apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Teknologi

Di Balik Pakaian Modern, Ada Teknologi yang Direkayasa dari Serat

Nyaring AranDiterbitkan 20 Agu 2026 - 01.35 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Di Balik Pakaian Modern, Ada Teknologi yang Direkayasa dari Serat
Foto/Ilustrasi: kumparan.com.
A-A+

Pernahkah Anda bertanya-tanya mengapa pakaian tetap terasa sejuk meski tubuh sedang berkeringat? Kenyamanan ini bukan sekadar kebetulan, melainkan hasil dari inovasi ilmiah. Di balik pakaian modern, ada teknologi yang direkayasa dari serat yang memungkinkan selembar kain memiliki kemampuan fungsional khusus. Teknologi tekstil masa kini telah berkembang jauh melampaui fungsi dasar pakaian sebagai penutup tubuh, bertransformasi menjadi produk rekayasa teknologi tinggi yang menunjang aktivitas sehari-hari.

Kepala Program Studi Rekayasa Tekstil Universitas Islam Indonesia (UII), Rina Afiani Rebia, menjelaskan bagaimana industri pakaian memanfaatkan perkembangan ini. Sebagai contoh, ia menyebutkan bahwa di Jepang, merek Uniqlo justru terkenal karena teknologi yang mereka tawarkan pada produknya, bukan sekadar menjual baju. Melalui rekayasa serat, produsen dapat menciptakan pakaian dengan fitur sirkulasi udara yang baik (breathable) serta kemampuan cepat kering (quick dry). Teknologi ini memungkinkan keringat dapat tersalurkan sehingga pakaian lebih cepat kering.

Baca Juga

Gubernur Dedi Mulyadi Akan Rampingkan OPD dan Gabungkan BUMD Jawa Barat

Gubernur Dedi Mulyadi Akan Rampingkan OPD dan Gabungkan BUMD Jawa Barat

Inovasi semacam ini lahir dari riset mendalam yang melibatkan berbagai disiplin ilmu. Rina, yang menempuh pendidikan magister (S2) dan doktor (S3) selama sekitar lima tahun di Shinshu University, Jepang, membagikan pengalamannya bahwa pengembangan tekstil di sana bersinggungan erat dengan bidang otomasi dan robotika untuk industri, kimia dan polimer, Kansei Engineering, hingga polimer tingkat lanjut (advanced polymer). Selama studinya, Rina mendalami pemanfaatan tekstil fungsional untuk kebutuhan medis, seperti pengembangan material non-woven yang mengandung obat atau zat antibakteri untuk penanganan luka.

Tidak hanya untuk kebutuhan medis, teknologi serat juga diaplikasikan pada produk sanitasi sehari-hari. Dosen Rekayasa Tekstil UII, Ahmad Satria Budiman, mengisahkan perjalanannya saat mendalami pengolahan serat. Setelah mengikuti program joint degree bidang rekayasa tekstil di Thailand, Ahmad melanjutkan studi S2 di KTH, Swedia, tepatnya di Department of Fiber and Polymer Technology. Saat menyusun tesis di Division of Fiber Technology, ia khusus belajar tentang teknologi pengolahan serat, termasuk riset pengembangan material penyerap untuk popok dan pembalut menggunakan selulosa berukuran nano agar dapat menyerap sekaligus menahan cairan.

Baca Juga

Dedi Mulyadi Nilai Evaluasi Anggaran Jadi Kunci Orkestrasi Pembangunan Jabar

Dedi Mulyadi Nilai Evaluasi Anggaran Jadi Kunci Orkestrasi Pembangunan Jabar

Untuk mencetak ahli di bidang ini, Program Studi Rekayasa Tekstil UII membekali mahasiswanya dengan pemahaman komprehensif. Mahasiswa mempelajari serat, pembuatan material, manufaktur dan pengujian, kimia tekstil, teknologi nano, hingga tekstil fungsional. Melalui rekayasa ini, bahan kain dapat dirancang agar memiliki kemampuan khusus seperti pakaian antibakteri atau pakaian yang memiliki sifat membersihkan diri sendiri (self-cleaning). Selain itu, aspek keberlanjutan juga dipelajari melalui sustainable textile, yang mengkaji bagaimana serat, bahan pewarna, dan proses produksi dapat dikembangkan agar lebih ramah lingkungan.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Berita Terbaru Lainnya

Gubernur Dedi Mulyadi Akan Rampingkan OPD dan Gabungkan BUMD Jawa BaratDedi Mulyadi Nilai Evaluasi Anggaran Jadi Kunci Orkestrasi Pembangunan JabarKPK Usut Dugaan Penyimpangan Proyek di Bengkulu Seperti Kasus Rejang LebongTak Cuma di Muara Enim, KPK Temukan Dugaan Sulap Laporan BPK di 2 Wilayah IniDitabrak Ambulans Bawa Jenazah di Tol Batang, Ban Serep Truk Sampai TerpentalWN China Diburu Bareskrim, Diduga Dalang Manipulasi Email BisnisKasus Korupsi MBG Bergulir, Kejagung Periksa Enam SaksiAda Ruang Bawah Tanah Baru di MRT Bundaran HI, Ini Target Rampungnya

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RI

Nasional

Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RI

13 Agu 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  4. 4Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  5. 5Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RINasional 路 13 Agu 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap