Presiden Taiwan, Lai Ching-te, melakukan perjalanan larut malam menggunakan kendaraan pengangkut personel lapis baja menuju pusat komando militer. Langkah evakuasi darurat ini merupakan bagian dari simulasi dalam latihan perang tahunan Han Kuang yang berlangsung selama 10 hari. Latihan tempur berskala besar ini secara resmi telah dimulai pada hari Rabu. Secara keseluruhan, latihan tempur ini dirancang secara khusus untuk memperkuat persiapan serta kesiapan pertahanan Taiwan seandainya China benar-benar mewujudkan ancaman militernya ke pulau tersebut.
Sebagai bentuk transparansi dan dokumentasi latihan, kantor kepresidenan pada hari Kamis merilis sebuah potret resmi. Foto tersebut memperlihatkan Presiden Lai Ching-te mengenakan pelindung tubuh lengkap serta helm militer saat melangkah masuk ke bagian belakang kendaraan lapis baja. Juru bicara kepresidenan Taiwan, Karen Kuo, memberikan penjelasan lebih lanjut mengenai aktivitas tersebut. Kuo menyatakan bahwa Lai bersama dengan timnya sedang melakukan simulasi komando operasi pertahanan negara. Manuver taktis ini sendiri menandai partisipasi perdana Lai sebagai presiden sejak ia resmi menjabat pada tahun 2024 dalam skenario darurat yang oleh pemerintah disebut sebagai rencana 'Wan Chun'.








