apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Nasional

Ramai Kecaman Publik Setelah Oknum Nakes Cibir Pasien BPJS Kesehatan di Media Sosial

Usat NgajiDiterbitkan 6 Agu 2026 - 14.40 路 3 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Ramai Kecaman Publik Setelah Oknum Nakes Cibir Pasien BPJS Kesehatan di Media Sosial
Foto/Ilustrasi: CNN Indonesia
A-A+

Kasus dugaan komentar nirempati yang dilontarkan oleh oknum tenaga kesehatan terhadap seorang pasien BPJS Kesehatan di media sosial kini tengah menjadi sorotan tajam. Sejumlah pihak ramai-ramai mengecam tindakan para tenaga kesehatan dan dokter yang dinilai tidak memiliki empati tersebut. Gelombang kecaman ini semakin menguat setelah adanya kabar bahwa pasien yang mengunggah keluhan mengenai pelayanan kesehatan tersebut belakangan dilaporkan telah meninggal dunia.

Peristiwa yang memicu kontroversi ini bermula dari sebuah curhatan yang dibagikan oleh pasien melalui akun Threads miliknya, yaitu @yurizaltrich, pada tanggal 22 Juli 2026. Dalam unggahan tersebut, sang pasien mengaku telah menunggu selama delapan jam tanpa kunjung mendapatkan ruangan untuk memperoleh perawatan medis yang dibutuhkannya. Meskipun mengalami kendala dalam pelayanan, pasien tersebut enggan untuk mengungkapkan nama rumah sakit tempat ia berobat lantaran dirinya mendaftar melalui fasilitas BPJS Kesehatan.

Sayangnya, keluhan yang disampaikan oleh pasien tersebut justru ditanggapi secara sinis di media sosial. Beberapa komentar nirempati yang muncul pada unggahan akun @yurizaltrich tersebut diketahui dilayangkan oleh akun-akun milik tenaga kesehatan maupun dokter. Salah satu akun yang terlibat adalah @erudarahaadini, yang dimiliki oleh Elda Putri Rahardini. Elda diketahui merupakan seorang dokter Program Pendidikan Dokter Spesialis (PPDS) dari FK-KMK UGM yang bertugas di RSUP Dr Sardjito. Setelah komentarnya memicu reaksi negatif, Elda akhirnya menyampaikan permohonan maaf dan mengakui bahwa komentar yang ia tulis sebelumnya memang tidak pantas.

Baca Juga

Otorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi Sorotan

Otorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi Sorotan

Sikap tidak berempati dari oknum tenaga medis ini langsung memicu kecaman keras dari jajaran Dewan Perwakilan Rakyat (DPR) RI. Wakil Ketua Komisi IX DPR, Yahya Zaini, mendesak Kementerian Kesehatan (Kemenkes) untuk segera memberikan teguran keras atau sanksi kepada tenaga kesehatan yang telah berkomentar nirempati tersebut. Nada kecaman serupa juga disampaikan oleh anggota Komisi IX DPR, Irman Suryani. Irman mengutuk keras tindakan dokter yang diduga mencibir pasien @yurizaltrich sebelum pasien tersebut meninggal dunia, serta mendesak agar pihak rumah sakit tempat dokter itu bertugas segera menjatuhkan sanksi yang tegas.

Pihak Kementerian Kesehatan sendiri turut memberikan respons atas kegaduhan ini. Juru Bicara Kemenkes, Aji Muhawarman, menyatakan sangat menyayangkan adanya komentar-komentar yang tidak pantas dari sejumlah tenaga medis dan tenaga kesehatan di media sosial. Sebagai langkah tindak lanjut, Aji Muhawarman mengimbau masyarakat luas untuk melaporkan setiap dugaan pelanggaran etik maupun profesi oleh tenaga kesehatan melalui mekanisme pengaduan resmi di Konsil Kesehatan Indonesia (KKI) agar laporan tersebut dapat segera diperiksa dan ditindaklanjuti sesuai ketentuan hukum yang berlaku.

Baca Juga

Ketentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKN

Ketentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKN

Saat ini, langkah investigasi internal juga tengah berjalan. Pihak FK-KMK UGM menyatakan sedang melakukan penyelidikan mendalam terkait dugaan komentar nirempati yang melibatkan dokter PPDS mereka, Elda Putri Rahardini. Dekan FK-KMK UGM, Yodi Mahendradhata, menegaskan bahwa institusinya sedang melakukan penelaahan serta investigasi secara menyeluruh dengan mengumpulkan fakta-fakta, meminta keterangan dari seluruh pihak terkait, dan melakukan pemeriksaan sesuai prosedur operasional yang berlaku. Di sisi lain, Wakil Ketua Umum PB Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Wiweka, mengonfirmasi bahwa dokter yang berkomentar dengan nada menghina tersebut terancam sanksi etik. Penanganan kasus ini akan diserahkan kepada Majelis Kehormatan Etik Kedokteran (MKEK), dengan sanksi yang bervariasi mulai dari tingkat ringan, sedang, berat, hingga sangat berat, tergantung pada hasil evaluasi dari majelis etik tersebut.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

BPJS Kesehatankementerian kesehatanIkatan Dokter IndonesiaEtika Medis

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Regulasi Apple di Indonesia, iPhone 16 Tertunda, iPhone 17e Kantongi Sertifikasi TKDNKelanjutan Kasus Pailit Sritex, Rencana Penyelamatan Ekonomi dan Perkembangan Lelang AsetOtorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi SorotanGagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN CupKetentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKNBakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan SitaroJelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindahkan ke Lapangan KenariRencana Penerapan Single Salary ASN, Guru Cemas Nasib Tunjangan Sertifikasi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap