Langkah Timnas Indonesia di ajang Piala AFF 2026 harus terhenti lebih cepat dari yang diharapkan. Skuad asuhan pelatih John Herdman dipastikan gagal melaju ke babak semifinal setelah hanya mampu bermain imbang 1-1 saat bertandang ke markas Singapura pada laga krusial. Hasil ini membuat langkah tim Garuda terhenti di fase grup, menyusul kegagalan mengamankan posisi dua besar demi tiket kelolosan. Indonesia akhirnya harus puas menyudahi kompetisi dengan finis di peringkat ketiga klasemen akhir Grup A dengan koleksi tujuh poin.
Perjalanan Indonesia sepanjang fase grup sebenarnya diwarnai dengan sejumlah hasil positif. Pasukan John Herdman sempat membuka asa lewat kemenangan telak 5-1 atas Kamboja, disusul dengan kemenangan meyakinkan 3-0 saat menghadapi Timor Leste. Namun, momentum positif tersebut buyar ketika tim Garuda dipaksa menyerah dengan skor telak 0-3 dari Vietnam di markas sendiri. Hasil minor itu membuat posisi Indonesia terjepit, hingga akhirnya hasil imbang di Singapura menyegel nasib tim. Vietnam sendiri melaju mulus sebagai juara Grup A dengan sepuluh poin, didampingi Singapura di posisi runner-up dengan delapan poin.
Meski harus menerima kenyataan pahit tersingkir dari Piala AFF, fokus Timnas Indonesia kini harus segera dialihkan ke agenda berikutnya. Skuad Garuda dijadwalkan untuk berpartisipasi dalam turnamen FIFA ASEAN Cup 2026. Turnamen sepak bola regional format baru ini rencananya akan diselenggarakan mulai tanggal 24 September hingga 4 Oktober 2026. Ajang ini menjadi kesempatan emas bagi John Herdman untuk membuktikan kapasitasnya dan menebus kegagalan di turnamen sebelumnya.
Gagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN Cup

Salah satu aspek krusial yang membedakan FIFA ASEAN Cup 2026 dengan turnamen regional lainnya adalah pengakuan resmi dari badan sepak bola dunia. Karena turnamen ini termasuk dalam agenda resmi FIFA, Timnas Indonesia memiliki peluang besar untuk diperkuat oleh para pemain yang saat ini tengah berkarier di Eropa. Klub-klub luar negeri tidak memiliki alasan untuk menolak panggilan tugas negara bagi para pemain abroad tersebut, yang selama ini sering kali absen dalam turnamen non-kalender FIFA. Kehadiran pilar-pilar dari kompetisi Eropa diproyeksikan akan mendongkrak kekuatan taktis tim secara keseluruhan.
Format turnamen FIFA ASEAN Cup 2026 sendiri akan melibatkan total 14 tim peserta. Jumlah tersebut terdiri dari 11 negara anggota Asia Tenggara ditambah dengan tiga negara undangan khusus, yakni India, Pakistan, dan Hong Kong. Seluruh kontestan bakal dikelompokkan ke dalam dua tingkatan kompetisi, yaitu Premier Division atau Divisi 1, serta Challenge Division atau Divisi 2. Indonesia mendapatkan kepercayaan besar setelah ditunjuk sebagai tuan rumah penyelenggara untuk kasta tertinggi, Premier Division. Sementara itu, Hong Kong akan bertindak sebagai tuan rumah untuk Challenge Division.
Klasemen Kualifikasi Timnas Indonesia dan Langkah PSSI Lanjutkan Program Naturalisasi

Selain turnamen regional tersebut, agenda padat telah menanti skuad Garuda sepanjang paruh kedua tahun ini. PSSI telah mengonfirmasi adanya jadwal pertandingan persahabatan internasional dalam kalender FIFA Matchday yang akan digelar pada bulan November dan Desember 2026. Rangkaian pertandingan tersebut sangat penting untuk mendongkrak peringkat FIFA sekaligus mematangkan kesiapan tim. Puncaknya, Timnas Indonesia juga dijadwalkan akan berlaga di turnamen bergengsi Piala Asia 2027 yang menurut agenda akan dilangsungkan pada Januari-Februari 2026.






