apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Beranda/Internasional

Strategi Baru Ukraina Mengincar Jantung Logistik Rusia, Mengapa Wilayah Ekonomi Putin Mulai Goyah?

Nyaring AranDiterbitkan 30 Jul 2026 - 14.40 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Strategi Baru Ukraina Mengincar Jantung Logistik Rusia, Mengapa Wilayah Ekonomi Putin Mulai Goyah?
Foto/Ilustrasi: cnbcindonesia.com.
A-A+

Perang antara Rusia dan Ukraina yang telah berlangsung selama hampir empat setengah tahun kini memasuki babak baru. Pasukan militer Ukraina dilaporkan mengubah taktik serangan mereka dengan membidik pusat-pusat logistik utama di wilayah Rusia. Salah satu target utama dari strategi baru ini adalah Wildberries, raksasa e-commerce terbesar di Rusia. Gelombang serangan pesawat nirawak atau drone ini sengaja diluncurkan untuk melumpuhkan rantai pasok, memperberat beban finansial dunia usaha di Rusia, serta menekan Presiden Vladimir Putin agar bersedia kembali ke meja perundingan.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional

Perubahan taktik ini menandai pergeseran arah strategis yang signifikan bagi militer Ukraina. Sebelumnya, Kiev lebih banyak memfokuskan serangan jarak jauhnya pada infrastruktur energi Rusia. Namun kini, fokus tersebut bergeser ke pusat logistik dan distribusi. Sebagai contoh nyata, perusahaan Wildberries mengonfirmasi bahwa mereka harus mengevakuasi gudang mereka di Kota Ryazan pada Rabu pagi setelah drone Ukraina menghantam sejumlah fasilitas industri di sana. Menurut Presiden Ukraina Volodymyr Zelensky, gudang-gudang logistik yang menjadi sasaran tembak ini sebenarnya turut terlibat dalam memasok komponen penting bagi militer Rusia, seperti suku cadang drone, peralatan navigasi, serta berbagai komponen militer lainnya.

Baca Juga

Hujan Monsun Dahsyat di Pakistan, Bagaimana Bencana Ini Merenggut Ratusan Nyawa dan Merendam Pemukiman?

Hujan Monsun Dahsyat di Pakistan, Bagaimana Bencana Ini Merenggut Ratusan Nyawa dan Merendam Pemukiman?

Wildberries bukan sekadar perusahaan biasa. Didirikan pada tahun 2004, perusahaan ini mempekerjakan sekitar 48.000 karyawan dan sering kali disamakan dengan raksasa e-commerce asal Amerika Serikat, Amazon. Mengingat posisinya yang vital sebagai pengecer daring terbesar di Rusia, gangguan terhadap operasionalnya berdampak sistemik. Pemerintah Rusia bahkan telah mengakui perlunya menyuntikkan dana bantuan darurat untuk menyokong operasional Wildberries, dengan bank milik negara VTB diproyeksikan memegang peran kunci dalam penyelamatan ini. Selain itu, Sberbank Rusia dilaporkan tengah menyiapkan program restrukturisasi pinjaman bagi para vendor Wildberries demi mencegah terjadinya gelombang kebangkrutan massal pada sektor usaha kecil dan menengah yang bergantung pada platform tersebut.

Tekanan ekonomi ini terjadi di tengah situasi makroekonomi Rusia yang sudah cukup berat. Peneliti Program Rusia dan Eurasia di Chatham House, Natalya Kovaleva, menjelaskan bahwa para pelaku usaha di Rusia sebelumnya telah berulang kali menyerap berbagai tekanan eksternal, mulai dari sanksi Barat, kenaikan pajak, pemadaman jaringan internet, hingga kelangkaan bahan bakar. Namun, serangan langsung ke pusat logistik membawa tantangan baru. Elina Ribakova, Peneliti Senior di Peterson Institute for International Economics, mengonfirmasi bahwa pertumbuhan ekonomi Rusia saat ini mengalami stagnasi di angka nol persen. Stagnasi ini disebabkan oleh penurunan output pada sektor industri umum serta sektor pertahanan negara tersebut.

Baca Juga

Wabah Ebola di Kongo Kian Mengkhawatirkan, Pemerintah Siapkan Kuburan Massal

Wabah Ebola di Kongo Kian Mengkhawatirkan, Pemerintah Siapkan Kuburan Massal

Di tengah dinamika pertempuran ini, upaya diplomatik dan tekanan internasional terus berjalan. Presiden Zelensky dilaporkan telah bertemu dengan Presiden Amerika Serikat Donald Trump di Oval Office untuk membahas lisensi produksi sistem pencegat Patriot serta mengaktifkan kembali proses diplomasi. Di saat yang sama, Kongres AS mulai meloloskan rancangan undang-undang sanksi energi baru untuk memperketat tekanan ekonomi terhadap Moskow. Di sisi lain, ketegangan regional juga meluas setelah Ukraina meluncurkan serangan terhadap kapal komersial Iran di Laut Kaspia yang menewaskan seorang pelaut. Situasi ini memicu kekhawatiran karena tindakan balasan Iran, seperti penutupan Selat Hormuz, berisiko mendongkrak harga minyak dunia. Kenaikan harga minyak ini pada akhirnya dapat memberikan keuntungan finansial tambahan bagi Rusia untuk terus mendanai upaya perangnya.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

UkrainaRusiaKonflik Rusia UkrainaEkonomi RusiaWildberriesVladimir Putin

Berita Terbaru Lainnya

SPBUN-SGN Apresiasi Langkah DPR RI Selesaikan Polemik KetenagakerjaanMemahami Proses Pelimpahan Kasus Narkoba White Rabbit ke Kejaksaan Negeri Jakarta SelatanMisteri Temuan Potongan Kaki Bayi dari Muntahan Biawak di Purwakarta, Apa yang Kita Ketahui Sejauh Ini?Bentrokan Dua Kampung di Manggarai Barat NTT Picu Pembakaran Kendaraan Akibat Sengketa LahanToko Hijab Mandja Ivan Gunawan di Purwokerto Dibobol Maling, Pelaku Berhasil Diringkus PolisiGolkar Nilai Penonaktifan Tiga Anggota DPRD TTU Terkait Kasus dr Icha sebagai Langkah AdilHujan Monsun Dahsyat di Pakistan, Bagaimana Bencana Ini Merenggut Ratusan Nyawa dan Merendam Pemukiman?Wabah Ebola di Kongo Kian Mengkhawatirkan, Pemerintah Siapkan Kuburan Massal

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap