apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/General News

Antisipasi El Nino Kuat, BMKG Petakan Enam Provinsi Rawan Karhutla dan Siapkan Modifikasi Cuaca

Nyaring AranDiterbitkan 29 Jul 2026 - 09.00 路 3 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Antisipasi El Nino Kuat, BMKG Petakan Enam Provinsi Rawan Karhutla dan Siapkan Modifikasi Cuaca
Foto/Ilustrasi: CNN Indonesia
A-A+

Pemerintah memetakan enam provinsi di Indonesia yang masuk dalam kategori rawan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) selama berlangsungnya musim kemarau yang disertai ancaman fenomena El Nino. Langkah antisipasi kini tengah diintensifkan guna menekan dampak buruk dari kondisi cuaca ekstrem tersebut.

Kepala Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG), Teuku Faisal Fathani, menyampaikan informasi tersebut setelah menghadiri rapat terbatas bersama Presiden Prabowo di Istana Kepresidenan Jakarta pada Selasa (28/7). Berdasarkan hasil pemetaan dan analisis cuaca, enam wilayah yang diidentifikasi memiliki kerawanan tinggi terhadap karhutla adalah Provinsi Riau, Jambi, Sumatra Selatan, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, dan Kalimantan Selatan.

Kondisi kerawanan ini diperparah oleh status iklim Indonesia yang saat ini dilaporkan telah memasuki kategori fenomena El Nino kuat. Secara ilmiah, fenomena El Nino dapat terjadi ketika suhu di permukaan laut di kawasan Samudra Pasifik mengalami kenaikan hingga mencapai 0,5 derajat Celsius atau bahkan lebih tinggi dari kondisi normal. Kenaikan suhu permukaan laut ini memicu pergeseran pola cuaca yang berdampak pada penurunan curah hujan secara drastis di wilayah Indonesia.

Baca Juga

Ada 64 Hotspot Karhutla di Sumut, Paling Banyak di Karo

Ada 64 Hotspot Karhutla di Sumut, Paling Banyak di Karo

Menghadapi situasi tersebut, Teuku Faisal Fathani menjelaskan bahwa fokus utama pemerintah saat ini terbagi menjadi dua hal penting, yaitu mengantisipasi potensi karhutla serta menanggulangi ancaman kekeringan. Sebagai langkah konkret untuk mengantisipasi potensi kebakaran lahan di wilayah-wilayah rawan, pemerintah menerapkan Operasi Modifikasi Cuaca (OMC) secara berkala.

Selain difokuskan pada enam provinsi utama yang paling rawan, pemerintah juga menerapkan operasi modifikasi cuaca ini di beberapa wilayah lain secara situasional. Beberapa daerah yang juga menjadi sasaran operasi situasional tersebut di antaranya adalah Kepulauan Riau, Aceh, serta sejumlah tempat lainnya yang dinilai membutuhkan intervensi cuaca guna menjaga kelembapan tanah dan menekan potensi titik api.

Baca Juga

Kementerian Kehutanan Sanksi Enam Perusahaan Terkait Karhutla di Kalimantan, Satu Izin Dibekukan

Kementerian Kehutanan Sanksi Enam Perusahaan Terkait Karhutla di Kalimantan, Satu Izin Dibekukan

Di sisi lain, untuk mengatasi ancaman kekeringan yang berpotensi mengganggu pasokan air nasional, BMKG tidak bekerja sendiri. Lembaga ini menjalin kerja sama erat dengan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) serta merangkul pihak swasta guna melaksanakan modifikasi cuaca yang bertujuan untuk mengisi waduk-waduk yang ada.

Saat ini, Indonesia tercatat memiliki total 240 waduk yang tersebar di berbagai wilayah. Upaya pengisian melalui rekayasa cuaca ini memang tidak dilakukan secara serentak pada seluruh waduk yang ada, melainkan difokuskan pada beberapa waduk tertentu yang dinilai krusial. Pengisian waduk ini ditargetkan agar infrastruktur air tersebut tetap dapat berfungsi optimal untuk menyuplai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA), mengairi lahan pertanian melalui sistem irigasi, serta menjamin ketersediaan air bersih bagi konsumsi masyarakat selama musim kemarau panjang ini.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

kekeringanEl NinoBMKGmitigasi bencanaKarhutlaModifikasi Cuaca

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Regulasi Apple di Indonesia, iPhone 16 Tertunda, iPhone 17e Kantongi Sertifikasi TKDNKelanjutan Kasus Pailit Sritex, Rencana Penyelamatan Ekonomi dan Perkembangan Lelang AsetOtorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi SorotanGagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN CupKetentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKNBakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan SitaroJelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindahkan ke Lapangan KenariRencana Penerapan Single Salary ASN, Guru Cemas Nasib Tunjangan Sertifikasi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap