Bagaimana sebenarnya tanggapan resmi dari pihak Istana mengenai kabar adanya aksi unjuk rasa yang menyuarakan sentimen negatif terhadap Presiden di jantung ibu kota baru-baru ini? Pertanyaan tersebut akhirnya terjawab secara terbuka. Sekretaris Kabinet (Seskab) Letkol Teddy Indra Wijaya memberikan respons langsung terkait beredarnya narasi adanya aksi massa yang meneriakkan kalimat penolakan terhadap Presiden Prabowo saat berdemo di kawasan Bundaran Hotel Indonesia (HI) pada Selasa (18/8) lalu.
Melalui unggahan di akun Instagram resmi @sekretariat.kabinet pada Kamis (20/8), Teddy membagikan informasi mengenai situasi di lapangan yang menunjukkan sudut pandang berbeda. Alih-alih larut dalam narasi demonstrasi yang beredar, pihak Istana justru menyoroti besarnya gelombang antusiasme serta dukungan masyarakat yang hadir secara langsung di kawasan Jakarta Pusat selama rangkaian peringatan hari kemerdekaan. Berdasarkan data yang dibagikan, lebih dari 500 ribu warga memadati kawasan Monas hingga Bundaran Hotel Indonesia untuk menyapa Presiden Prabowo secara langsung selama berlangsungnya karnaval malam hari.
Lodewyk Pusung Sebut Nanik Punya Dapur MBG, Setiap Telepon Gunakan Nama Presiden

Kehadiran massa dalam jumlah besar ini menunjukkan kontras yang nyata dari narasi aksi unjuk rasa yang sempat beredar di media sosial. Antusiasme warga bahkan sudah terlihat sejak dini hari sebelum upacara resmi dimulai. Warga dari berbagai daerah dilaporkan telah mulai mengantre sejak pukul 02.00 WIB agar bisa masuk ke kawasan Istana Merdeka demi mengikuti rangkaian perayaan HUT ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia. Banyak di antara mereka yang rela mengantre sejak pagi buta dengan mengenakan pakaian adat khas daerah masing-masing.
Secara keseluruhan, perayaan hari kemerdekaan tersebut melibatkan ratusan ribu orang yang tersebar di beberapa titik utama. Lebih dari 150 ribu masyarakat tercatat hadir mengikuti rangkaian upacara Peringatan Detik-Detik Proklamasi Kemerdekaan Republik Indonesia serta upacara Penurunan Bendera Sang Merah Putih. Jumlah tersebut mencakup warga yang berada di dalam kawasan Istana Merdeka maupun mereka yang berkumpul meramaikan panggung rakyat di Monas.
PDIP Kirim Kapal Rumah Sakit Laksamana Malahayati ke NTT untuk Bantu Korban Gempa

Dalam unggahannya, Teddy mengungkapkan bahwa dirinya berkesempatan untuk menyapa langsung para warga yang datang jauh-jauh dari luar pulau Jawa, seperti dari Sulawesi, Sumatra, dan banyak provinsi lainnya. Interaksi ini menegaskan keragaman masyarakat yang hadir untuk merayakan hari nasional tersebut. Sebelumnya, pada hari Senin (17/8/2026), Teddy Indra Wijaya juga turut serta langsung dalam Karnaval HUT ke-81 Kemerdekaan RI dengan berada di atas kendaraan pawai yang melintasi sepanjang Jalan MH Thamrin, Jakarta.






