Penyelidikan intensif tengah dilakukan oleh aparat kepolisian guna mengungkap misteri di balik penemuan mengejutkan 995 pucuk senjata di sebuah ruangan sekolah swasta di kawasan Pondok Pinang, Kebayoran Lama, Jakarta Selatan. Penemuan ratusan senjata yang belakangan diketahui merupakan jenis airsoft gun beserta perlengkapan pendukungnya ini mencuat ke publik di tengah pusaran konflik internal yayasan yang melibatkan tiga orang pembina.
Terbongkarnya tempat penyimpanan ratusan senjata ini bermula dari riak keresahan di kalangan internal sekolah. Para guru dan karyawan yang telah mengabdi lama mengeluhkan nasib mereka karena tidak pernah menerima kenaikan gaji selama bertahun-tahun. Keresahan ini mendorong dilakukannya upaya penelusuran aset dan ruang kerja di lingkungan sekolah. Dengan pendampingan dari Polres Metro Jakarta Selatan, sejumlah ruangan yayasan yang sebelumnya tertutup akhirnya dibuka pada tanggal 10 hingga 11 Juli 2026. Di sinilah petugas menemukan 995 pucuk airsoft gun beserta berbagai peralatan pendukungnya.








