Membangun kembali sebuah kekuatan sepak bola tidak pernah menjadi pekerjaan instan, dan hal itulah yang kini tengah disadari sepenuhnya oleh Ze Gomes di Madura United. Juru taktik anyar asal Portugal tersebut baru saja memulai babak baru kepelatihannya bersama Laskar Sape Kerrab. Setelah memimpin sesi latihan perdana pascalibur panjang kompetisi, ia secara jujur mengakui bahwa performa armada barunya masih jauh dari kondisi ideal. Namun, alih-alih merasa cemas, mantan pelatih Arema FC ini justru melihat situasi awal ini sebagai titik tolak yang wajar untuk merancang strategi jangka panjang.
Dalam evaluasi awal setelah dua hari mendampingi tim di lapangan hijau, Ze Gomes mengamati bahwa sentuhan bola dan ketahanan fisik para pemainnya belum mencapai level kompetitif. Libur kompetisi yang cukup lama memang menyisakan pekerjaan rumah yang menumpuk bagi staf kepelatihan. Kendati demikian, sang arsitek lapangan hijau tidak ingin terburu-buru menuntut kesempurnaan dari anak asuhnya. Ia memahami bahwa transisi dari masa libur ke intensitas latihan tinggi membutuhkan adaptasi yang tidak sebentar agar pemain terhindar dari cedera.
Tadej Pogacar Samai Rekor Legenda Balap Sepeda Dunia Usai Juarai Tour de France Kelima

Fokus utama pria asal Portugal ini sekarang adalah meletakkan fondasi permainan yang kokoh serta mengembalikan kebugaran fisik para penggawa Madura United secara bertahap. Beruntung bagi Gomes, ia memiliki kemewahan waktu yang cukup longgar sebelum genderang kompetisi musim 2026/2027 resmi ditabuh pada September mendatang. Waktu persiapan yang membentang selama beberapa bulan ke depan akan dioptimalkan untuk menyatukan visi bermain dan menyelaraskan pemahaman taktik. Langkah awal ini sangat krusial agar saat kompetisi dimulai, para pemain sudah memiliki kesiapan fisik dan mental yang setara.
Perjalanan baru di Pulau Garam ini juga menghadirkan antusiasme tersendiri bagi Gomes yang tertantang membawa klub ke level tertinggi. Ia mengungkapkan rasa bahagianya bisa dipercaya menakhodai klub kebanggaan masyarakat Madura tersebut. Apresiasi tinggi ia layangkan kepada jajaran manajemen klub yang telah memberikan kebebasan dan dukungan penuh kepadanya untuk meramu tim sesuai filosofi sepak bolanya. Kepercayaan ini menjadi modal berharga bagi sang pelatih untuk menatap masa depan tim dengan optimisme tinggi, meskipun tantangan di depan mata tidaklah ringan.
Turki Rengkuh Gelar Juara VNL Putri 2026 Setelah Tumbangkan Brasil

Senada dengan visi sang pelatih, manajemen Madura United juga menekankan pentingnya efektivitas dalam memanfaatkan masa pramusim ini. Manajer Madura United, Umar A. Wachdin, menitipkan harapan besar agar seluruh elemen tim, mulai dari staf kepelatihan hingga pemain, tidak menyia-nyiakan waktu persiapan yang ada. Pihak manajemen berkomitmen untuk terus memfasilitasi kebutuhan tim selama masa persiapan ini agar target yang dicanangkan dapat tercapai secara maksimal demi bersaing di papan atas saat liga kembali bergulir nanti.






