apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessNationalPopuler
Beranda/Nasional

BGN Tutup 1.300 Dapur Makan Bergizi Gratis yang Tidak Memenuhi Standar Pangan

Usat NgajiDiterbitkan 18 Agu 2026 - 01.14 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
BGN Tutup 1.300 Dapur Makan Bergizi Gratis yang Tidak Memenuhi Standar Pangan
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Badan Gizi Nasional (BGN) mengambil langkah tegas dengan menutup sebanyak 1.300 dapur Makan Bergizi Gratis (MBG) yang dinilai tidak memenuhi standar keselamatan pangan. Langkah penutupan ini diambil sebagai bagian dari evaluasi mendalam terhadap kasus keracunan makanan yang sempat terjadi di Berastagi, sekaligus sebagai komitmen kuat untuk menjaga kualitas pemenuhan gizi bagi anak-anak di seluruh Indonesia. Informasi mengenai penutupan ribuan dapur tersebut dilaporkan oleh kantor berita Antara pada hari Selasa, 18 Agustus 2026.

Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, menegaskan bahwa keselamatan konsumsi bagi anak-anak adalah prioritas utama yang tidak dapat ditawar. Oleh karena itu, dapur-dapur penyedia makanan yang terbukti gagal memenuhi standar kualitas dan keamanan pangan dalam sistem BGN akan langsung dihentikan operasionalnya. Sudaryono menyatakan secara terbuka bahwa jika ada dapur yang tidak memenuhi standar di dalam sistem yang telah ditetapkan, maka dengan berat hati ia harus menutup dapur tersebut secara permanen tanpa adanya toleransi lebih lanjut.

Dalam upaya meningkatkan pengawasan mutu makanan, Sudaryono memaparkan bahwa metode pengawasan konvensional yang selama ini digunakan harus ditingkatkan. Menurutnya, pengawasan melalui uji organoleptik yang hanya mengandalkan tes bau dan rasa saja dinilai belum cukup kuat untuk mendeteksi adanya kontaminasi bahan kimia berbahaya pada makanan. Oleh sebab itu, BGN berencana untuk menyediakan alat uji kimia atau test kit kimiawi di setiap dapur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Penyediaan test kit ini ditujukan agar petugas di lapangan dapat mendeteksi keberadaan racun berbahaya seperti arsenik serta mendeteksi pembusukan pada makanan sebelum disajikan kepada anak-anak.

Baca Juga

Penyaluran Makan Bergizi Gratis di Bontang Dihentikan Sementara Setelah Temuan Menu Bermasalah

Penyaluran Makan Bergizi Gratis di Bontang Dihentikan Sementara Setelah Temuan Menu Bermasalah

Langkah penerapan dan penggunaan test kit kimiawi di setiap dapur SPPG ini tidak terlepas dari contoh sukses yang telah ada sebelumnya. Metode pengawasan ketat ini secara khusus diadopsi dari keberhasilan pengelolaan SPPG yang dijalankan oleh Bhayangkari Polri. Berdasarkan catatan evaluasi, unit pelayanan gizi yang dikelola oleh Bhayangkari Polri tersebut berhasil mempertahankan standar keamanan pangan yang sangat tinggi, sehingga tercatat sama sekali tidak mengalami kasus keracunan makanan. Model keberhasilan inilah yang kini ingin diterapkan secara luas oleh BGN di unit-unit pelayanan lainnya.

Selain melakukan penertiban terhadap mitra pengelola dapur, Kepala BGN juga memberikan peringatan keras kepada jajaran personel internal di lingkungan Badan Gizi Nasional. Sudaryono menegaskan bahwa setiap personel harus mampu bekerja dengan disiplin tinggi guna mengimbangi standar kualitas yang telah ditetapkan. Bagi personel BGN yang terbukti lalai atau tidak bisa mengikuti standar tinggi tersebut, Sudaryono memberikan peringatan bahwa mereka akan dicopot dari jabatannya atau bahkan diberhentikan statusnya sebagai ASN PPPK. Tindakan disipliner yang tegas ini diambil demi melindungi kemitraan SPPG lain yang selama ini telah bekerja keras dan menjalankan tugas pelayanan mereka dengan sangat baik.

Baca Juga

Hari Kemerdekaan Indonesia, Mendiktisaintek Sebut 841 Ribu Mahasiswa Dijangkau KIP Kuliah

Hari Kemerdekaan Indonesia, Mendiktisaintek Sebut 841 Ribu Mahasiswa Dijangkau KIP Kuliah

Di sisi lain, Badan Gizi Nasional juga tengah meninjau ulang berbagai aspek operasional dan finansial dalam program pemenuhan gizi nasional ini. Salah satu hal yang saat ini sedang berada dalam tahap peninjauan adalah mengenai keberlanjutan pemberian insentif bagi unit pelayanan gizi. Pihak BGN menyatakan bahwa mereka masih melakukan evaluasi lebih lanjut mengenai keberlanjutan insentif sebesar Rp6 juta per hari yang dialokasikan bagi Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG). Evaluasi ini diharapkan dapat memberikan kejelasan mengenai efektivitas dan keberlangsungan program dalam jangka panjang demi pemenuhan gizi anak-anak Indonesia yang lebih aman dan berkualitas.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Badan Gizi Nasionalmakan bergizi gratisSudaryono

Berita Terbaru Lainnya

Marjorie Taylor Greene Klaim Pemerintahan Trump Bahas Pakai Senjata Nuklir Lawan IranPolisi Selidiki Pengeroyokan Pengendara Motor oleh Rombongan Pengantar Jenazah di Pondok RanggonProduksi Hampir 500 Kargo, LNG Donggi-Senoro Siap Tambah Pasokan Dalam NegeriFokus pada Barang Mewah, Kebijakan Kenaikan PPN Menjadi 12 Persen Tahun 2025 Resmi BerlakuPenyaluran Makan Bergizi Gratis di Bontang Dihentikan Sementara Setelah Temuan Menu BermasalahHari Kemerdekaan Indonesia, Mendiktisaintek Sebut 841 Ribu Mahasiswa Dijangkau KIP KuliahIlmuwan Manfaatkan Hiu untuk Prediksi Kekuatan Badai di LautMenperin Bantah Isu Deindustrialisasi, Sebut Kontribusi Manufaktur ke PDB Stabil

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RI

Nasional

Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RI

13 Agu 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  4. 4Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  5. 5Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RINasional 路 13 Agu 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap