DENZA, merek otomotif premium di bawah naungan BYD, secara resmi memperkenalkan varian Coupe dan Racing dari supercar listrik terbarunya, DENZA Z. Langkah ini melengkapi jajaran lini produk kendaraan elektrifikasi performa tinggi mereka setelah sebelumnya memperkenalkan varian Spider pada ajang Beijing Autoshow tahun ini. Debut publik global dari DENZA Z itu sendiri berlangsung dalam acara Goodwood Festival of Speed yang bergengsi.
Peluncuran model ini dihadiri dan diperkenalkan secara langsung oleh Executive Vice President BYD, Stella Li, bersama dengan mantan Juara Dunia Formula One, Jenson Button. Kehadiran tokoh-tokoh penting ini menegaskan keseriusan pabrikan dalam menggarap segmen mobil performa tinggi yang ramah lingkungan. Dengan peluncuran terbaru ini, DENZA mengonfirmasi kehadiran tiga varian utama untuk model DENZA Z, yaitu Coupe, Spider, dan Racing.
Selain ketiga varian utama tersebut, DENZA juga memperkenalkan edisi khusus yang dinamakan Z Special Edition. Varian khusus ini sengaja dipersiapkan untuk menjalani uji coba dan upaya pencatatan rekor putaran tercepat di lintasan legendaris N眉rburgring Nordschleife di Jerman. Hal ini sejalan dengan pernyataan Stella Li yang menegaskan bahwa DENZA Z lahir untuk menghadirkan performa dan dirancang untuk meraih kemenangan.
Mengenal Apresiasi Pemerintah Daerah Berprestasi 2026 dari Kemendagri

Dari segi estetika dan fungsi aerodinamika, desain eksterior DENZA Z dikerjakan oleh tim perancang khusus yang dipimpin langsung oleh BYD Global Design Director, Wolfgang Egger. Tim desainer tersebut menggambarkan filosofi bentuk dari DENZA Z sebagai "A Living Sculpture of Speed". Salah satu detail desain yang menonjol pada eksteriornya adalah keberadaan jalur aliran udara berbentuk S pada bagian depan kendaraan, yang berfungsi mengoptimalkan aliran udara saat melaju kencang.
Meskipun memiliki karakter sebagai supercar yang kencang, kenyamanan untuk penggunaan sehari-hari tetap diperhatikan. DENZA Z hadir dengan konfigurasi empat kursi yang memberikan kenyamanan ekstra bagi para penumpangnya. Masuk ke ruang kemudi, pengemudi akan disuguhi setir kemudi yang terinspirasi dari dunia motorsport. Setir ini dilengkapi dengan tombol akses cepat untuk mengaktifkan fungsi performa tinggi secara instan, termasuk Track Mode dan Boost Mode. Untuk mendukung kepraktisan penggunaan, seluruh potensi performa kendaraan ini didukung oleh kemampuan pengisian daya cepat Flash Charging.
Bantah Curi Start Pemilu 2029, Ahmad Ali Sebut PSI Mulai Lebih Awal

Bagi konsumen yang menginginkan performa lebih ekstrem, varian Racing menawarkan spesifikasi aerodinamika yang lebih agresif. Varian ini dilengkapi dengan berbagai komponen berbahan serat karbon (carbon fibre), termasuk di antaranya adalah splitter depan (front splitter) dan sayap belakang yang dapat disesuaikan (adjustable rear wing). Rekayasa aerodinamika pada varian Racing ini diklaim mampu menghasilkan gaya tekan ke bawah (downforce) hingga 1.060 kg saat mobil dipacu pada kecepatan 350 km/jam.
Sementara itu, varian Z Special Edition membawa kemampuan aerodinamika ke tingkat yang lebih tinggi lagi. Dengan mengadopsi konstruksi berbahan carbon fibre serta sistem aerodinamika aktif yang lebih canggih, varian khusus ini mampu menghasilkan gaya tekan ke bawah yang luar biasa, yakni mencapai lebih dari 2.000 kg pada kecepatan 300 km/jam. Kemampuan ini diharapkan dapat membantu mobil mempertahankan stabilitas maksimal saat melibas tikungan-tikungan tajam di N眉rburgring Nordschleife.






