Kabar gembira bagi para pencinta musik di tanah air, khususnya penggemar Sheila On 7. Grup musik legendaris ini dijadwalkan tampil dalam gelaran Poliponi Bali 2026 pada hari Sabtu, 4 Juli 2026. Penyelenggara telah memilih Bali United Training Center sebagai lokasi konser akbar tersebut. Kehadiran band asal Yogyakarta ini tentu memicu antusiasme tinggi, sehingga informasi mengenai cara mendapatkan tiket konser Sheila on 7 menjadi hal krusial yang dicari oleh calon penonton agar tidak kehabisan.
Bagi Anda yang berencana hadir, penjualan tiket konser Sheila on 7 untuk fase presale akan dibuka mulai 1 Mei 2026 melalui situs resmi poliponi.id. Tiket presale ini diperkirakan akan dijual dengan rentang harga Rp200 ribu hingga Rp500 ribu. Demi memastikan keadilan bagi semua pembeli, pihak penyelenggara menerapkan aturan ketat. Setiap individu hanya diperbolehkan membeli maksimal empat tiket. Perlu dicatat pula bahwa seluruh tiket konser Sheila on 7 yang sudah berhasil dibeli tidak dapat dikembalikan dengan alasan apa pun.
Dakwaan Kasus Yaqut Cholil hingga Penyelundupan Rokok Ilegal di Tanjung Priok

Konsekuensi dari aturan ketat ini juga berlanjut hingga hari pelaksanaan konser. Saat melakukan penukaran tiket di lokasi, penonton wajib menyertakan identitas fisik asli, seperti KTP, SIM, atau paspor, yang datanya harus sesuai dengan data yang tertera pada e-tiket. Selain itu, ada batasan usia yang wajib dipatuhi: penonton minimal harus berusia 12 tahun. Pihak penyelenggara juga tidak menyarankan ibu hamil untuk menghadiri konser musik ini demi alasan keselamatan. Di panggung Poliponi Bali 2026 nanti, Sheila On 7 tidak tampil sendiri; beberapa nama besar seperti Dialog Dini Hari dan Superman is Dead juga dipastikan akan memeriahkan acara.
Tingginya minat masyarakat terhadap tiket konser Sheila on 7 bukanlah hal baru. Sebagai gambaran pada konser "Tunggu Aku di Jakarta" sebelumnya, tiket ludes terjual hanya dalam waktu 30 menit saat dibuka pada 7 November 2022. Untuk mengatasi tingginya permintaan kala itu, mitra pelaksana Antara Suara yang dipimpin oleh CEO Andri Verraning Ayu sempat bekerja sama dengan bank mitra OCBC NISP. Kerja sama tersebut memungkinkan perilisan tiket spesial untuk kategori Festival A dan Festival B bagi nasabah baru yang membuka rekening NYALA OCBC NISP serta menempatkan deposito mulai dari Rp1 juta. Pengalaman ini menunjukkan betapa cepatnya tiket konser grup musik ini habis diburu penggemar.
Prakiraan Cuaca BMKG, Monsun Australia dan El Nino Pengaruhi Curah Hujan di Sulawesi Utara dan Sumatera Selatan

Perjalanan panjang band yang kini beranggotakan Eross (gitar), Duta (vokal), dan Adam (bass) ini memang sarat prestasi. Awalnya, band ini didirikan dengan nama Sheilagank pada 6 Mei 1996 oleh Adam, Sakti, Duta, Eross, dan Anton. Nama "Sheila" sendiri diambil dari nama seorang teman sekolah mereka, sedangkan "On 7" merujuk pada tujuh nada dasar dalam musik. Pada tahun 1998, mereka mendapat kontrak rekaman dari Sony Music Entertainment Indonesia dan resmi berganti nama menjadi Sheila On 7. Sepanjang kariernya, mereka mencetak sejarah dengan penjualan album fisik yang menembus angka lebih dari satu juta kopi untuk tiga album berturut-turut, sebelum akhirnya Anton keluar pada 2004 dan Sakti menyusul pada 2006.






