apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasionalTransportasiBencanaWisataPemerintahanKeperdataanEnergiManajemenSejarahInfrastrukturKeagamaanMetroEdukasiMitigasi BencanaPopuler
Beranda/Nasional

Proyek PSEL Legok Nangka Dimulai, Upaya Mengolah Sampah Menjadi Energi Listrik di Jawa Barat

Andi TobanDiterbitkan 30 Jul 2026 - 17.18 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Proyek PSEL Legok Nangka Dimulai, Upaya Mengolah Sampah Menjadi Energi Listrik di Jawa Barat
Foto/Ilustrasi: finance.detik.com.
A-A+

Pemerintah secara resmi telah memulai langkah besar dalam mengatasi permasalahan sampah di Jawa Barat melalui pembangunan infrastruktur energi bersih. Fasilitas Pengolahan Sampah menjadi Energi Listrik atau yang dikenal dengan nama PSEL Legok Nangka kini mulai dibangun di wilayah Kabupaten Bandung. Dimulainya pembangunan proyek ini ditandai dengan pelaksanaan peletakan batu pertama atau groundbreaking yang berlangsung pada hari Rabu, 29 Juli 2026. Proyek ini diharapkan dapat mengatasi penumpukan sampah sekaligus menghasilkan pasokan listrik.

Proyek PSEL Legok Nangka ini melibatkan nilai investasi yang sangat besar, yakni mencapai US$ 400 juta atau setara dengan Rp 7,2 triliun, yang dihitung berdasarkan nilai tukar rupiah sebesar Rp 18.079 per dolar AS. Dengan dana sebesar itu, fasilitas yang dibangun dirancang dengan kapasitas pengolahan skala besar. Targetnya, PSEL Legok Nangka akan mampu memproses timbunan sampah sebanyak 2.131 ton setiap hari. Sampah yang dikelola oleh fasilitas modern ini akan dikumpulkan dari enam wilayah kabupaten dan kota yang berada di wilayah Jawa Barat.

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialBudayaEkonomiPeristiwaKulinerOlahragaMusikHiburanSainsPolitikPendidikanKriminalBisnisLingkunganHumanioraPariwisataMetropolitanTeknologiGaya HidupReligiOtomotifPropertiInternasional

Selain membantu menyelesaikan persoalan kebersihan lingkungan, fungsi utama dari fasilitas PSEL Legok Nangka adalah melakukan konversi energi. Sampah-sampah yang telah dikumpulkan dan diproses nantinya akan disulap menjadi energi listrik dengan kapasitas mencapai 40,79 megawatt. Untuk merampungkan seluruh fasilitas ini, proses konstruksi dijadwalkan akan memakan waktu selama 41 bulan. Selama masa pembangunan tersebut, proyek infrastruktur ini juga akan memberikan dampak sosial ekonomi yang nyata dengan menyerap sebanyak 1.565 tenaga kerja.

Baca Juga

Mengapa Penahanan Ijazah Pekerja oleh Perusahaan Dikategorikan sebagai Pelanggaran HAM?

Mengapa Penahanan Ijazah Pekerja oleh Perusahaan Dikategorikan sebagai Pelanggaran HAM?

Pembangunan PSEL Legok Nangka juga membawa misi penting dalam menjaga kelestarian lingkungan hidup global. Fasilitas ini diproyeksikan mampu mengurangi emisi gas rumah kaca sebesar 311.874 ton CO2 ekuivalen. Keberadaan fasilitas pengolahan ini menjadi sangat mendesak karena penumpukan sampah yang tidak tertangani dengan baik di tempat pembuangan akhir berpotensi menimbulkan berbagai masalah lingkungan yang serius. Tanpa adanya sistem pengolahan yang memadai, timbunan sampah tersebut dapat memicu terjadinya bencana seperti tanah longsor serta bahaya kebakaran.

Langkah pembangunan fasilitas pengolahan sampah ini juga merupakan bagian dari pelaksanaan instruksi langsung dari Presiden Prabowo Subianto. Kepala Negara telah meminta agar persoalan sampah perkotaan secara menyeluruh dapat diselesaikan sebelum tahun 2029. Hal ini menegaskan bahwa pengelolaan sampah terpadu kini menjadi salah satu prioritas nasional yang mendesak.

Baca Juga

BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Jakarta Kamis, Cerah Berawan di Pagi Hari dan Potensi Hujan Ringan pada Sore Hari

BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Jakarta Kamis, Cerah Berawan di Pagi Hari dan Potensi Hujan Ringan pada Sore Hari

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Menteri Energi dan Sumber Daya Mineral, Yuliot Tanjung, turut menyampaikan harapan besar terkait masa depan proyek ini. Yuliot Tanjung berharap agar PSEL Legok Nangka di Kabupaten Bandung ini sukses dijalankan sehingga dapat menjadi model atau percontohan bagi pengembangan proyek pengolahan sampah menjadi energi listrik di daerah-daerah lainnya di Indonesia. Dengan demikian, tantangan pengelolaan sampah perkotaan di berbagai wilayah tanah air dapat diatasi dengan teknologi serupa.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Jawa BaratEnergi TerbarukanKementerian ESDMPSEL Legok NangkaPengolahan Sampah

Berita Terbaru Lainnya

Mengapa Penahanan Ijazah Pekerja oleh Perusahaan Dikategorikan sebagai Pelanggaran HAM?Pemerintah Perketat Impor Gula Rafinasi untuk Melindungi Petani Tebu LokalEra Baru Dimulai, Federasi Sepak Bola Prancis Resmi Luncurkan Logo Baru yang Lebih ModernOJK Optimistis Penghimpunan Dana Pasar Modal Indonesia Tetap Tangguh Hingga Akhir 2026BMKG Rilis Prakiraan Cuaca Jakarta Kamis, Cerah Berawan di Pagi Hari dan Potensi Hujan Ringan pada Sore HariPenyaluran BLT Dana Bagi Hasil Cukai Tembakau untuk Lansia di Kota KediriDidukung Danantara, Bisnis Bullion Bank BSI Catat Lonjakan Nasabah dan Pendapatan SignifikanNaik MRT Jakarta Kini Bisa Tap In Pakai Kartu Kredit

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026
Transportasi
Bencana
Wisata
Pemerintahan
Keperdataan
Energi
Manajemen
Sejarah
Infrastruktur
Keagamaan
Metro
Edukasi
Mitigasi Bencana

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap