Taktik Tekanan Tinggi Bawa Persebaya Tundukkan Persija di Piala Presiden

Agus CahyonoPublished 27 Jul 2026 - 10.400 Reads
Bagikan WhatsAppX
Taktik Tekanan Tinggi Bawa Persebaya Tundukkan Persija di Piala Presiden
Foto/Ilustrasi: news.republika.co.id.
A-A+

Atmosfer panas langsung tersaji di Stadion Gelora Bung Tomo saat Persebaya Surabaya menjamu Persija Jakarta dalam laga penyisihan Grup B Piala Presiden 2026. Pertandingan pramusim yang biasanya berlangsung dalam tempo sedang justru menyuguhkan duel fisik yang sengit sejak menit awal. Di tengah tensi tinggi tersebut, kecerdikan taktik menjadi pembeda utama. Persebaya sukses mengamankan kemenangan tipis 1-0 berkat kedisiplinan mereka dalam menerapkan skema permainan yang agresif.

Kunci dari hasil positif ini terletak pada keputusan pelatih Persebaya, Bernardo Tavares, untuk menerapkan strategi penekanan tinggi atau pressing ketat di wilayah pertahanan lawan. Skema ini terbukti ampuh merusak konsentrasi lini belakang Persija Jakarta. Gol tunggal yang menjadi penentu kemenangan lahir murni dari situasi ini, di mana kepanikan pemain bertahan lawan memaksa mereka melakukan umpan buruk ke arah penjaga gawang sendiri. Tavares menyebut momen krusial tersebut sebagai buah dari kerja keras, bukan sekadar keberuntungan belaka.

Juru taktik berkebangsaan Portugal tersebut menilai anak asuhnya tampil sangat seimbang saat menguasai bola maupun ketika harus bertahan menghalau gempuran lawan. Persebaya sebenarnya memiliki peluang untuk menang dengan skor lebih meyakinkan karena mampu menciptakan banyak peluang berbahaya. Sejumlah kesempatan emas berhasil didapatkan oleh barisan penyerang seperti Francisco Rivera, Ramadhan Sananta, dan Miguel Pereira. Sayangnya, penyelesaian akhir yang kurang tenang membuat papan skor tidak berubah hingga peluit panjang berbunyi.

Also Read

Pengendara Motor Tewas Setelah Tabrak Pembatas Jalan di Meruya Utara

Di balik kegembiraan meraih kemenangan, jalannya pertandingan yang sangat ketat di luar dugaan sempat membuat Tavares memutar otak. Intensitas permainan yang menyerupai laga kompetitif resmi membuat rencana rotasi pemain yang telah dipersiapkan sebelum laga menjadi berantakan. Pelatih kepala tersebut mengaku terpaksa menahan sejumlah pergantian pemain karena situasi di lapangan menuntut kestabilan tim yang tidak boleh terganggu oleh perubahan mendadak.

Selain masalah rotasi, sektor kedisiplinan juga menjadi catatan penting yang harus segera dibenahi oleh tim pelatih Persebaya. Banyaknya kartu kuning yang diterima para pemain, termasuk bek andalan Yuran Fernandes, menjadi sorotan tajam Tavares. Ia menegaskan bahwa masalah emosi dan pelanggaran yang tidak perlu ini sudah dibahas sebelum laga dimulai, dan berharap para pemain bisa mengambil pelajaran berharga agar tampil lebih disiplin pada laga berikutnya.

Also Read

Persib Bandung Resmi Promosikan Rafi Rasyiq ke Tim Utama dengan Kontrak Tiga Tahun

Senada dengan sang pelatih, bek Persebaya Risto Mitrevski memandang kemenangan atas rival klasik ini sebagai modal awal yang sangat berharga. Mengingat tim baru berkumpul dan menjalani latihan intensif selama kurang lebih tiga pekan, performa kompak yang ditunjukkan rekan-rekannya dianggap sebagai sinyal positif. Mitrevski optimistis transisi permainan yang cepat serta kemampuan menciptakan peluang akan terus membaik seiring berjalannya waktu.

Berita Terbaru Lainnya

Paling Banyak Dibaca