apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSportsPopuler
Beranda/Nasional

Trump Kucurkan Rp54,26 Triliun untuk Proyek Mineral Kritis demi Amankan Pasokan Senjata

Usat NgajiDiterbitkan 9 Agu 2026 - 09.46 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Trump Kucurkan Rp54,26 Triliun untuk Proyek Mineral Kritis demi Amankan Pasokan Senjata
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Pemerintah Amerika Serikat (AS) mengambil langkah strategis besar untuk memperkuat sektor energi dan pertahanan nasional. Pada Jumat, 8 Agustus 2026, Presiden Donald Trump secara resmi mengumumkan rencana investasi jumbo senilai US$3 miliar atau setara Rp54,26 triliun (dengan asumsi kurs Rp18.087 per dolar AS). Pendanaan ini ditargetkan untuk menyokong berbagai proyek mineral kritis dan pengembangan baterai.

Langkah besar ini dipicu oleh kebutuhan mendesak militer AS setelah terlibat dalam konflik selama lima bulan dengan Iran. Sepanjang pertempuran tersebut, pasukan AS telah menghabiskan rudal berpemandu presisi serta sistem pencegat pertahanan udara dalam jumlah besar. Guna mengisi kembali persediaan senjata yang menipis, AS membutuhkan pasokan mineral kritis yang stabil dan aman. Kebijakan investasi ini juga menjadi bagian dari program cadangan strategis mineral senilai US$12 miliar yang sebelumnya telah diluncurkan oleh Trump.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Sebagian besar dari total investasi baru ini akan disalurkan melalui skema pinjaman bersyarat oleh Office of Strategic Capital (OSC), sebuah lembaga di bawah Departemen Pertahanan AS. Di antara penerima dana tersebut adalah Sila Nanotechnologies, produsen komponen baterai lithium-ion, yang mendapatkan komitmen pinjaman bersyarat senilai US$1,4 miliar. Selain itu, OSC memberikan pinjaman bersyarat sebesar US$150 juta kepada Niron Magnetics selaku pengembang magnet permanen. Sebelumnya pada Juni lalu, perusahaan Energy Fuels juga telah mengamankan komitmen pinjaman bersyarat dari OSC senilai US$725 juta.

Baca Juga

Gelombang Panas di Korea Selatan Diprediksi Bertahan hingga Akhir Agustus 2026

Gelombang Panas di Korea Selatan Diprediksi Bertahan hingga Akhir Agustus 2026

Investasi ini tidak hanya menyasar proyek domestik, melainkan juga proyek di luar negeri yang dianggap strategis bagi rantai pasok AS. OSC mengalokasikan pinjaman bersyarat sebesar US$400 juta kepada Sunrise Energy Metals yang sedang mengembangkan proyek tambang skandium di New South Wales, Australia. Menteri Sumber Daya Australia, Madeleine King, menyatakan bahwa proyek Sunrise Scandium tersebut memiliki cadangan skandium terbesar dengan kadar tertinggi di dunia yang diketahui saat ini. Di samping itu, Export-Import Bank of the United States turut menyalurkan pinjaman senilai US$58 juta yang dibagi untuk Westwater Resources, Global Advanced Metals, dan 5E Advanced Materials.

Pemerintah AS juga menyadari pentingnya regenerasi tenaga ahli di sektor ini. Departemen Energi AS mengumumkan hibah senilai US$100 juta untuk memperkuat program pendidikan pertambangan, dengan target melipatgandakan jumlah lulusan di bidang tersebut dalam dua tahun ke depan. Guna mendukung target tersebut, Pentagon mengalokasikan dana tambahan sebesar US$80 juta untuk mendanai berbagai proyek di tiga sekolah pertambangan terkemuka di AS.

Baca Juga

Penipuan CPNS di Jawa Timur Mencuat, Kerugian Ditaksir Tembus Rp20 Miliar

Penipuan CPNS di Jawa Timur Mencuat, Kerugian Ditaksir Tembus Rp20 Miliar

Pengumuman investasi ini disampaikan dalam acara pertemuan meja bundar yang dihadiri oleh jajaran menteri dan pejabat tinggi, termasuk Menteri Luar Negeri Marco Rubio, Menteri Dalam Negeri Doug Burgum, Menteri Perdagangan Howard Lutnick, serta pejabat Dewan Keamanan Nasional David Copley. Dalam pertemuan tersebut, para pelaku industri menunjukkan kesiapan mereka untuk mendukung ketahanan mineral AS. Ketua American Ocean Minerals, Tom Albanese, menyerahkan replika emas dari nodul mineral yang ingin ditambang perusahaannya dari dasar Samudra Pasifik. Sementara itu, CEO MP Materials, Jim Litinsky, menyerahkan magnet produksi perusahaannya yang ditujukan untuk General Motors kepada Presiden Trump.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Donald TrumpAmerika Serikatmineral kritisIndustri Pertahanan

Berita Terbaru Lainnya

Gelombang Panas di Korea Selatan Diprediksi Bertahan hingga Akhir Agustus 2026Rupiah Menguat Tiga Hari Beruntun, Dolar AS Turun ke Posisi Rp17.885Penipuan CPNS di Jawa Timur Mencuat, Kerugian Ditaksir Tembus Rp20 MiliarPemerintah Tetapkan Tema HUT ke-81 RI 2026, Ini Poin Penting untuk Amanat Pembina UpacaraPendaftaran PCPM Bank Indonesia Resmi Dibuka, Simak Syarat dan Link PendaftarannyaPendapatan Formula 1 Turun 38 Persen pada Kuartal II 2026Badan Gizi Nasional Tegaskan Guru Tidak Perlu Mengurus Distribusi Makan Bergizi GratisPolisi Ungkap Jenis dan Status 996 Senjata di Sekolah Swasta Jakarta Selatan

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

Ekonomi

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026