apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/News

50 Jenazah Korban Perang di Gaza Dievakuasi Setelah Tiga Tahun Terkubur

Parlin SinagaDiterbitkan 22 Agu 2026 - 18.20 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
50 Jenazah Korban Perang di Gaza Dievakuasi Setelah Tiga Tahun Terkubur
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Bagaimana nasib ribuan korban yang tertimbun di bawah reruntuhan akibat konflik bersenjata di Jalur Gaza setelah bertahun-tahun berlalu? Pertanyaan ini perlahan mulai terjawab seiring dengan ditemukannya puluhan jenazah yang selama ini terjebak di bawah puing-puing bangunan. Kabar duka sekaligus kelegaan menyelimuti Kota Gaza ketika sebanyak 50 jenazah akhirnya berhasil dievakuasi dari reruntuhan rumah setelah hampir tiga tahun terkubur. Penemuan ini menjadi bukti nyata dari dampak destruktif serangan udara yang menghancurkan pemukiman warga sipil.

Pada hari Kamis, 20 Agustus 2026, suasana haru menyelimuti Kota Gaza saat warga Palestina mengusung peti-peti jenazah dalam upacara pemakaman massal. Sebanyak 50 korban yang dimakamkan tersebut berasal dari tiga keluarga besar yang kehilangan tempat tinggal mereka akibat perang, yaitu keluarga Sawafiri, Batniji, dan Karam. Pihak Pertahanan Sipil Gaza melaporkan bahwa puluhan jenazah ini berhasil dikeluarkan dari reruntuhan rumah milik ketiga keluarga tersebut setelah upaya pencarian yang panjang dan melelahkan.

Baca Juga

Tiba-Tiba AS Pindahkan Kapal Induk dari Dekat RI, Ada Apa?

Tiba-Tiba AS Pindahkan Kapal Induk dari Dekat RI, Ada Apa?

Bagi para keluarga yang ditinggalkan, penemuan ini membawa rasa duka yang mendalam sekaligus akhir dari ketidakpastian yang menyiksa. Lynn Karam, salah satu warga setempat, mengungkapkan kepedihan yang dirasakan keluarganya selama hampir tiga tahun ini. Ia menceritakan bahwa mereka sebelumnya tidak memiliki tempat yang layak untuk meratapi dan mendoakan kepergian ibu serta saudara laki-laki dan perempuannya. Ketiga anggota keluarganya tersebut tewas akibat serangan Israel pada awal pecahnya perang, dan jasad mereka langsung tertimbun di bawah reruntuhan rumah tanpa bisa segera dievakuasi.

Upaya evakuasi ini bukanlah hal yang mudah dan masih terus berlangsung di tengah berbagai keterbatasan. Juru bicara Pertahanan Sipil Gaza, Mahmoud Basal, menjelaskan bahwa tim penyelamat telah berhasil mengevakuasi sekitar 180 jenazah dari 17 rumah yang hancur dalam kurun waktu 50 hari terakhir. Kendati demikian, tantangan yang dihadapi di lapangan sangat besar. Proses evakuasi di Gaza masih sangat terkendala oleh keterbatasan sumber daya, minimnya alat berat, serta membutuhkan energi dan upaya yang luar biasa besar untuk membongkar beton-beton tebal.

Baca Juga

Serikat Pekerja Hyundai Motor di Korea Selatan Gelar Aksi Mogok Kerja Penuh Pertama dalam Satu Dekade

Serikat Pekerja Hyundai Motor di Korea Selatan Gelar Aksi Mogok Kerja Penuh Pertama dalam Satu Dekade

Kondisi ini menyisakan pekerjaan rumah yang sangat besar bagi otoritas setempat. Mahmoud Basal memperkirakan bahwa masih ada lebih dari 8.000 orang yang hingga kini masih terkubur di bawah reruntuhan bangunan di seluruh wilayah Jalur Gaza. Angka tersebut menunjukkan bahwa proses pencarian dan identifikasi korban akan memakan waktu yang sangat lama, terutama dengan keterbatasan fasilitas penunjang yang ada saat ini.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

GazaKonflik Gaza

Berita Terbaru Lainnya

Tiba-Tiba AS Pindahkan Kapal Induk dari Dekat RI, Ada Apa?Penyebab Fenomena Matahari Merah Menyala di Palangka RayaCek Citra Satelit Kebakaran Hutan di Kalimantan dari Web NASAJadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Noia FutsalOrmas di Kabupaten Pati Gelar Doa Bersama untuk Jaga Kondusivitas DaerahKPK Tetapkan Rektor dan Wakil Rektor III Unsoed Sebagai Tersangka Kasus Pemerasan Penerimaan Mahasiswa BaruDuduk Perkara Rektor Unsoed Sodiq Peras Orang Tua Calon Mahasiswa BaruPembangunan MRT Jakarta Fase 2A Capai 59,7 Persen, Stasiun Monas Siap Beroperasi 2027

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RI

Nasional

Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RI

13 Agu 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  4. 4Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  5. 5Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RINasional 路 13 Agu 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap