Pemandangan tidak biasa kini menghiasi aliran Sungai Vistula, sungai terpanjang di Polandia. Aliran air yang biasanya mengalir deras kini menyusut secara drastis hingga memunculkan daratan menyerupai pulau berpasir di tengah sungai. Fenomena yang menghebohkan warga setempat ini menjadi penanda nyata dari ancaman bencana kekeringan terburuk yang tengah membayangi negara tersebut. Hamparan pasir yang kini terlihat jelas di permukaan sungai menunjukkan betapa kritisnya pasokan air permukaan di wilayah tersebut akibat cuaca ekstrem yang melanda dalam beberapa waktu terakhir.
Kondisi kritis ini dipicu oleh gelombang panas ekstrem dengan suhu udara yang melonjak hingga hampir 40 derajat Celsius. Selain suhu udara yang sangat tinggi, penurunan debit air sungai yang signifikan ini juga diperparah oleh minimnya curah hujan dalam jangka waktu yang sangat panjang. Menurut penjelasan dari ahli hidrologi dari Institut Meteorologi dan Pengelolaan Air (IMGW) di Warsawa, Pawel Staniszewski, situasi ini merupakan konsekuensi langsung dari anomali cuaca tersebut. Kurangnya pasokan air hujan membuat cadangan air di sungai-sungai utama terus terkuras tanpa adanya pengisian ulang yang memadai.








