apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Beranda/Ekonomi Internasional

AS dan Jepang Lakukan Intervensi Bersama Perkuat Yen, Donald Trump Sebut Sinyal Persahabatan

Domu TobingDiterbitkan 3 Agu 2026 - 09.01 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
AS dan Jepang Lakukan Intervensi Bersama Perkuat Yen, Donald Trump Sebut Sinyal Persahabatan
Foto/Ilustrasi: mediaindonesia.com.
A-A+

Pemerintah Amerika Serikat dan Jepang secara resmi melakukan intervensi pasar bersama untuk memperkuat mata uang yen yang terus melemah. Langkah kolaboratif ini dikonfirmasi langsung oleh Presiden Amerika Serikat, Donald Trump. Ia menggambarkan intervensi tersebut sebagai sebuah "sinyal persahabatan" yang tidak hanya memberikan keuntungan finansial bagi Amerika Serikat, melainkan juga bagi stabilitas perekonomian global secara keseluruhan. Langkah ini menjadi tonggak penting karena menandai pertama kalinya dalam hampir tiga dekade Departemen Keuangan Amerika Serikat bekerja sama dengan Jepang untuk menopang mata uang tersebut.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional

Intervensi terkoordinasi ini merupakan aksi bersama pertama yang dilakukan oleh kedua negara untuk mendukung yen sejak tahun 1998. Dalam pelaksanaannya, Federal Reserve Bank of New York mengambil langkah yang tidak biasa dengan menjual mata uang euro untuk membeli yen atas nama Departemen Keuangan Amerika Serikat. Langkah penyelamatan ini dipicu oleh kemerosotan nilai tukar yen yang sempat menyentuh level 163,24 per dolar AS pada bulan lalu. Posisi tersebut merupakan level terlemah mata uang Jepang tersebut sejak tahun 1986. Pelemahan yen yang signifikan ini disebabkan oleh kombinasi beberapa faktor ekonomi global, termasuk tingginya tingkat suku bunga di Amerika Serikat, kenaikan harga minyak mentah dunia, serta arus modal keluar yang terjadi secara terus-menerus dari Jepang. Di samping itu, Bank of Japan selaku bank sentral Jepang juga telah mengambil tindakan dengan menaikkan suku bunga acuan mereka untuk pertama kalinya dalam 17 tahun terakhir.

Baca Juga

Rayakan Tiga Dekade Berkarya, UNGU Rilis Lagu Baru Utara-Selatan

Rayakan Tiga Dekade Berkarya, UNGU Rilis Lagu Baru Utara-Selatan

Dari pihak Jepang, Menteri Keuangan Satsuki Katayama mengonfirmasi adanya intervensi bersama tersebut melalui sebuah pernyataan resmi. Katayama menjelaskan bahwa tindakan bersama ini diambil guna melawan volatilitas yang berlebihan serta pergerakan yang tidak teratur pada yen Jepang yang terjadi selama beberapa bulan terakhir. Senada dengan Katayama, Menteri Keuangan Amerika Serikat, Scott Bessent, juga menegaskan komitmen serupa mengenai aksi terkoordinasi di pasar valuta asing ini. Melalui unggahannya di platform media sosial X, Bessent menyebutkan bahwa keamanan ekonomi serta kekuatan aliansi antara Amerika Serikat dan Jepang merupakan landasan utama di balik keputusan penting tersebut.

Terkait dengan jumlah dana yang digelontorkan dalam intervensi ini, terdapat perbedaan estimasi dari sejumlah lembaga keuangan dan media bisnis. Laporan dari harian Financial Times menyebutkan bahwa para analis memperkirakan nilai intervensi yang dilakukan oleh pihak Jepang mencapai sekitar 8,45 triliun yen atau setara dengan 52,8 miliar dolar AS. Di sisi lain, harian bisnis terkemuka Jepang, Nikkei, memberikan perkiraan yang sedikit berbeda. Menurut estimasi Nikkei, angka intervensi tersebut berada di kisaran antara 6 triliun hingga 7 triliun yen. Perbedaan data ini menunjukkan adanya ketidakpastian mengenai jumlah pasti dana yang dialokasikan dalam operasi pasar tersebut, mengingat otoritas terkait belum merilis angka resmi secara mendetail.

Baca Juga

AS-Jepang Bersatu Selamatkan Yen dari Jurang Maut, Intervensi Dimulai

AS-Jepang Bersatu Selamatkan Yen dari Jurang Maut, Intervensi Dimulai

Di tengah dinamika ekonomi global ini, lanskap geopolitik internasional juga sedang mengalami perubahan arah. Di belahan dunia lain, Presiden Donald Trump dilaporkan memilih untuk menunda rencana serangan besar terhadap Iran dan lebih mengutamakan jalur negosiasi untuk meredakan ketegangan. Sementara itu, perkembangan penting juga terjadi di kawasan Timur Tengah, di mana faksi-faksi Palestina termasuk Hamas telah menyepakati dimulainya proses inventarisasi dan penyerahan senjata berat di Jalur Gaza sebagai bagian dari kesepakatan pelucutan senjata secara penuh. Kendati demikian, pejabat senior Hamas, Ghazi Hamad, menegaskan bahwa proses pelucutan senjata tersebut sepenuhnya bergantung pada penarikan mundur pasukan militer Israel dari wilayah Gaza serta dimulainya rekonstruksi kawasan yang hancur akibat konflik.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

JepangDonald TrumpAmerika Serikatekonomi globalIntervensi YenKurs Valas

Berita Terbaru Lainnya

PJT I Sesuaikan Akses Kendaraan Roda Empat di Bendungan Lahor MalangIdgitaf Siapkan Lagu Baru untuk Pementasan Home Sweet Loan The MusicalJadwal Bola Malam Ini 3-4 Agustus 2026, Indonesia vs Vietnam di Piala AFFNonton Dream To You Eps 7-8 Sub Indo dan Link Streaming ResmiIdentitas Visual HUT RI 2026 Resmi Ditetapkan, Simak Makna Logo dan Pedoman PenggunaannyaDetik-Detik Ustaz Ahmad Firdaus Berpulang Saat Ceramah Kematian dan Selawat di Jakarta TimurPolisi Segera Tutup Penyelidikan Kasus Dugaan Penculikan Atlet Golf Jesslyn WijayaSejumlah Wilayah Jakarta Selatan hingga Tangerang Selatan Alami Mati Listrik Senin Pagi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026
  5. 5Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap