apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSportsPopuler
Beranda/Nasional

Telkom Rampungkan Spin-Off InfraCo Tahap 2 Senilai Rp 49,9 Triliun

Andi TobanDiterbitkan 9 Agu 2026 - 00.29 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Telkom Rampungkan Spin-Off InfraCo Tahap 2 Senilai Rp 49,9 Triliun
Foto/Ilustrasi: ekonomi.republika.co.id.
A-A+

PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk resmi merampungkan proses pemisahan usaha atau Spin-Off InfraCo Tahap 2 dengan nilai transaksi yang mencapai Rp 49,9 triliun. Langkah korporasi ini menandai babak baru bagi PT Telkom Infrastruktur Indonesia, yang juga dikenal dengan nama InfraNexia, dalam memperkuat posisinya sebagai operating company di bawah naungan TelkomGroup yang fokus pada bisnis penyediaan konektivitas wholesale.

Penyelesaian tahapan ini merupakan kelanjutan dari rangkaian restrukturisasi yang telah berjalan sebelumnya. Spin-Off InfraCo Tahap 1 sendiri telah dinyatakan efektif berlaku sejak bulan Januari 2026. Melalui kelanjutan proses pada Tahap 2 ini, TelkomGroup berupaya mempercepat implementasi strategi besar mereka yang dikenal sebagai TLKM 30. Secara khusus, langkah strategis ini difokuskan pada pilar "unlock value" untuk mengoptimalkan potensi aset-aset yang dimiliki perusahaan.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanTeknologiOtomotifInternasionalSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap

Pilar "unlock value" tersebut direalisasikan melalui percepatan monetisasi aset infrastruktur bernilai tinggi. Aset-aset strategis yang menjadi fokus monetisasi ini meliputi pusat data (data center), menara telekomunikasi (tower), serta jaringan fiber optik. Dengan memisahkan pengelolaan infrastruktur ini ke dalam entitas khusus seperti InfraNexia, TelkomGroup berharap dapat memaksimalkan nilai komersial dan efisiensi operasional dari seluruh aset infrastruktur telekomunikasi yang mereka miliki.

Baca Juga

Mengenal Metode Menulis Plotter dan Pantser dalam Proses Pembuatan Cerita

Mengenal Metode Menulis Plotter dan Pantser dalam Proses Pembuatan Cerita

Dampak dari transfer aset ini sangat signifikan terhadap portofolio infrastruktur yang dikelola oleh anak usaha baru tersebut. Setelah proses pengalihan aset rampung sepenuhnya, InfraNexia diproyeksikan akan menguasai dan memiliki lebih dari 90 persen dari total aset infrastruktur jaringan yang sebelumnya berada di bawah kepemilikan langsung Telkom. Pengalihan aset berskala besar ini mencakup berbagai komponen vital, mulai dari jaringan akses yang menghubungkan langsung ke pelanggan (customer access networks), jaringan tulang punggung utama (core backbone), hingga seluruh infrastruktur pendukung lainnya yang menopang konektivitas nasional.

Secara volume, skala infrastruktur yang kini berada di bawah pengelolaan operasional InfraNexia tergolong sangat masif. Perusahaan ini akan mengelola jaringan fiber optik dengan total panjang mencapai sekitar 112.000 kilometer. Dari keseluruhan bentangan kabel fiber optik tersebut, di dalamnya sudah termasuk sekitar 26.000 kilometer Sistem Komunikasi Kabel Laut (SKKL) domestik yang membentang luas menghubungkan berbagai pulau di seluruh wilayah Indonesia. Keberadaan SKKL ini sangat krusial dalam menjaga stabilitas dan kualitas konektivitas internet antar-pulau di tanah air.

Baca Juga

TNI-Polri Usut Penembakan Warga oleh KKB di Festival Budaya Lembah Baliem

TNI-Polri Usut Penembakan Warga oleh KKB di Festival Budaya Lembah Baliem

Langkah pemisahan usaha ini tidak hanya berdampak secara internal bagi kinerja bisnis TelkomGroup, melainkan juga memiliki signifikansi yang lebih luas di tingkat nasional. Spin-Off InfraCo Tahap 2 ini dinilai sangat selaras dengan inisiatif strategis dari Danantara Asset Management yang tengah gencar melakukan konsolidasi terhadap berbagai aset Badan Usaha Milik Negara (BUMN). Konsolidasi tersebut diharapkan mampu menciptakan sinergi yang lebih kokoh di antara perusahaan-perusahaan pelat merah untuk mendorong pertumbuhan ekonomi nasional.

Direktur Utama Telkom, Dian Siswarini, memimpin jalannya transformasi besar ini demi memastikan transisi aset berjalan lancar dan memberikan nilai tambah yang optimal bagi para pemegang saham serta pelanggan. Dengan fokus baru ini, InfraNexia diharapkan mampu bergerak lebih lincah dalam merespons kebutuhan pasar konektivitas wholesale yang terus berkembang pesat, sekaligus mendukung percepatan digitalisasi di berbagai sektor industri di Indonesia.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BUMNtelekomunikasiTelkomInfraNexia

Berita Terbaru Lainnya

Mengenal Metode Menulis Plotter dan Pantser dalam Proses Pembuatan CeritaTNI-Polri Usut Penembakan Warga oleh KKB di Festival Budaya Lembah BaliemKarhutla di Bangka Tengah Tembus 118 Hektare hingga Agustus 2026Jadwal PSG vs Manchester United di Pramusim 2026 dan Channel Siaran LangsungHasil Kualifikasi Moto3 Inggris 2026, Veda Ega Pratama Start dari Grid 16Bupati Bandung dan KPK Perkuat Sinergi Tata Kelola Pemerintahan BersihPemerintah Kota New York Aktifkan Tanggap Darurat Hadapi Gelombang Panas dan BadaiTransmart Gelar Full Day Sale Hari Minggu, Diskon Alat Masak Mulai Rp79.920

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

Ekonomi

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026