apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSportsPopuler
Beranda/Nasional

Update Gempa M5,3 Pangandaran, Guncangan Terasa hingga Bandung dan Sukabumi

Parlin SinagaDiterbitkan 7 Agu 2026 - 00.31 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Update Gempa M5,3 Pangandaran, Guncangan Terasa hingga Bandung dan Sukabumi
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Gempa bumi tektonik berkekuatan magnitudo 5,3 dilaporkan mengguncang wilayah Jawa Barat pada Rabu (5/8) malam. Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) mengumumkan bahwa gempa bumi tersebut terjadi di laut, tepatnya sekitar 79 kilometer di arah barat daya dari Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat. Peristiwa alam ini terjadi tepat pada pukul 21.55 WIB. BMKG juga segera menyampaikan konfirmasi bahwa gempa yang mengguncang wilayah pesisir selatan ini tidak memiliki potensi untuk menimbulkan tsunami. Meskipun demikian, getaran dari gempa bumi tektonik ini dilaporkan terasa cukup luas oleh masyarakat, bahkan hingga menjangkau wilayah Kabupaten Bandung dan Kabupaten Sukabumi.

Setelah melakukan analisis lebih lanjut, BMKG mengeluarkan data pemutakhiran mengenai parameter gempa bumi tersebut. Hasil analisis terbaru dari BMKG menunjukkan bahwa gempa bumi ini memiliki parameter update dengan kekuatan magnitudo M5,2. Kedalaman pusat gempa tersebut tercatat berada pada kedalaman 14 kilometer. Selain itu, BMKG juga merilis titik koordinat episenter gempa bumi yang terletak pada koordinat 8,17掳 Lintang Selatan (LS) dan 107,86掳 Bujur Timur (BT). Secara presisi, lokasi episenter ini berada di laut pada jarak 87 kilometer arah barat daya dari Kabupaten Pangandaran, Jawa Barat.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan

Berdasarkan kedalaman pusat gempanya, BMKG menjelaskan bahwa peristiwa ini merupakan jenis gempa bumi dangkal. Gempa bumi dangkal ini terjadi karena adanya aktivitas di sesar aktif yang berada di kawasan tersebut. Informasi mengenai penyebab gempa bumi ini dikonfirmasi langsung oleh Wijayanto, yang menjabat sebagai Direktur Gempabumi dan Tsunami BMKG.

Baca Juga

Film SOLATA Kembali ke Tanah Air Usai Raih Penghargaan di Bulgaria dan Tur Eropa Timur

Film SOLATA Kembali ke Tanah Air Usai Raih Penghargaan di Bulgaria dan Tur Eropa Timur

Dampak guncangan dari gempa bumi di Pangandaran ini dirasakan di sejumlah wilayah dengan tingkat intensitas yang berbeda-beda. Di wilayah Kabupaten Bandung, gempa bumi ini dirasakan dengan skala intensitas III MMI. Beberapa daerah di Kabupaten Bandung yang merasakan guncangan pada skala III MMI tersebut meliputi Kecamatan Arjasari, Kertasari, Baleendah, Dayeuhkolot, Majalaya, Nagrak, dan Solokanjeruk. Skala intensitas III MMI ini memiliki arti bahwa getaran gempa dirasakan secara nyata oleh warga di dalam rumah, di mana getaran yang muncul terasa seakan-akan ada sebuah truk yang sedang berlalu.

Selain wilayah-wilayah tersebut, wilayah lain juga melaporkan adanya guncangan gempa dengan skala intensitas yang bervariasi. Skala intensitas II-III MMI dirasakan oleh masyarakat di Soreang, Pangalengan, dan Ciwidey. Getaran dengan skala II-III MMI ini juga dilaporkan terasa di wilayah Kabupaten Sukabumi serta Kota Sukabumi. Di sisi lain, terdapat pula wilayah yang merasakan guncangan dengan skala intensitas II MMI. Wilayah-wilayah tersebut meliputi Sumedang, Parongpong, Cihanjuang, Ngamprah, Lembang, dan Pelabuhan Ratu. Berdasarkan definisi BMKG, skala intensitas II MMI berarti getaran gempa dirasakan oleh beberapa orang dan menyebabkan benda-benda ringan yang digantung bergoyang.

Baca Juga

Polisi Diduga Bunuh Nenek di Deliserdang Usai Ditolak Pinjam Uang

Polisi Diduga Bunuh Nenek di Deliserdang Usai Ditolak Pinjam Uang

Setelah terjadinya gempa bumi utama tersebut, BMKG terus melakukan pemantauan terhadap aktivitas kegempaan di lokasi sekitar episenter. Hingga pukul 22.30 WIB, hasil monitoring yang dilakukan oleh BMKG menunjukkan adanya aktivitas gempa bumi susulan atau aftershock. Berdasarkan pemantauan tersebut, tercatat telah terjadi satu kali aktivitas gempa bumi susulan dengan kekuatan magnitudo sebesar M2,2.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

bencana alamBMKGGempa PangandaranGempa Jawa Barat

Berita Terbaru Lainnya

Menekan Boros Awal Bulan di Tengah Merosotnya Porsi Tabungan MasyarakatIndia Bangun Bandara Bhogapuram di Pusat TI Vizag, Jajaki Rute ke IndonesiaReal Madrid Tawarkan Kontrak Baru untuk Vinicius Junior di Tengah Minat Serius ArsenalFilm SOLATA Kembali ke Tanah Air Usai Raih Penghargaan di Bulgaria dan Tur Eropa TimurPemerintah AS Kembalikan Tarif Liberation Day Rp1.500 Triliun ke Pengusaha, Buntut Putusan MAPolisi Diduga Bunuh Nenek di Deliserdang Usai Ditolak Pinjam UangCuaca Buruk Hambat Logistik, Warga Bawean Carter Pesawat Rp110 Juta demi Rujuk IbuPria di Babakan Ciparay Bandung Nekat Bakar Rumah Orang Tua akibat Sakit Hati

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

Ekonomi

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap