apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSportsPopuler
Beranda/Nasional

SMPN 1 Nabire Kembalikan Siswa Tersangka Pembunuhan Adik Kelas ke Orang Tua

Uria Anyi ApuiDiterbitkan 6 Agu 2026 - 10.01 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
SMPN 1 Nabire Kembalikan Siswa Tersangka Pembunuhan Adik Kelas ke Orang Tua
Foto/Ilustrasi: news.republika.co.id.
A-A+

Peristiwa tragis yang menimpa seorang siswi di Kabupaten Nabire, Papua Tengah, kini memasuki babak baru setelah kepolisian menetapkan status hukum terduga pelaku. Kasus ini bermula dari penemuan jasad Chelsy Kaltrin Candra (14) dalam kondisi terbakar di kawasan Jalan Waroki, Kabupaten Nabire, pada hari Kamis (30/7). Penyelidikan intensif yang dilakukan oleh jajaran Polres Nabire kemudian mengarah pada AWS (15), yang merupakan kakak kelas korban di sekolah. Setelah mengumpulkan sejumlah bukti awal, polisi resmi menetapkan status AWS sebagai anak yang berhadapan dengan hukum (ABH).

Berdasarkan hasil penyidikan sementara yang dirilis oleh pihak kepolisian, motif pembunuhan sadis ini diduga kuat dilatarbelakangi oleh persoalan percintaan remaja. Dalam melancarkan aksinya, polisi menduga AWS mencekik korban terlebih dahulu hingga lemas dan tidak berdaya. Setelah korban dipastikan tidak dapat melawan lagi, terduga pelaku kemudian menyiram tubuh korban dengan minyak tanah lalu membakarnya di lokasi penemuan jasad. Atas tindakan keji tersebut, AWS dijerat dengan pasal pembunuhan berencana sesuai dengan ketentuan dalam Kitab Undang-Undang Hukum Pidana (KUHP), dengan ancaman hukuman pidana maksimal hingga 20 tahun penjara.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan

Menyusul penetapan status hukum tersebut oleh pihak kepolisian, pihak sekolah tempat AWS menuntut ilmu segera mengambil keputusan. SMP Negeri 1 Nabire mengambil keputusan tegas dengan mengembalikan AWS kepada orang tuanya. Langkah pemulangan ini diambil sebagai bentuk respons cepat sekolah terhadap kasus hukum berat yang menjerat salah satu anak didiknya tersebut. Selain dikembalikan kepada pihak keluarga, AWS juga dipastikan kehilangan statusnya sebagai siswa di sekolah tersebut secara permanen.

Baca Juga

Sinopsis Flex x Cop 2, Jadwal Tayang, Cast, dan Cara Nonton Resmi

Sinopsis Flex x Cop 2, Jadwal Tayang, Cast, dan Cara Nonton Resmi

Wakil Kepala SMP Negeri 1 Nabire Bidang Kesiswaan, Theresia Maker, memberikan penjelasan resmi mengenai kebijakan sekolah ini di Nabire pada hari Rabu. Menurut Theresia, langkah memulangkan siswa yang bersangkutan merupakan konsekuensi administrasi sekolah yang tidak dapat dihindari lagi setelah adanya penetapan status hukum dari Polres Nabire. Pihak sekolah menegaskan bahwa terlepas dari ada atau tidaknya permintaan dari pihak orang tua pelaku, AWS tetap dikembalikan dan namanya akan secara otomatis dikeluarkan dari database Data Pokok Pendidikan (Dapodik).

Sebelum terjadinya peristiwa pembunuhan yang menggemparkan ini, pihak sekolah sebenarnya sempat mengetahui adanya konflik atau persoalan hubungan antara AWS dan Chelsy. Theresia memaparkan bahwa pihak sekolah sebelumnya pernah memanggil AWS beserta orang tuanya untuk mengklarifikasi dan menyelesaikan persoalan tersebut. Pada saat pemanggilan tersebut, permasalahan antara keduanya dianggap telah selesai secara kekeluargaan dan damai. Terlebih lagi, selama berinteraksi di lingkungan sekolah sehari-hari, AWS dikenal seperti siswa pada umumnya dan tidak pernah menunjukkan gelagat aneh atau tanda-tanda gangguan psikis yang mencurigakan bagi guru maupun teman-temannya.

Baca Juga

Ratapan Gus Yazid di Sidang TPPU, Saya Sedih Pisah dengan Anak

Ratapan Gus Yazid di Sidang TPPU, Saya Sedih Pisah dengan Anak

Kasus yang melibatkan anak di bawah umur ini juga memicu perhatian dari instansi pemerintah terkait. Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire, Dina Pitjer, menyatakan bahwa pihaknya menyerahkan sepenuhnya penanganan kasus ini kepada aparat penegak hukum yang berwenang. Dinas Pendidikan Kabupaten Nabire menyatakan dukungan terhadap langkah kepolisian dalam mengusut tuntas kasus kematian Chelsy Kaltrin Candra agar proses hukum berjalan sesuai dengan prosedur perundang-undangan yang berlaku di Indonesia.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

NabireKasus KriminalDunia PendidikanPolres Nabire

Berita Terbaru Lainnya

Sinopsis Flex x Cop 2, Jadwal Tayang, Cast, dan Cara Nonton ResmiRatapan Gus Yazid di Sidang TPPU, Saya Sedih Pisah dengan AnakMisteri Motif Kasus Mutilasi di Depok yang Belum TerungkapDKI Jakarta Jadwalkan Modifikasi Cuaca hingga Dua Kali Sepekan Hadapi El NinoSudaryono Tertibkan Dapur Makan Bergizi Gratis Bermasalah, Ratusan Unit DibekukanKakanwil Imigrasi Sulut Tekankan Sinergi Pentahelix Hadapi Tantangan KeimigrasianGubernur Yulius Selvanus Lantik Tiga Pejabat Eselon II Sulawesi Utara, Tekankan Integritas dan Penataan OrganisasiRapat Paripurna DPRD Kabupaten Sukabumi Bahas Penyesuaian APBD dan Status BUMD Air Minum

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

Fakta Baru Kematian Dokter Internship di Apartemen Kalibata, Kemenkes Buka Suara

Kesehatan

Fakta Baru Kematian Dokter Internship di Apartemen Kalibata, Kemenkes Buka Suara

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap