Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia resmi mengumumkan 47 pemain muda berbakat untuk memperkuat Tim Nasional kelompok umur U-18 Putri Indonesia. Pengumuman skuad ini dirilis secara resmi melalui akun Instagram Timnas Indonesia pada Rabu, 5 Agustus 2026. Puluhan pemain terpilih tersebut dipersiapkan untuk berlaga dalam ajang Srikandi Merdeka Cup 2026 yang dijadwalkan berlangsung di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, mulai tanggal 14 hingga 23 Agustus 2026.
Dalam turnamen ini, para pemain U-18 tersebut akan dibagi ke dalam dua tim berbeda, yaitu Garuda Pertiwi dan Putri Nusantara. Garuda Pertiwi akan bersaing di Grup A menghadapi tantangan dari Hong Kong, Malaysia, serta Arab Saudi. Sektor penjaga gawang Garuda Pertiwi akan diperkuat oleh Alleana Ayu Arumy, Alliya Khairun, dan Elbian Defika. Di lini pertahanan, terdapat nama Raisya Novita, Jazlyn Kayla, Yasmin Aprilianti, Aulya Putri, Shifana Rizka, Alika Nailah, dan Febri Arum. Sektor tengah dihuni oleh Nayla Aulianti, Anya Gabriella Chandra, Rengganis Wijanarto, Della Citra Ayu Anggareni, Nafeeza Ayasha Nori, Kesya Arabela Manisya Nian, Fredrika Yikwa, dan Lareina Ramira Savvy. Untuk lini serang, tim ini mengandalkan Diva Aulia Putri, Safa Amelia, Griselda Vivian, Jezlyn Kayla, Ayla Dva Khala, dan Fadilia. Garuda Pertiwi juga dilaporkan masih memiliki peluang untuk lolos ke babak semifinal dengan menyisakan satu laga krusial melawan Thailand.
Sementara itu, tim kedua yang dinamakan Putri Nusantara akan bertarung di Grup B. Skuad ini harus bersiap menghadapi lawan-lawan tangguh seperti Thailand, Singapura, dan Yordania. Posisi penjaga gawang Putri Nusantara diisi oleh Nuara Airish Qaisara Rifaldhi, Naura Khalfani Hayfa, dan Kyla Bethari Oliver. Lini belakang akan dikawal oleh Khansa Nisa, Kazuma Zalfa, Yafiqa Rahma, Racheyla Delpiula, Ade Yasfa, Aurellia Anindya, Amanda Fitriani, Agisti Qori, dan Asyifa Sholawa. Di lini tengah, aliran bola akan digerakkan oleh Indira Fatima, Clarisya Putri Kurniawan, Putri Neza Larasati, Lintang Anugrah Radisty, Bilqis Fatimah Az-Zahra, dan Ghaida Mazaya. Untuk urusan membobol gawang lawan, Putri Nusantara bertumpu pada ketajaman Oktavia Safara Putri, Keyra Az-Zahra, Latisha Safa Berliana, Herdy Pahabol, dan Dian Aprilia Pary.
Gagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN Cup

Langkah pembinaan sepak bola nasional ini berjalan beriringan dengan program peningkatan kualitas yang dicanangkan oleh federasi. Sebagai bagian dari upaya memotivasi para pemain muda di tanah air, Ketua Umum PSSI Erick Thohir mendatangkan empat legenda sepak bola dunia ke Indonesia. Keempat legenda tersebut adalah Eric Abidal, Juan Sebastian Veron, Marco Materazzi, dan Roberto Carlos. Kehadiran para mantan bintang dunia ini diharapkan mampu mentransfer mentalitas juara kepada generasi muda sepak bola Indonesia.
Di sektor putra, evaluasi ketat juga terus dilakukan pada tim nasional kelompok umur. Pelatih kepala tim U-19, Shin Tae-yong, memberikan catatan penting mengenai perkembangan anak-anak asuhnya setelah menjalani laga uji coba. Sebelumnya, Marselino Ferdinan dan rekan-rekan setimnya harus menelan kekalahan dengan skor telak 1-5. Menurut juru taktik asal Korea Selatan tersebut, kekuatan lawan mereka saat itu, Pohang Steelers, memang masih terlalu tangguh untuk dihadapi skuad asuhannya.
BWF Rilis Kalender Turnamen Bulu Tangkis 2026, Indonesia Jadi Tuan Rumah Berbagai Ajang Bergengsi

Meskipun menelan kekalahan cukup besar, Shin Tae-yong menilai bahwa tim asuhannya telah menunjukkan grafik perkembangan yang positif. Kendati demikian, ia menyoroti kelemahan fisik pemain yang masih menjadi kendala utama dalam pertandingan ketat. "Secara fisik masih ada yang kurang. Saat serangan balik, fisik anak-anak kurang maksimal," ujarnya. Catatan fisik ini menjadi bahan evaluasi penting untuk pembenahan tim nasional ke depan.






