Layanan internet satelit Starlink besutan SpaceX kini telah resmi beroperasi di Indonesia sejak Mei 2024. Langkah ini terwujud setelah perusahaan kedirgantaraan milik Elon Musk tersebut mengantongi perizinan sebagai penyelenggara layanan Very Small Aperture Terminal (VSAT) dan Internet Service Provider (ISP). Kehadiran izin operasional ini sekaligus menjawab kepastian terkait izin edar starlink indonesia kementerian kominfo untuk melayani pelanggan di berbagai wilayah nusantara.
Starlink memanfaatkan teknologi satelit orbit rendah atau Low Earth Orbit (LEO) untuk memancarkan sinyal internet. Untuk menyokong jaringan globalnya, SpaceX telah mengoperasikan sekitar 5.000 satelit yang diluncurkan ke luar angkasa menggunakan roket Falcon 9. Di Indonesia, kecepatan internet yang ditawarkan oleh layanan ini bervariasi antara 25 hingga 220 Mbps.
Tim Komando Politeknik Negeri Balikpapan Juarai Kompetisi Good Mining Practice 2026

Bagi masyarakat yang ingin memanfaatkan koneksi satelit ini, Starlink Indonesia menyediakan enam kategori paket layanan yang dapat disesuaikan dengan kebutuhan. Pengguna perlu membeli unit perangkat keras (hardware kit) yang harganya berkisar antara Rp 7,8 juta hingga Rp 43,7 juta, tergantung pada jenis kit yang dipilih. Selain harga perangkat, pelanggan juga dikenakan biaya pengiriman sebesar Rp 345.000 serta pajak yang berlaku.
Proses pendaftaran layanan dilakukan secara daring dengan mengunjungi situs resmi starlink.com/id. Metode pembayaran yang dapat digunakan untuk transaksi ini adalah kartu kredit atau debit berlogo Mastercard dan Visa yang valid. Setelah pembayaran dikonfirmasi, estimasi waktu pengiriman perangkat ke alamat tujuan berkisar antara 1 hingga 2 minggu.
Robot Humanoid Lampaui Rekor Lari dan Lompat Tinggi Manusia di Beijing

Setelah perangkat tiba, pengguna dapat mengunduh aplikasi Starlink yang tersedia di App Store dan Google Play Store untuk memandu proses instalasi. Pemasangan perangkat memerlukan area terbuka dengan radius bebas hambatan minimal 100 derajat ke arah langit agar koneksi ke satelit LEO berjalan optimal. Adapun tagihan pertama pelanggan akan mulai diproses setelah aktivasi berhasil dilakukan atau maksimal 30 hari setelah perangkat dikirimkan.






