apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Politik

Taiwan Siapkan Strategi Neraka Drone Hadapi Potensi Invasi China

Parlin SinagaDiterbitkan 10 Agu 2026 - 04.29 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Taiwan Siapkan Strategi Neraka Drone Hadapi Potensi Invasi China
Foto/Ilustrasi: CNBC Indonesia
A-A+

Pemerintah Taiwan kini tengah mempercepat pembangunan armada drone udara serta kapal tanpa awak demi menghadapi potensi ancaman invasi dari China. Langkah strategis ini diambil sebagai bentuk antisipasi terhadap situasi geopolitik yang kian dinamis di wilayah tersebut. Strategi pertahanan yang diterapkan oleh Taiwan ini terinspirasi langsung dari pengalaman perang di Ukraina. Dengan memanfaatkan teknologi nirawak secara masif, Taiwan bertujuan menciptakan konsep medan perang yang oleh militer Amerika Serikat diistilahkan sebagai "hellscape" atau "neraka" untuk menyulitkan pergerakan kekuatan lawan.

Meskipun demikian, perjalanan pengembangan teknologi ini tidak berjalan tanpa hambatan. Direktur Jenderal Perencanaan Strategis Kementerian Pertahanan Taiwan, Letnan Jenderal Huang Wen-chi, secara terbuka mengakui bahwa upaya Taiwan terkait pengembangan drone dan sistem penanggulangan drone sebenarnya dimulai agak terlambat. Pada tahap awal pengembangannya, pihak militer harus melakukan proses uji coba sambil berjalan untuk menemukan formula yang tepat. Namun, komitmen Taiwan kini telah menunjukkan kemajuan yang signifikan. Kemampuan drone serta sistem penangkal drone tersebut kini telah diintegrasikan ke dalam Han Kuang, yang merupakan latihan militer tahunan Taiwan yang berlangsung selama 10 hari.

Baca Juga

LRT Jakarta Rute Kelapa Gading-Manggarai Siap Diresmikan, Tarif Flat Rp5.000 Hingga Oktober

LRT Jakarta Rute Kelapa Gading-Manggarai Siap Diresmikan, Tarif Flat Rp5.000 Hingga Oktober

Sebagai bagian dari upaya mengamankan kedaulatan, Taiwan juga berfokus untuk membangun rantai pasok drone domestik secara mandiri. Langkah ini dinilai sangat krusial agar Taiwan tidak bergantung pada pihak luar apabila terjadi skenario blokade. Guna merealisasikan rencana besar tersebut, dukungan finansial yang masif pun dipersiapkan oleh berbagai pihak di dalam negeri. Pemerintah Taiwan telah mengusulkan anggaran sekitar US$6,5 miliar atau setara dengan Rp115,7 triliun untuk jangka waktu lima tahun yang difokuskan pada pengadaan drone. Di sisi lain, pihak oposisi di Taiwan juga menunjukkan perhatian besar terhadap sektor ini dengan mengajukan usulan anggaran sebesar US$7,4 miliar atau sekitar Rp131,7 triliun untuk jangka waktu enam tahun.

Di sektor industri sipil dan pertahanan, target yang dicanangkan oleh Taiwan juga sangat ambisius. Ketua Asosiasi Industri Drone Nasional Taiwan, Max Lo, mengungkapkan bahwa Taiwan menargetkan kapasitas produksi dapat mencapai hingga 100.000 unit drone per bulan pada tahun 2030 mendatang. Dari total target produksi tersebut, sekitar setengahnya direncanakan untuk dialokasikan bagi pasar ekspor. Potensi pertumbuhan industri ini pun sudah mulai terlihat nyata. Pada kuartal pertama tahun 2026 saja, nilai ekspor drone dari Taiwan telah menyentuh angka US$115 juta atau sekitar Rp2,05 triliun, di mana angka tersebut telah melampaui total ekspor sepanjang tahun 2025. Sementara itu, untuk memperkuat sektor pertahanan, pemerintah setempat menargetkan untuk memiliki lebih dari 210.000 unit drone udara dan laut.

Baca Juga

Kapal Tenggelam Buat Warga Ngamuk, Batu Melayang-Benda Dibakar

Kapal Tenggelam Buat Warga Ngamuk, Batu Melayang-Benda Dibakar

Namun, untuk mengoperasikan armada drone dalam skala besar, Taiwan menghadapi tantangan internal yang tidak mudah. Mick Ryan, seorang pensiunan mayor jenderal dari Australia yang juga merupakan peneliti senior di Lowy Institute, memberikan catatan penting terkait strategi ini. Menurut Ryan, Taiwan harus melakukan perubahan yang mendasar pada struktur organisasi, sistem pelatihan, serta doktrin militernya agar benar-benar mampu mengoperasikan kawanan drone secara efektif di medan tempur. Tantangan ini semakin nyata mengingat pihak Beijing tidak tinggal diam. China dilaporkan juga tengah aktif mengembangkan pesawat dan kapal tanpa awak versi mereka sendiri, lengkap dengan teknologi canggih yang dirancang khusus untuk mendeteksi dan menghancurkan drone milik lawan.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

ChinaPertahanan MiliterTaiwan

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Regulasi Apple di Indonesia, iPhone 16 Tertunda, iPhone 17e Kantongi Sertifikasi TKDNKelanjutan Kasus Pailit Sritex, Rencana Penyelamatan Ekonomi dan Perkembangan Lelang AsetOtorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi SorotanGagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN CupKetentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKNBakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan SitaroJelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindahkan ke Lapangan KenariRencana Penerapan Single Salary ASN, Guru Cemas Nasib Tunjangan Sertifikasi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap