Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) bersama dengan I.League selaku operator kompetisi resmi memutuskan untuk mengatur sebaran pemain berlabel Timnas Wanita Indonesia. Keputusan ini diambil menjelang bergulirnya kembali kompetisi Indonesia Women's League (IWL) yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026 mendatang. Kebijakan untuk membagi rata para pemain tim nasional ini dilakukan dengan tujuan agar kualitas permainan dari setiap tim yang berpartisipasi tetap seimbang dan kompetitif.
Kembalinya ajang Indonesia Women's League (IWL) ini menjadi momen yang sangat dinantikan, mengingat kompetisi tersebut telah mengalami masa vakum selama tujuh tahun. Agar kualitas kompetisi tetap terjaga dan tidak timpang, PSSI akan menerapkan sistem penyaringan atau seeding bagi para pemain berlabel marquee player. Penjelasan mengenai regulasi ini disampaikan oleh Vivin Cahyani, anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI yang membidangi pengembangan sepak bola wanita. Vivin memaparkan rencana tersebut saat menghadiri konferensi pers untuk turnamen Srikandi Merdeka Cup yang diselenggarakan di Plaza Senayan, Jakarta, pada hari Rabu, 29 Juli.








