apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Nasional

Profesor Termuda Cambridge Jason Arday Mengundurkan Diri Usai Tersandung Tuduhan Plagiarisme

Domu TobingDiterbitkan 6 Agu 2026 - 15.50 路 4 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Profesor Termuda Cambridge Jason Arday Mengundurkan Diri Usai Tersandung Tuduhan Plagiarisme
Foto/Ilustrasi: Media Indonesia
A-A+

Profesor Jason Arday, akademisi University of Cambridge yang berada di pusat kontroversi dugaan plagiarisme, secara resmi telah mengundurkan diri dari jabatannya dengan efek segera. Sosok sosiolog yang pada tahun 2023 mencetak sejarah sebagai profesor berkulit hitam termuda dalam sejarah Cambridge tersebut mengumumkan pengunduran dirinya melalui pernyataan tertulis pada hari Rabu. Langkah ini diambil di tengah penyelidikan yang diluncurkan oleh pihak universitas mengenai kualifikasi akademik serta penunjukan kehormatan dirinya.

Meskipun memutuskan untuk mundur, Arday menegaskan bahwa langkah pengunduran dirinya tersebut bukan merupakan bentuk pengakuan atas tuduhan plagiarisme yang diarahkan kepadanya. Dalam pernyataan tertulisnya, ia menyatakan bahwa tahun-tahun sejak penunjukannya di universitas tersebut ditandai oleh tingkat pengawasan publik yang sangat ketat serta serangan pribadi yang terjadi secara terus-menerus.

Tuduhan plagiarisme terhadap Arday pertama kali dilontarkan oleh Nathan Cofnas, seorang mantan peneliti di University of Cambridge. Cofnas mengklaim telah memindai karya ilmiah Arday menggunakan perangkat lunak pendeteksi plagiarisme dan menemukan banyak bagian tulisan yang disalin dengan suntingan minimal dari sumber aslinya. Selain menyasar karya ilmiah, tuduhan tersebut juga meragukan klaim pencapaian pribadi Arday, seperti aksi lari maraton yang ia lakukan untuk tujuan penggalangan dana.

Baca Juga

Otorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi Sorotan

Otorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi Sorotan

Menanggapi tuduhan tersebut, Arday mengakui adanya beberapa kekeliruan dalam karya tulisnya di masa lalu, namun ia membantah keras tudingan bahwa dirinya adalah seorang pembohong. Dalam wawancaranya dengan media The Times, Arday menyatakan bahwa sejak kedatangannya di Cambridge, telah ada kampanye yang sangat terorganisir dan terkoordinasi untuk menjatuhkan dirinya dari posisi tersebut. Ia meyakini bahwa tuduhan yang dialamatkan kepadanya bermotif rasial dan dipicu oleh penolakan terhadap kebijakan keanekaragaman, kesetaraan, dan inklusi (DEI). Arday juga menjelaskan bahwa kesalahan di awal kariernya dipengaruhi oleh kondisi autisme yang diidapnya, yang menyebabkannya mengandalkan metode peniruan untuk memahami informasi.

Sementara itu, pihak University of Cambridge menyatakan bahwa mereka akan tetap melanjutkan penanganan aduan terkait dugaan pelanggaran akademik tersebut sesuai dengan prosedur yang berlaku. Penyelidikan atas informasi baru mengenai kualifikasi akademik serta penunjukan kehormatan Arday akan terus berjalan meskipun yang bersangkutan telah menyatakan mundur.

Baca Juga

Ketentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKN

Ketentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKN

Isu integritas akademik dan tekanan publikasi ilmiah ini juga menjadi sorotan serius di Indonesia. Wakil Rektor Bidang Mutu dan Kerja Sama Universitas Paramadina, Iin Mayasari, menyatakan bahwa perguruan tinggi saat ini memang sedang mengalami tekanan yang cukup tinggi karena adanya tuntutan untuk melakukan publikasi ilmiah. Kerentanan ini juga diperkuat oleh data dari Survei Penilaian Integritas (SPI) Pendidikan tahun 2024, yang mengungkapkan bahwa kasus menyontek masih ditemukan pada 78% sekolah responden dan 98% kampus responden.

Menyikapi tantangan etika dan integritas dalam dunia pendidikan, Wakil Presiden Gibran Rakabuming Raka menekankan pentingnya pemahaman etika kecerdasan buatan (AI) bagi pelajar dan guru guna mencegah praktik plagiarisme serta penyebaran hoaks. Sementara itu, dalam perkembangan hukum terkait kekayaan intelektual secara global, pengadilan juga menguatkan dua putusan pengadilan yang lebih rendah yang memenangkan perusahaan asal Korea Selatan, Pinkfong, atas kasus hukum yang dihadapinya.

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Jason ArdayPlagiarismeUniversity of CambridgeIntegritas Akademik

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Regulasi Apple di Indonesia, iPhone 16 Tertunda, iPhone 17e Kantongi Sertifikasi TKDNKelanjutan Kasus Pailit Sritex, Rencana Penyelamatan Ekonomi dan Perkembangan Lelang AsetOtorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi SorotanGagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN CupKetentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKNBakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan SitaroJelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindahkan ke Lapangan KenariRencana Penerapan Single Salary ASN, Guru Cemas Nasib Tunjangan Sertifikasi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap