apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessNationalPopuler
Beranda/Nasional

Penyaluran Makan Bergizi Gratis di Bontang Dihentikan Sementara Setelah Temuan Menu Bermasalah

Usat NgajiDiterbitkan 17 Agu 2026 - 23.38 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Penyaluran Makan Bergizi Gratis di Bontang Dihentikan Sementara Setelah Temuan Menu Bermasalah
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Penyaluran paket makanan dalam Program Makan Bergizi Gratis (MBG) di wilayah Bontang Utara, Kalimantan Timur, terpaksa dihentikan total pada Selasa, 12 Agustus 2026. Langkah ini diambil setelah menu sempol yang terbuat dari bahan dasar ikan bulan-bulan menimbulkan efek samping berupa sensasi gatal pada lidah saat dilakukan pengujian organoleptik. Akibat penghentian mendadak ini, ribuan penerima manfaat batal mendapatkan jatah makanan harian mereka.

Kepala Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) Bontang Utara 4, Ahmad Nur Faizi, menjelaskan bahwa pembatalan distribusi massal tersebut berdampak langsung pada 2.651 penerima manfaat di wilayah kerjanya. Menu yang sedianya dibagikan hari itu terdiri dari nasi putih, sempol ikan bulan-bulan, tempe goreng, serta tumis sayur yang berisi campuran wortel, jagung, dan kacang hijau. Keputusan pembatalan ini juga memicu kerugian materiil bagi SPPG Bontang Utara 4 yang diperkirakan mencapai Rp30 juta. Sebagai tindak lanjut, pihak SPPG telah melaporkan kejadian ini ke Dinas Kesehatan Kota Bontang dan menyerahkan sampel makanan ke laboratorium untuk pemeriksaan lebih lanjut.

Insiden ini menjadi catatan penting dalam perjalanan program nasional yang telah berjalan sejak awal tahun lalu. Pemerintah Indonesia secara resmi meluncurkan Program Makan Bergizi Gratis pada Senin, 6 Januari 2025, setelah sebelumnya dijadwalkan mulai berjalan pada 2 Januari 2025. Tahap awal program ini menyasar sekitar 3 juta penerima manfaat, dengan rencana peningkatan secara bertahap hingga mencapai 15 juta orang pada Agustus 2025. Pemerintah mengalokasikan anggaran tahun pertama sebesar Rp71 triliun dari APBN 2025 untuk menjangkau 19,47 juta orang. Selain itu, pendanaan program ini juga ditopang oleh kerja sama internasional, termasuk investasi dari China senilai Rp157 triliun.

Baca Juga

Hari Kemerdekaan Indonesia, Mendiktisaintek Sebut 841 Ribu Mahasiswa Dijangkau KIP Kuliah

Hari Kemerdekaan Indonesia, Mendiktisaintek Sebut 841 Ribu Mahasiswa Dijangkau KIP Kuliah

Jauh sebelum peluncuran resmi tersebut, pemerintah telah menguji coba program ini di beberapa wilayah. Salah satunya adalah peninjauan uji coba oleh Kantor Komunikasi Kepresidenan (PCO) pada 9 Desember 2024 di SPPG Tanah Sareal, Kota Bogor. Peninjauan yang dipimpin oleh Juru Bebas PCO, Hariqo Wibawa Satria, tersebut memantau penyediaan makanan untuk 3.081 siswa di 15 sekolah, termasuk SDN Kedung Badak 1 dan SMP Siliwangi Bogor.

Program Makan Bergizi Gratis ini dirancang untuk menyasar anak sekolah dari tingkat pendidikan anak usia dini (PAUD) hingga sekolah menengah atas/madrasah aliyah atau sederajat, santri, ibu hamil, ibu menyusui, serta balita. Kepala Sekolah SDN Kedung Badak 1, Kariyanti, mengungkapkan bahwa program ini sangat membantu meringankan beban orang tua karena sekitar 80 persen siswanya berasal dari keluarga menengah ke bawah. Sementara itu, Kepala Sekolah SMP Siliwangi Bogor, Rosmiati, menyebutkan sekitar 70 persen siswanya berasal dari kalangan menengah ke bawah dan menjadi lebih bersemangat ke sekolah sejak program ini berjalan.

Baca Juga

Basuki Hadimuljono Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di IKN

Basuki Hadimuljono Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di IKN

Secara nasional, pengelolaan program ini berada di bawah Badan Gizi Nasional (BGN) yang dipimpin oleh Dadan Hindayana. Pemerintah mengoperasikan 190 dapur umum atau SPPG di 26 provinsi di Indonesia dengan kapasitas produksi 3.000 hingga 3.500 porsi makanan per hari untuk setiap unitnya. Sementara itu, bagi lingkungan pesantren, Kementerian Agama telah menerbitkan Surat Edaran Nomor 10 Tahun 2024 sebagai panduan pelaksanaan yang diharapkan oleh Direktur Jenderal Pendidikan Islam, Abu Rokhmad, dapat menanamkan kedisiplinan serta nilai spiritual bagi para santri.

Meski mendapat dukungan luas, program ini juga menghadapi sejumlah kritik dari pengamat. Direktur Kebijakan Publik Center of Economic and Law Studies (CELIOS), Media Wahyudi Askar, menyoroti alokasi anggaran Rp10.000 per porsi yang dinilai masih menyisakan pertanyaan mengenai kejelasan dana pembangunan ekosistem pendukungnya. Langkah antisipatif seperti yang dilakukan di SPPG Bontang Utara 4 menunjukkan bahwa pengawasan kualitas hidangan tetap menjadi prioritas utama demi menjaga keselamatan penerima manfaat.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Badan Gizi Nasionalkesehatanmakan bergizi gratis

Berita Terbaru Lainnya

Fokus pada Barang Mewah, Kebijakan Kenaikan PPN Menjadi 12 Persen Tahun 2025 Resmi BerlakuHari Kemerdekaan Indonesia, Mendiktisaintek Sebut 841 Ribu Mahasiswa Dijangkau KIP KuliahIlmuwan Manfaatkan Hiu untuk Prediksi Kekuatan Badai di LautMenperin Bantah Isu Deindustrialisasi, Sebut Kontribusi Manufaktur ke PDB StabilBasuki Hadimuljono Pimpin Upacara HUT ke-81 RI di IKNPelabuhan Pelindo di NTT Berangsur Normal, Pemulihan Maumere DipercepatPemerintah Terapkan Kebijakan WFA Lebaran 2026 dan WFH Mingguan untuk ASN serta Pekerja SwastaPeran Achmad Soebardjo dalam Sejarah Pergerakan dan Kemerdekaan Indonesia

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RI

Nasional

Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RI

13 Agu 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  4. 4Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  5. 5Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RINasional 路 13 Agu 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap