Temuan sebanyak 995 pucuk senjata di sebuah sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, membuka tabir perselisihan internal kepengurusan yayasan. Penemuan awal yang terjadi pada 10 dan 11 Juli lalu ini kemudian diikuti oleh temuan barang bukti tambahan pada Rabu malam (5/8), mulai dari senjata, narkoba, hingga CD porno.
Kuasa hukum pihak sekolah, Hermawanto, mengungkapkan bahwa temuan pertama mencakup 995 pucuk senjata beserta amunisi dan aksesori senjata lainnya di ruangan mantan ketua yayasan. Pada penelusuran berikutnya pada Rabu malam (5/8), pihak sekolah kembali menemukan empat laras panjang, dua laras pendek, peredam, tujuh magasin berbagai jenis, serta amunisi berbagai kaliber di ruangan lain. Selain itu, ditemukan pula beberapa unit airsoft gun berbentuk FN P90, AK-47, M4 Carbine, taser gun, alat pembuat peluru, serta buku panduan pembuatan peluru. Hermawanto juga menyebutkan adanya satu ruangan terkunci rapat yang berbentuk seperti bunker di lokasi tersebut.








