Persatuan Sepak Bola Seluruh Indonesia (PSSI) bersama dengan I.League selaku operator kompetisi resmi memutuskan untuk mengatur sebaran pemain berlabel Timnas Wanita Indonesia. Keputusan ini diambil menjelang bergulirnya kembali kompetisi Indonesia Women's League (IWL) yang dijadwalkan berlangsung pada Oktober 2026 mendatang. Kebijakan untuk membagi rata para pemain tim nasional ini dilakukan dengan tujuan agar kualitas permainan dari setiap tim yang berpartisipasi tetap seimbang dan kompetitif.
Kembalinya ajang Indonesia Women's League (IWL) ini menjadi momen yang sangat dinantikan, mengingat kompetisi tersebut telah mengalami masa vakum selama tujuh tahun. Agar kualitas kompetisi tetap terjaga dan tidak timpang, PSSI akan menerapkan sistem penyaringan atau seeding bagi para pemain berlabel marquee player. Penjelasan mengenai regulasi ini disampaikan oleh Vivin Cahyani, anggota Komite Eksekutif (Exco) PSSI yang membidangi pengembangan sepak bola wanita. Vivin memaparkan rencana tersebut saat menghadiri konferensi pers untuk turnamen Srikandi Merdeka Cup yang diselenggarakan di Plaza Senayan, Jakarta, pada hari Rabu, 29 Juli.
Untuk edisi seri pertama IWL setelah masa vakum, kompetisi akan diikuti oleh enam tim peserta. Klub-klub yang akan bersaing tersebut adalah Persija Jakarta, Persita Tangerang, Persikad Depok, Garudayaksa, Dewa United, dan Bekasi FC. Keenam tim peserta awal ini seluruhnya berasal dari wilayah Jabodetabek. Kendati demikian, PSSI tetap membuka kesempatan lebar bagi klub-klub dari luar wilayah Jabodetabek, bahkan dari luar Pulau Jawa, untuk ikut bergabung seiring dengan perkembangan liga di masa yang akan datang. Dalam regulasi pemain, setiap tim yang berkompetisi di IWL juga diperbolehkan untuk menggunakan jasa dua pemain asing.
Gagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN Cup

Selain persiapan menyambut bergulirnya kompetisi IWL pada bulan Oktober, perkembangan sepak bola wanita di tanah air juga ditandai dengan selesainya turnamen HYDROPLUS Soccer League All-Stars 2025/2026. Dalam turnamen tersebut, tim Goal Aksis Cimahi yang mengenakan jersey merah sukses keluar sebagai juara. Gelar juara tersebut mereka raih setelah berhasil unggul atas Cipta Cendikia FA Bogor yang mengenakan jersey hijau putih pada pertandingan babak final. Pertandingan penentu gelar juara ini diselenggarakan di Supersoccer Arena, Kudus, Jawa Tengah, pada hari Minggu, 12 Juli 2026.
Di sisi lain, kabar membanggakan juga datang dari pemain pertahanan Timnas Wanita Indonesia yang melanjutkan kariernya ke luar negeri. Bek Timnas Wanita Indonesia, Pauline van de Pol, secara resmi telah bergabung dengan klub wanita asal Belanda, FC Groningen, untuk musim kompetisi 2026/27. Sebelum resmi berseragam FC Groningen, Pauline van de Pol bermain untuk klub Hera United. Pengumuman mengenai perekrutan Pauline dilakukan oleh pihak klub FC Groningen pada hari Sabtu, 1 Agustus, dalam rangkaian acara Open Day tahunan mereka.
BWF Rilis Kalender Turnamen Bulu Tangkis 2026, Indonesia Jadi Tuan Rumah Berbagai Ajang Bergengsi

FC Groningen sendiri merupakan klub sepak bola wanita yang berkompetisi di Vrouwen Tweede Divisie, yang merupakan divisi ketiga dari Liga Belanda Wanita. Selain mendatangkan Pauline van de Pol dari Indonesia, FC Groningen juga merekrut dua pemain baru lainnya untuk menghadapi musim kompetisi yang akan datang. Kedua pemain tersebut adalah Lyanne Iedema yang berasal dari Belanda dan Rikke Fleischer yang berkebangsaan Norwegia.






