Sejumlah pangkalan militer milik Pasukan Mobilisasi Populer Irak atau Popular Mobilization Forces (PMF) menjadi sasaran serangan udara yang dilancarkan pada hari Rabu, 29 Juli 2026. Serangan udara berskala besar ini dilaporkan melibatkan kekuatan militer dari Arab Saudi dan Amerika Serikat (AS). Serangan tersebut menghantam beberapa lokasi pertahanan kelompok bersenjata tersebut yang tersebar di wilayah Irak, memicu kerusakan signifikan di area-area yang menjadi target operasi.
Berdasarkan laporan yang dihimpun, wilayah-wilayah yang menjadi sasaran serangan udara ini mencakup beberapa daerah penting di Irak. Salah satu titik serangan dilaporkan berada di kawasan Bartella yang terletak di Provinsi Nineveh. Selain itu, serangan udara juga menyasar instalasi militer di wilayah Basra yang berada di bagian selatan Irak. Gempuran udara ini mengakibatkan kerusakan parah pada sejumlah fasilitas penting milik PMF. Dokumentasi visual pascaserangan memperlihatkan dampak kerusakan yang masif, termasuk kondisi salah satu bangunan yang hangus terbakar hingga rata dengan tanah akibat hantaman proyektil.








