apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Nasional

TNI Kejar Kelompok Bersenjata yang Sandera 9 Perempuan di Jila Mimika

Parlin SinagaDiterbitkan 20 Agu 2026 - 00.02 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
TNI Kejar Kelompok Bersenjata yang Sandera 9 Perempuan di Jila Mimika
Foto/Ilustrasi: mediaindonesia.com.
A-A+

Aparat keamanan dari unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI) bergerak cepat merespons aksi kekerasan yang terjadi di wilayah Papua Tengah. Saat ini, TNI Kejar Kelompok Bersenjata yang Sandera 9 Perempuan di Jila Mimika. Langkah pengejaran intensif tersebut segera dilakukan oleh aparat keamanan menyusul terjadinya peristiwa tragis yang menyasar warga sipil, termasuk anak-anak dan seorang ibu hamil.

Peristiwa penyanderaan ini dilaporkan terjadi pada hari Senin (17/8) di wilayah Distrik Jila, Kabupaten Mimika, Papua Tengah. Kelompok bersenjata tersebut membawa paksa sembilan warga sipil perempuan yang usianya berkisar dari usia anak-anak sekolah dasar hingga usia remaja. Aksi penculikan paksa ini diwarnai dengan tindakan kekerasan keji yang merenggut nyawa serta melukai warga setempat.

Dalam insiden tersebut, seorang ibu bernama Neregingget Magai (48) tewas ditembak di tempat oleh kelompok bersenjata saat berupaya melindungi anak-anaknya. Setelah kejadian tragis itu, jenazah Neregingget Magai langsung dikremasi oleh pihak keluarga dan warga pada sore hari yang sama. Korban kekerasan lainnya adalah seorang ibu bernama Inkolung Aim. Ia mengalami patah tulang kaki setelah didorong oleh pelaku hingga jatuh ke dalam jurang. Beruntung, Inkolung Aim berhasil selamat dari peristiwa maut tersebut dan saat ini sedang menjalani perawatan intensif di Jila.

Baca Juga

Polri Bantah Febrie Adriansyah soal Penggeledahan Harus Izin Jaksa Agung

Polri Bantah Febrie Adriansyah soal Penggeledahan Harus Izin Jaksa Agung

Komandan Kodim 1710/Mimika, Letnan Kolonel Infanteri Jozanda, mengonfirmasi bahwa pihaknya langsung merespons dengan mengirimkan personel ke lokasi kejadian segera setelah menerima laporan resmi mengenai penyanderaan warga sipil tersebut. Pengiriman pasukan ini ditujukan untuk memburu para pelaku sekaligus mengamankan situasi di Distrik Jila yang sempat mencekam.

Berdasarkan informasi yang dihimpun dari masyarakat di sekitar lokasi kejadian, kelompok bersenjata yang melakukan aksi penyanderaan ini diperkirakan berjumlah sekitar 15 orang. Letkol Infanteri Jozanda mengindikasikan bahwa gerombolan ini diduga kuat merupakan kelompok baru yang masuk ke wilayah tersebut. Dugaan ini diperkuat oleh kesaksian warga mengenai dialek atau bahasa yang digunakan oleh para pelaku, yang dinilai berbeda dengan bahasa sehari-hari masyarakat setempat di Distrik Jila.

Baca Juga

Soroti Kelelahan Awak Kapal, Menhub Jelaskan Aturan Jam Kerja Pelaut

Soroti Kelelahan Awak Kapal, Menhub Jelaskan Aturan Jam Kerja Pelaut

Hingga kini, upaya penanganan di lapangan masih menghadapi kendala aksesibilitas. Pascainsiden penyanderaan dan penembakan tersebut, akses transportasi penerbangan menuju Distrik Jila dilaporkan masih belum dapat dilakukan. Ketiadaan akses penerbangan ini menjadi tantangan bagi mobilitas logistik maupun personel di wilayah tersebut. Namun, TNI tetap berkomitmen melanjutkan pengejaran terhadap para pelaku demi menegakkan hukum dan menyelamatkan para korban yang dibawa paksa.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

TNI

Berita Terbaru Lainnya

Polri Bantah Febrie Adriansyah soal Penggeledahan Harus Izin Jaksa AgungMiris! Banyak Timah RI Diselundupkan ke Malaysia dan SingapuraPenyebab Penurunan Laba Kweichow Moutai di Tengah Transisi Ekonomi ChinaHUT ke-81 RI, Tradisi Sedekah Blora Kumpulkan 15.540 Sega BerkatJet Tempur F-15 Patah Roda di Landasan Pacu, Bandara Lumpuh 4 JamSoroti Kelelahan Awak Kapal, Menhub Jelaskan Aturan Jam Kerja PelautStatus Bandara IKN Bakal Diubah Jadi KomersialBundaran HI Bakal Punya Pedestrian Bawah Tanah, Telan Rp 200 Miliar

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RI

Nasional

Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RI

13 Agu 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  4. 4Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  5. 5Kemkominfo Pastikan Izin Starlink Lengkap di Tengah Langkah Deregulasi Perizinan RINasional 路 13 Agu 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikTeknologiOtomotifInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap