apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Nasional

Staf Bocorkan Data Kasus Bupati Pemalang, KPK Susun Protap Dokumen Rahasia

Andi TobanDiterbitkan 2 Agu 2026 - 15.50 路 1 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Staf Bocorkan Data Kasus Bupati Pemalang, KPK Susun Protap Dokumen Rahasia
Foto/Ilustrasi: Detik
A-A+

Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) kini tengah melakukan evaluasi internal secara menyeluruh menyusul terungkapnya kasus kebocoran data dokumen penyelidikan yang melibatkan salah satu pegawai internalnya. Langkah evaluasi ini diambil setelah instansi penegak hukum tersebut mendapati adanya pembocoran informasi rahasia yang kemudian disalahgunakan oleh pihak luar untuk melakukan tindakan pemerasan terhadap Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro. Sebagai respons langsung dari kejadian tersebut, KPK kini sedang menyusun sebuah prosedur tetap (protap) baru yang dirancang khusus untuk memperketat pengelolaan dokumen yang bersifat rahasia di lingkungan lembaga antirasuah.

Penyusunan protap khusus ini ditujukan untuk meminimalkan potensi terjadinya kebocoran data di masa yang akan datang. Melalui aturan baru ini, dokumen-dokumen yang bersifat rahasia nantinya hanya dapat diakses, dibuka, dan diketahui secara terbatas oleh pihak-pihak yang memiliki kewenangan langsung. Plt Direktur Penyidikan KPK, Achmad Taufik, mengonfirmasi langkah-langkah pembenahan sistem keamanan informasi ini guna memulihkan serta menjaga integritas penanganan perkara di KPK agar tidak disalahgunakan oleh oknum yang tidak bertanggung jawab.

Kasus pelanggaran berat ini berawal dari penetapan seorang staf administrasi KPK bernama Setya Budi Dias Oktavianto sebagai tersangka dalam perkara dugaan pemerasan. Setya diduga kuat membocorkan data dan informasi rahasia mengenai penanganan kasus di KPK kepada ayahnya sendiri, Lilik Budi Suprianto, yang merupakan seorang pihak swasta. Berbekal informasi rahasia yang diperoleh dari anaknya tersebut, Lilik kemudian menggunakan data tersebut sebagai alat untuk memeras Bupati Pemalang, Anom Widiyantoro.

Baca Juga

Otorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi Sorotan

Otorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi Sorotan

Akibat adanya tekanan pemerasan yang dihadapinya dari Lilik, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro kemudian nekat melakukan tindakan pemerasan terhadap para bawahannya di lingkungan pemerintah daerah. Dari aksi pemerasan terhadap jajaran bawahannya tersebut, Anom berhasil mengumpulkan uang dengan total mencapai Rp 1,9 miliar. Dari keseluruhan dana yang berhasil dikumpulkan dari para bawahan tersebut, uang sejumlah Rp 1,2 miliar kemudian disetorkan oleh Anom kepada Lilik Budi Suprianto.

Dalam perkembangan penanganan perkara ini, KPK secara resmi telah menetapkan empat orang sebagai tersangka. Keempat tersangka tersebut adalah staf administrasi KPK Setya Budi Dias Oktavianto yang membocorkan data, Lilik Budi Suprianto selaku pihak swasta yang menerima informasi dan melakukan pemerasan, Bupati Pemalang Anom Widiyantoro, serta Mohamad Haris yang merupakan pihak swasta atau orang kepercayaan dari Bupati Pemalang.

Baca Juga

Ketentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKN

Ketentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKN

Selain fokus pada penyusunan protap pengamanan dokumen rahasia untuk mencegah kebocoran informasi di masa depan, pihak KPK saat ini juga tengah melakukan pendalaman lebih lanjut mengenai rekam jejak aktivitas Setya Budi Dias Oktavianto. Penyidik KPK sedang menyelidiki apakah terdapat dugaan pengurusan perkara lain yang dilakukan oleh staf administrasi tersebut selain kasus yang melibatkan Bupati Pemalang. Langkah pendalaman ini krusial dilakukan untuk mengidentifikasi potensi kebocoran data pada kasus-kasus lain yang mungkin pernah diakses oleh tersangka selama bertugas.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

KPKkorupsipemerasanPemalangAnom WidiyantoroSetya Budi Dias Oktavianto

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Regulasi Apple di Indonesia, iPhone 16 Tertunda, iPhone 17e Kantongi Sertifikasi TKDNKelanjutan Kasus Pailit Sritex, Rencana Penyelamatan Ekonomi dan Perkembangan Lelang AsetOtorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi SorotanGagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN CupKetentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKNBakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan SitaroJelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindahkan ke Lapangan KenariRencana Penerapan Single Salary ASN, Guru Cemas Nasib Tunjangan Sertifikasi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap