apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Nasional

Update Gempa Flores, 71 Korban Meninggal, 59.647 Orang Pengungsi

Parlin SinagaDiterbitkan 20 Agu 2026 - 02.09 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Update Gempa Flores, 71 Korban Meninggal, 59.647 Orang Pengungsi
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Bencana gempa bumi berkekuatan magnitudo 7,7 yang mengguncang wilayah Laut Flores, Nusa Tenggara Timur (NTT), pada hari Sabtu, 15 Agustus 2026, telah mengakibatkan dampak yang sangat besar bagi wilayah tersebut. Berdasarkan data terbaru yang dirilis, jumlah korban meninggal dunia akibat gempa bumi ini dilaporkan bertambah hingga mencapai 71 orang. Peningkatan jumlah korban jiwa ini menjadi perhatian penting dalam penanganan dampak bencana di kawasan Laut Flores dan sekitarnya.

Plt Kepala Pusat Data, Informasi dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Berto Panjaitan, mengonfirmasi mengenai perkembangan data korban meninggal dunia ini. Menurut penjelasannya, tambahan korban meninggal dunia yang paling baru tercatat berada di Kabupaten Nagekeo. BNPB terus melakukan pemantauan situasi di lapangan serta memperbarui data korban secara berkala agar penanganan dampak bencana gempa bumi di Nusa Tenggara Timur ini dapat berjalan dengan baik.

Baca Juga

Persaingan Bisnis Logistik E-Commerce Indonesia Makin Ketat

Persaingan Bisnis Logistik E-Commerce Indonesia Makin Ketat

Selain korban meninggal dunia, bencana gempa bumi ini juga berdampak pada banyaknya warga yang terpaksa meninggalkan tempat tinggal mereka. BNPB mencatat bahwa jumlah pengungsi akibat gempa di NTT saat ini telah mencapai 59.647 orang. Dari seluruh wilayah yang terdampak, Kabupaten Manggarai menjadi wilayah dengan jumlah pengungsi paling banyak, yakni mencapai 20.334 orang. Banyak warga yang mengungsi memilih untuk tersebar di beberapa titik lokasi yang letaknya dekat dengan rumah mereka masing-masing. Warga mengambil keputusan untuk tetap berada di dekat rumah mereka dengan alasan untuk menjaga keamanan harta benda serta hewan ternak yang mereka pelihara.

Dari aspek seismologi, BMKG memberikan rincian bahwa gempa utama berkekuatan magnitudo 7,7 tersebut berpusat di wilayah laut. Pusat gempa ini terletak di sekitar 30 kilometer arah timur laut Nagekeo dengan kedalaman pusat gempa mencapai 15 kilometer. BMKG juga mencatat aktivitas gempa susulan setelah gempa utama tersebut terjadi. Hingga hari Rabu pukul 14.00 WIB, BMKG telah merekam sebanyak 3.002 gempa susulan dengan magnitudo yang berkisar antara 1,1 hingga 6,2. Dari ribuan gempa susulan yang tercatat tersebut, sebanyak 86 gempa susulan dirasakan secara langsung oleh masyarakat, termasuk di dalamnya 25 kejadian gempa susulan dengan magnitudo 5 atau lebih.

Baca Juga

Tak Cuma di Muara Enim, KPK Temukan Dugaan Sulap Laporan BPK di 2 Wilayah Ini

Tak Cuma di Muara Enim, KPK Temukan Dugaan Sulap Laporan BPK di 2 Wilayah Ini

Di tengah situasi darurat ini, BNPB juga memberikan peringatan penting bagi masyarakat luas mengenai bahaya penyebaran berita bohong. BNPB mengingatkan bahwa penyebaran hoaks pascabencana dapat memicu kepanikan di kalangan warga. Selain menimbulkan rasa panik, penyebaran informasi hoaks juga diperingatkan dapat mengganggu kelancaran proses penanganan para pengungsi serta menghambat kelancaran distribusi bantuan kemanusiaan yang sedang dikirimkan ke lokasi-lokasi terdampak.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

bencana alamNusa Tenggara TimurBNPB

Berita Terbaru Lainnya

Persaingan Bisnis Logistik E-Commerce Indonesia Makin KetatUtang Rp876 Triliun untuk APBN 2027, Investasi atau Beban Baru?Menakar Tanggungan Beban Bunga Utang Pemerintah Rp650 Triliunan pada 2027Kementerian Kehutanan Segel Lahan Bekas Karhutla PT TCP di Musi BanyuasinBMKG Waspadai Potensi Hujan Disertai Angin Kencang di Sumatera UtaraProfil Toji Fushiguro, Pembunuh Penyihir Tanpa Energi Kutukan di Jujutsu KaisenRamalan Shio Naga, Ular, Kuda, dan Kambing untuk Kamis, 20 Agustus 2026Tim Akprind Kenalkan Irigasi Tetes Berbasis IoT kepada Petani Magelang

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RI

Nasional

Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RI

13 Agu 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  4. 4Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  5. 5Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RINasional 路 13 Agu 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap