apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Nasional

Penyebab Fenomena Matahari Merah Menyala di Palangka Raya

Usat NgajiDiterbitkan 22 Agu 2026 - 17.48 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Penyebab Fenomena Matahari Merah Menyala di Palangka Raya
Foto/Ilustrasi: tirto.id.
A-A+

Fenomena alam yang tidak biasa berupa matahari berwarna merah menyala terpantau di langit Kota Palangka Raya, Provinsi Kalimantan Tengah, pada Kamis sore tanggal 20 Agustus 2026. Pemandangan unik sekaligus mengkhawatirkan ini terjadi ketika wilayah tersebut sedang diselimuti oleh kabut asap yang pekat akibat kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Di tengah kepungan kabut asap tersebut, matahari tampak seperti bola berwarna merah menyala yang menggantung rendah di antara pepohonan. Sementara itu, langit di sekitarnya tidak lagi berwarna biru atau putih bersih, melainkan terlihat kelabu akibat pengaruh kabut asap yang tebal.

Kejadian langka ini dengan cepat menarik perhatian masyarakat dan menjadi perbincangan hangat di media sosial. Salah seorang pengguna media sosial dengan nama akun @yiarapsza mengunggah sebuah kiriman yang menunjukkan kondisi matahari berwarna merah menyala tersebut di wilayah Kalimantan. Dalam unggahannya, ia juga bertanya kepada warganet lainnya apakah mereka melihat fenomena serupa di daerah mereka. Unggahan tersebut kemudian mendapatkan berbagai tanggapan dari pengguna lain, salah satunya adalah akun @oktarinaberta yang memberikan respons dengan mengaku bahwa mereka juga mengamati kondisi matahari yang serupa dari wilayah Lampung.

Baca Juga

Cek Citra Satelit Kebakaran Hutan di Kalimantan dari Web NASA

Cek Citra Satelit Kebakaran Hutan di Kalimantan dari Web NASA

Terkait fenomena ini, pihak BMKG Palangka Raya memberikan penjelasan ilmiah mengenai penyebab di balik penampakan matahari berwarna merah menyala tersebut. Menurut BMKG Palangka Raya, keberadaan partikel-partikel asap di udara dapat memengaruhi bagaimana cahaya matahari mencapai permukaan bumi. Pengaruh ini akan menjadi sangat jelas terlihat terutama ketika posisi matahari berada rendah di ufuk barat menjelang sore hari. Kondisi ini juga diperkuat oleh citra sebaran asap pada Kamis sore yang menunjukkan bahwa sebagian besar wilayah Kalimantan Tengah memang tengah tertutup oleh kabut asap akibat kebakaran hutan dan lahan yang terjadi.

Lebih lanjut, BMKG Palangka Raya menegaskan bahwa fenomena matahari merah yang disaksikan oleh warga tersebut bukanlah tanda bahwa matahari mengalami perubahan warna secara fisik. Fenomena ini murni merupakan efek optik yang terjadi akibat adanya interaksi antara cahaya matahari dengan partikel-partikel yang melayang di atmosfer bumi. Ketika cahaya matahari melintasi lapisan udara yang dipenuhi oleh partikel asap karhutla, cahaya dengan panjang gelombang yang lebih pendek, seperti warna biru, akan lebih banyak tersebar ke segala arah. Sebaliknya, cahaya yang memiliki panjang gelombang lebih panjang, terutama warna merah dan jingga, relatif lebih mampu menembus partikel asap tersebut sehingga dapat mencapai mata pengamat di bumi. BMKG juga menambahkan bahwa fenomena serupa sebenarnya dapat muncul kapan saja ketika terdapat konsentrasi kabut, debu, atau aerosol yang tinggi di udara.

Baca Juga

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Noia Futsal

Jadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Noia Futsal

Bencana kebakaran hutan dan lahan yang memicu munculnya fenomena ini rupanya tidak hanya terjadi di wilayah Kalimantan saja. Berdasarkan data dan informasi yang dirilis oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), kebakaran hutan dan lahan saat ini juga sedang melanda beberapa wilayah lain di Indonesia. Selain di Kalimantan, BNPB melaporkan bahwa peristiwa karhutla juga terdeteksi sedang terjadi di wilayah Bangka Belitung dan Jawa Timur, yang menunjukkan bahwa tantangan kabut asap ini menjadi perhatian di berbagai daerah.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KarhutlaPalangka RayaKalimantan Tengah

Berita Terbaru Lainnya

Cek Citra Satelit Kebakaran Hutan di Kalimantan dari Web NASAJadwal dan Link Live Streaming Timnas Futsal Indonesia vs Noia FutsalOrmas di Kabupaten Pati Gelar Doa Bersama untuk Jaga Kondusivitas DaerahKPK Tetapkan Rektor dan Wakil Rektor III Unsoed Sebagai Tersangka Kasus Pemerasan Penerimaan Mahasiswa BaruDuduk Perkara Rektor Unsoed Sodiq Peras Orang Tua Calon Mahasiswa BaruPembangunan MRT Jakarta Fase 2A Capai 59,7 Persen, Stasiun Monas Siap Beroperasi 2027Starlink Hentikan Pendaftaran Pengguna Baru di Indonesia karena Kapasitas PenuhViral Pemotor di Jaksel Emosi dan Piting Sopir Mobil karena Diklakson

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RI

Nasional

Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RI

13 Agu 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  4. 4Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  5. 5Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RINasional 路 13 Agu 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap