Aparat keamanan dari unsur Tentara Nasional Indonesia (TNI) dan Kepolisian Negara Republik Indonesia (Polri) hingga saat ini masih melakukan penyelidikan mendalam terhadap kelompok yang diduga melakukan aksi penembakan terhadap warga. Insiden penembakan ini terjadi di sekitar lokasi pelaksanaan Festival Budaya Lembah Baliem (FBLB) 2026. Tempat pelaksanaan festival budaya tersebut berada di Walesi, Kabupaten Jayawijaya, Provinsi Papua Pegunungan. Penyelidikan ini dilakukan guna mengungkap kelompok pelaku penembakan yang telah mencederai warga sipil di kawasan tersebut.
Kelompok Kriminal Bersenjata (KKB) diduga kuat menjadi pelaku utama dalam aksi penembakan yang menyasar masyarakat sipil ini. Berdasarkan informasi yang dihimpun, penembakan tersebut ditujukan kepada warga yang sebenarnya berniat untuk datang dan menyaksikan langsung kemeriahan Festival Budaya Lembah Baliem 2026. Akibat dari aksi penembakan yang dilakukan oleh kelompok tersebut, dua orang warga dilaporkan mengalami luka tembak pada bagian tubuh mereka.








