apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSportsPopuler
Beranda/Nasional

Sempurnakan Tata Kelola Makan Bergizi Gratis, Kemenkes dan BGN Serap Masukan Ahli Gizi

Usat NgajiDiterbitkan 7 Agu 2026 - 02.40 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Sempurnakan Tata Kelola Makan Bergizi Gratis, Kemenkes dan BGN Serap Masukan Ahli Gizi
Foto/Ilustrasi: liputan6.com.
A-A+

Pemerintah terus berupaya mematangkan tata kelola program Makan Bergizi Gratis (MBG) agar dapat berjalan dengan efektif dan aman bagi masyarakat. Langkah koordinasi ini diwujudkan melalui pertemuan yang diadakan oleh Menteri Kesehatan (Menkes) Budi Gunadi Sadikin bersama Kepala Badan Gizi Nasional (BGN) Sudaryono

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
dengan para ahli gizi. Pertemuan penting tersebut dilangsungkan di Gedung Adhyatma Kementerian Kesehatan yang berlokasi di Jakarta. Diskusi mengenai perbaikan tata kelola program nasional ini berjalan cukup panjang pada hari Rabu, 5 Agustus 2026, dimulai sejak waktu sore hari hingga malam hari.

Dalam pertemuan tersebut, tata kelola program Makan Bergizi Gratis dibahas secara mendalam untuk memastikan program ini memberikan manfaat yang optimal. Kepala Badan Gizi Nasional (BGN), Sudaryono, secara terbuka menyatakan bahwa pihak BGN sangat menyambut baik berbagai masukan serta saran dari para ahli gizi yang hadir. Sikap terbuka ini sangat penting karena program Makan Bergizi Gratis memerlukan pengawasan dari berbagai sudut pandang keahlian. Masukan yang diharapkan dari para ahli tersebut mencakup berbagai aspek mendasar, mulai dari penentuan menu makanan, aspek sanitasi, hingga jaminan keamanan pangan agar makanan yang didistribusikan benar-benar aman.

Masukan yang diterima dari para ahli gizi dalam pertemuan di Gedung Adhyatma tersebut sangat beragam dan mencakup banyak hal penting. Beberapa poin krusial yang dibahas secara mendalam meliputi penentuan porsi makanan yang tepat bagi sasaran program, serta bagaimana penerapan program ini di wilayah tertinggal, terdepan, dan terluar atau wilayah 3T. Selain itu, aspek keselamatan yang berfokus pada tindakan pencegahan agar tidak terjadi kasus keracunan makanan juga menjadi salah satu poin utama pembahasan dalam pertemuan tersebut.

Baca Juga

Rencana Penerbitan Obligasi Jakarta Rp 5,2 Triliun untuk LRT dan Rumah Sakit

Rencana Penerbitan Obligasi Jakarta Rp 5,2 Triliun untuk LRT dan Rumah Sakit

Tidak hanya membahas porsi dan keamanan pangan, pertemuan tersebut juga menyoroti pentingnya keterlibatan para profesional secara langsung di lapangan. Dibahas pula mengenai bagaimana mekanisme pelibatan ahli gizi dalam program Makan Bergizi Gratis ini. Selain itu, dibahas juga mengenai pola kolaborasi lintas sektor yang erat, yang melibatkan berbagai kementerian, lembaga negara, serta pemerintah daerah agar pelaksanaan program dapat berjalan secara sinergis dan terkoordinasi dengan baik di seluruh wilayah Indonesia.

Sebagai langkah tindak lanjut untuk mengakomodasi seluruh saran yang masuk, Sudaryono merencanakan pembentukan grup diskusi khusus. Rencana pembuatan grup diskusi ini ditujukan untuk memfasilitasi komunikasi yang berkelanjutan antara pihak penyelenggara program dengan para ahli gizi. Menurut Sudaryono, diskusi mengenai tata kelola ini tidak boleh hanya dilakukan sekali pada pertemuan tersebut saja, melainkan harus terus berjalan secara berkesinambungan. Dengan adanya wadah diskusi yang terus-menerus ini, pemerintah dapat secara konsisten menerima input yang kemudian menghasilkan output berupa perbaikan program Makan Bergizi Gratis secara berkala.

Baca Juga

Pembangunan Ulang JPO Tendean di Jakarta Selatan Segera Dimulai

Pembangunan Ulang JPO Tendean di Jakarta Selatan Segera Dimulai

Selain berkolaborasi dengan ahli gizi, perbaikan program Makan Bergizi Gratis ke depan juga akan melibatkan pihak-pihak lain dari sektor pengolahan makanan secara praktis. Sudaryono merencanakan untuk mengumpulkan masukan dari para chef (juru masak) serta pelaku industri katering. Rencana ini disiapkan agar pemerintah bisa mendapatkan masukan yang lebih luas mengenai tata kelola penyediaan makanan dari praktisi industri makanan langsung. Dengan masukan dari para ahli gizi, chef, dan pelaku industri katering, pemerintah berharap dapat melakukan berbagai perbaikan yang memang diperlukan demi kelancaran program Makan Bergizi Gratis di masa depan.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Badan Gizi Nasionalmakan bergizi gratisBudi Gunadi SadikinSudaryonokementerian kesehatan

Berita Terbaru Lainnya

Kementerian Keuangan Tunda Pajak Toko Online dan Ambil Alih Utang Kereta CepatIran Beri Peringatan Keras ke Negara Teluk, Setiap Serangan AS Akan Memicu Balasan Terhadap Infrastruktur EnergiHarga BBM Non-Subsidi di Berbagai SPBU Resmi Turun per 6 Agustus 2026Rencana Penerbitan Obligasi Jakarta Rp 5,2 Triliun untuk LRT dan Rumah SakitPembangunan Ulang JPO Tendean di Jakarta Selatan Segera DimulaiEkonomi Indonesia Tumbuh 5,45 Persen pada Semester I-2026Suntikan SAL Rp70 Triliun ke Himbara, Bagaimana Skema dan Pembagiannya?Investor Asing Mulai Rotasi Portofolio ke Saham Komoditas saat IHSG Menguat

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

Ekonomi

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap