apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSportsPopuler
Beranda/Nasional

Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Pondok Pinang Diduga Terkait Sengketa Yayasan

Parlin SinagaDiterbitkan 8 Agu 2026 - 21.01 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Temuan Ratusan Senjata di Sekolah Pondok Pinang Diduga Terkait Sengketa Yayasan
Foto/Ilustrasi: cnnindonesia.com.
A-A+

Temuan sebanyak 995 pucuk senjata di sebuah sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, membuka tabir perselisihan internal kepengurusan yayasan. Penemuan awal yang terjadi pada 10 dan 11 Juli lalu ini kemudian diikuti oleh temuan barang bukti tambahan pada Rabu malam (5/8), mulai dari senjata, narkoba, hingga CD porno.

Kuasa hukum pihak sekolah, Hermawanto, mengungkapkan bahwa temuan pertama mencakup 995 pucuk senjata beserta amunisi dan aksesori senjata lainnya di ruangan mantan ketua yayasan. Pada penelusuran berikutnya pada Rabu malam (5/8), pihak sekolah kembali menemukan empat laras panjang, dua laras pendek, peredam, tujuh magasin berbagai jenis, serta amunisi berbagai kaliber di ruangan lain. Selain itu, ditemukan pula beberapa unit airsoft gun berbentuk FN P90, AK-47, M4 Carbine, taser gun, alat pembuat peluru, serta buku panduan pembuatan peluru. Hermawanto juga menyebutkan adanya satu ruangan terkunci rapat yang berbentuk seperti bunker di lokasi tersebut.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Pihak kepolisian segera melakukan penyelidikan atas temuan ini. Kabid Humas Polda Metro Jaya Kombes Budi Hermanto merinci bahwa ratusan senjata yang disita terdiri dari 4 senapan angin, 215 pistol angin, dan 776 revolver angin dengan kaliber 4,5 mm. Polisi menduga ratusan senjata yang ditemukan merupakan hasil impor berdasarkan penemuan dokumen surat impor RSI 5483/12/2008. Kasie Humas Polres Metro Jakarta Selatan AKP Joko Adi Wibowo membenarkan adanya temuan dokumen di lokasi yang sedang didalami oleh penyelidik Satreskrim.

Baca Juga

BGN Perketat Tata Kelola dan Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis

BGN Perketat Tata Kelola dan Pengawasan Program Makan Bergizi Gratis

Penyelidikan kepolisian juga mengungkap kepemilikan salah satu senjata api jenis Franchi SPAS-15 kaliber 12 gauge yang ditemukan. Senjata tersebut terdaftar atas nama DS. Data dari Subdit Wasendak Ditintelkam Polda Metro Jaya menunjukkan bahwa DS telah meninggal dunia pada tahun 2020, sehingga senjata tersebut kini diamankan untuk penelusuran lebih lanjut. DS diketahui merupakan direktur di PT Lokta Karya Perbakin (PT LKP) yang bergerak dalam impor senjata angin atau airsoft gun.

Di sisi lain, Direktur Utama PT Lokta Karya Perbakin, Alhadid Endar Putra, mengklaim bahwa ratusan senjata airsoft gun yang ditemukan tersebut legal dan berizin. Namun, ia juga menyatakan bahwa ratusan airsoft gun yang disita polisi tersebut sudah tidak dapat digunakan kembali. Alhadid menyatakan ratusan senjata airsoft gun tersebut telah disimpan di lokasi sejak tahun 2020 untuk kegiatan ekstrakurikuler menembak. Kegiatan ekstrakurikuler menembak di sekolah tersebut sudah tidak berjalan karena pembina berinisial S telah meninggal dunia pada tahun 2022.

Baca Juga

BEI Jadwalkan Lelang 11 Saham Bursa pada 1 September 2026

BEI Jadwalkan Lelang 11 Saham Bursa pada 1 September 2026

Klaim mengenai adanya ekstrakurikuler menembak ini dibantah oleh pihak sekolah. Berdasarkan keterangan dari para guru yang sudah lama mengajar di sana, sekolah tersebut tidak pernah menyelenggarakan kegiatan ekstrakurikuler menembak. Pihak sekolah mengaku tidak mengetahui keberadaan senjata tersebut karena ruangan itu sebelumnya dikelola oleh pengurus lama yang telah diberhentikan. Alhadid, selaku kuasa hukum eks ketua yayasan berinisial IWD, menyatakan bahwa temuan senjata ini dilatarbelakangi sengketa yayasan yang sejak April 2026 dikuasai oleh pengurus berinisial N. Kasus sengketa kepengurusan yayasan tersebut saat ini sedang dalam proses persidangan perdata di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Polda Metro JayaSenjata ApiPolres Metro Jakarta SelatanPondok Pinang

Berita Terbaru Lainnya

BGN Perketat Tata Kelola dan Pengawasan Program Makan Bergizi GratisBEI Jadwalkan Lelang 11 Saham Bursa pada 1 September 2026Perjalanan Kapal Api, dari Kopi Rumahan di Surabaya hingga Tembus Pasar InternasionalMPR RI Akan Libatkan Pakar dan Buka Naskah PPHN Setelah 17 Agustus 2026Polda Metro Jaya Kerahkan 1.200 Personel Gabungan Amankan Laga Chelsea vs AC Milan di SUGBKPT Bank Kasikorn Indonesia Tbk. Berencana Gelar Rights Issue 2,87 Miliar Saham BaruWarga Padati Layanan Kesehatan dan Sembako Gratis di Apel Kebangsaan MonasABK Bakar Kapal KM Jemi Indah 08 di Perairan Aru Maluku Usai Dimarahi Nakhoda

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

Ekonomi

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026