apriniageosat.co.id
BerandaNasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSportsPopuler
Beranda/Nasional

Program PESAT Malinau Buka Lapangan Kerja Baru Lewat Sektor Pertanian

Andi TobanDiterbitkan 7 Agu 2026 - 19.55 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Program PESAT Malinau Buka Lapangan Kerja Baru Lewat Sektor Pertanian
Foto/Ilustrasi: tempo.co.
A-A+

Sebanyak 380 anggota Satuan Tugas (Satgas) Program Pertanian Sehat (PESAT) kini aktif terlibat dalam berbagai kegiatan pertanian yang tersebar di wilayah Kabupaten Malinau. Jumlah keterlibatan ini menandai perkembangan penting dari program yang diinisiasi oleh Bupati Malinau, Wempi W. Mawa. Program PESAT dirancang secara khusus untuk menciptakan lapangan kerja

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalKesehatanHukumMegapolitanSosialEkonomiOlahragaHiburanPolitikPendidikanKriminalLingkunganTeknologiOtomotifInternasionalGeneral NewsEconomyNewsSports

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
baru bagi masyarakat setempat, sekaligus mendorong produktivitas sektor agraria di daerah tersebut. Hasil nyata dari kerja keras ratusan anggota satgas ini terlihat secara konkret dari capaian produksi pertanian daerah yang berhasil mencatatkan angka sebesar 36.828 kilogram gabah serta 8.610 kilogram jagung.

Penciptaan lapangan kerja melalui pembentukan Satgas PESAT ini menyasar langsung penduduk Kabupaten Malinau, terutama generasi muda dan warga yang memiliki ketertarikan kuat untuk bergerak di sektor pertanian. Pemerintah daerah melakukan proses rekrutmen dan seleksi secara terarah untuk menyaring calon anggota yang benar-benar berminat untuk bergabung. Warga yang terpilih menjadi bagian dari satgas ini kemudian diberikan penghasilan yang layak, sehingga mereka memiliki sumber pendapatan yang jelas dan berkelanjutan dari aktivitas bertani sehari-hari. Skema ini menjadi salah satu solusi nyata pemerintah daerah dalam mengatasi tantangan ketersediaan lapangan kerja dengan memanfaatkan potensi sektor pertanian lokal secara optimal.

Dalam pelaksanaan tugas di lapangan, para anggota Satgas PESAT tidak hanya berpusat di satu lokasi tertentu saja. Wilayah kerja mereka tersebar luas di berbagai lahan pertanian yang terletak di tingkat kecamatan hingga desa-desa di seluruh wilayah Kabupaten Malinau. Penyebaran lokasi kerja ini bertujuan agar pengelolaan lahan dapat dilakukan secara merata dan mampu menyentuh potensi spesifik yang ada di masing-masing wilayah. Dengan bekerja langsung di lahan-lahan tingkat desa tersebut, para anggota satgas dapat mengoptimalkan pemanfaatan lahan pertanian setempat agar menjadi lebih produktif dan memberikan dampak ekonomi langsung bagi lingkungan sekitar.

Baca Juga

Penemuan Begonia Hattae dan Kembalinya Tiga Spesies Langka di Hutan Sumatera Barat

Penemuan Begonia Hattae dan Kembalinya Tiga Spesies Langka di Hutan Sumatera Barat

Pemerintah daerah juga menekankan pentingnya diversifikasi komoditas bagi para anggota Satgas PESAT dalam mengelola lahan. Langkah ini diambil agar produktivitas para pekerja tidak bergantung pada satu jenis komoditas pertanian saja sepanjang tahun. Dalam praktiknya, komoditas yang ditanam oleh satgas sangat beragam, mulai dari padi hingga jagung. Selain itu, sembari menunggu waktu panen tanaman padi tiba, para anggota satgas juga memanfaatkan waktu luang mereka dengan menanam tanaman produktif lainnya seperti cabai. Diversifikasi tanaman ini sengaja dirancang agar aktivitas di lahan pertanian tetap berjalan aktif di setiap musim, meningkatkan produktivitas mereka secara keseluruhan, dan menjaga agar pendapatan dari hasil tani tetap berkesinambungan.

Selain memberikan lapangan pekerjaan baru dan penghasilan tetap, Program PESAT juga menaruh perhatian besar pada peningkatan kapasitas serta kualitas sumber daya manusia, khususnya generasi muda di Kabupaten Malinau. Melalui wadah Satgas PESAT, para pemuda yang bergabung dididik dan dilatih secara intensif untuk melakukan inovasi dengan memanfaatkan teknologi di bidang pertanian. Pelatihan teknologi ini bertujuan untuk memperkenalkan metode-metode baru yang lebih modern dan efisien dalam mengelola lahan pertanian. Dengan demikian, proses bercocok tanam dapat berjalan dengan lebih optimal, adaptif terhadap perkembangan zaman, serta mampu menarik minat generasi baru untuk memajukan pertanian daerah.

Baca Juga

Monyet Liar yang Melukai Belasan Warga Tembilahan Akhirnya Berhasil Ditangkap

Monyet Liar yang Melukai Belasan Warga Tembilahan Akhirnya Berhasil Ditangkap

Lebih dari sekadar teknik bercocok tanam dan pemanfaatan teknologi modern, para anggota Satgas PESAT juga dibekali dengan edukasi kesehatan yang memadai. Pemberian edukasi kesehatan ini memiliki tujuan strategis jangka panjang bagi masa depan para peserta program. Pemerintah daerah menginginkan agar para anggota satgas memiliki pemahaman yang menyeluruh dan seimbang ketika mereka nantinya ingin mandiri secara ekonomi. Dengan pembekalan edukasi ini, mereka tidak hanya paham mengenai seluk-beluk pertanian praktis, tetapi juga mengerti tentang faktor kesehatan serta faktor ekonomi yang sangat menunjang keberlangsungan usaha pertanian yang mereka kelola secara mandiri kelak.

Melalui integrasi antara penyediaan lapangan kerja, pemberian penghasilan rutin, diversifikasi komoditas tanaman, serta pelatihan inovasi teknologi dan edukasi kesehatan, Program PESAT bentukan Bupati Wempi W. Mawa ini berupaya menghadirkan ekosistem pertanian yang kokoh dan berkelanjutan di Kabupaten Malinau. Kehadiran sekitar 380 anggota satgas yang tersebar aktif di tingkat desa dan kecamatan diharapkan dapat terus menyokong ketahanan pangan daerah secara mandiri, sekaligus meningkatkan kesejahteraan ekonomi masyarakat luas melalui pemanfaatan sektor pertanian yang dikelola secara sehat.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Malinaulapangan kerjapertanianProgram PESAT

Berita Terbaru Lainnya

Penemuan Begonia Hattae dan Kembalinya Tiga Spesies Langka di Hutan Sumatera BaratMonyet Liar yang Melukai Belasan Warga Tembilahan Akhirnya Berhasil DitangkapDetik-detik Roket Long March 3B China Tersambar Petir Saat Meluncur ke AngkasaMantan Ketua DPRD Ponorogo SN Ditetapkan Sebagai Tersangka Kasus Korupsi Tunjangan PerumahanPemerintah DKI Jakarta Akan Umumkan Pelaku Pembuangan Sampah Ilegal ke PublikTabir Gelap Temuan 995 Senjata di Tengah Prahara Sekolah di Jakarta SelatanApa yang Perlu Diketahui dari Kepindahan Gakuto Notsuda ke Persib Bandung?Dewa United Resmi Berpisah dengan Pelatih Jan Olde Riekerink

Paling Banyak Dibaca

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

General News

Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTU

29 Jul 2026

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

Ekonomi

Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas Bawah

26 Jul 2026

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

Ekonomi

Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana Negara

1 Agu 2026

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

Ekonomi

IHSG Ditutup Turun 0,64%, Tinggalkan Level 6.100 pada Perdagangan Rabu

30 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  2. 2Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  3. 3Dorong Substitusi Batu Bara, Biomassa Berbasis Residu Industri Diakselerasi untuk PLTUGeneral News 路 29 Jul 2026
  4. 4Prabowo Sebut Kemiskinan Ekstrem Terendah, Kenali Lima Ciri Kelas BawahEkonomi 路 26 Jul 2026
  5. 5Ketum Kadin Ungkap Isi Pertemuan dengan Presiden Prabowo di Istana NegaraEkonomi 路 1 Agu 2026
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap