuota Sertifikasi Halal Gratis BPJPH Masih Tersisa 60 Persen

Sebagai bagian dari komitmen peningkatan kapasitas SDM tersebut, serangkaian pelatihan terus dilakukan secara berkala untuk masyarakat lokal. Pelatihan-pelatihan ini difokuskan pada tata kelola objek wisata yang baik dan ramah lingkungan. Penerapan tata kelola objek wisata yang berbasis pada keterlibatan masyarakat lokal ini dipandang sangat penting untuk meningkatkan kapasitas kelompok sadar wisata yang ada di kampung-kampung tersebut. Selain itu, program ini juga diarahkan untuk memperkuat ekosistem Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) lokal agar mampu menghasilkan produk dan layanan yang bernilai ekonomi tinggi.
Di samping memberikan pelatihan teknis dan manajemen, Dinas Pariwisata Kota Jayapura juga terus memperkuat jalinan sinergi dengan pihak kampung adat setempat. Langkah penguatan sinergi ini dilakukan demi menjaga serta melestarikan nilai-nilai budaya luhur yang diwariskan secara turun-temurun. Nilai budaya asli tersebut dijaga agar tidak luntur dan dapat dikemas secara bijak sebagai daya tarik wisata budaya yang bernilai tinggi bagi para pengunjung.
BPDP Kenalkan Produk Hilirisasi Kakao di JIFHEX 2026 |Republika Online

Pemerintah daerah secara aktif melibatkan warga dalam seluruh rangkaian pengembangan sektor pariwisata ini. Keterlibatan aktif dari masyarakat lokal diharapkan dapat menumbuhkan rasa kepemilikan terhadap objek wisata yang ada di daerah mereka. Dengan demikian, warga dapat bekerja sama bahu-membahu dengan pemerintah daerah untuk menata dan menjaga destinasi wisata di Kota Jayapura agar menjadi lebih baik, bersih, dan aman. Tujuan akhirnya adalah menciptakan suasana yang kondusif sehingga para wisatawan merasa betah dan nyaman selama menghabiskan waktu liburan mereka di wilayah Jayapura.






