SUMEDANG — Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, dijadwalkan memimpin secara langsung upacara pelantikan lulusan Institut Pemerintahan Dalam Negeri (IPDN) Angkatan XXXIII Tahun 2026. Acara seremonial yang sakral bagi para calon birokrat muda ini akan diselenggarakan di Kampus IPDN Jatinangor, Kabupaten Sumedang, Provinsi Jawa Barat, pada hari Rabu (29/7).
Sebanyak 1.204 lulusan program Sarjana Terapan Ilmu Pemerintahan akan dilantik dan dikukuhkan secara resmi menjadi Pamong Praja Muda. Dari total lulusan yang akan dilantik tersebut, komposisinya terdiri atas 728 orang putra dan 476 orang putri. Mereka telah menyelesaikan masa pendidikan kedinasan yang ketat dan siap untuk mengabdikan diri di berbagai instansi pemerintahan.
Setelah resmi dilantik oleh Presiden Prabowo, para Pamong Praja Muda ini akan langsung didistribusikan ke berbagai pos penugasan. Pemerintah merencanakan penempatan mereka di lingkungan Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah yang tersebar di seluruh wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia. Secara khusus, penugasan ini juga mencakup wilayah-wilayah yang masuk dalam kategori tertinggal, terdepan, dan terluar atau yang biasa dikenal sebagai kawasan 3T. Langkah penempatan ini diharapkan mampu memperkuat pelayanan publik dan mempercepat pembangunan di daerah-daerah perbatasan serta pelosok negeri.
Otorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi Sorotan

Sebagai bentuk apresiasi atas prestasi yang telah diraih selama menempuh pendidikan di IPDN, Presiden Prabowo Subianto juga dijadwalkan untuk memberikan penghargaan secara khusus kepada 10 lulusan terbaik. Penghargaan ini diberikan sebagai wujud penghormatan atas capaian akademik yang luar biasa serta dedikasi tinggi yang ditunjukkan oleh para lulusan selama masa pendidikan mereka di kampus kedinasan tersebut.
Sebelum prosesi pelantikan ini berlangsung, Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Tito Karnavian telah menyampaikan harapannya kepada para lulusan IPDN Angkatan XXXIII. Pada hari Rabu (22/7/2026), Mendagri Tito Karnavian menegaskan pentingnya peran para lulusan baru ini di tengah masyarakat. Ia berharap agar para Pamong Praja Muda yang baru dilantik dapat menjadi agen perubahan (agent of change) serta menjadi teladan yang baik dalam upaya mewujudkan birokrasi Aparatur Sipil Negara (ASN) yang bersih, efektif, dan berintegritas tinggi di masa depan.
Agenda pelantikan ini menambah rangkaian kegiatan kenegaraan penting yang dipimpin langsung oleh Presiden Prabowo Subianto pada pertengahan tahun 2026 ini. Sebelumnya, di awal bulan Juli, Presiden Prabowo didampingi oleh Kapolri Jenderal Pol Listyo Sigit Prabowo juga sempat memimpin jalannya upacara peringatan HUT Ke-80 Bhayangkara. Upacara besar kepolisian tersebut diselenggarakan di Pusat Latihan Brimob Polri yang berlokasi di Cikeas, Bogor, Jawa Barat, pada hari Rabu (1/7/2026), di mana Presiden melakukan inspeksi pasukan secara langsung.
Ketentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKN

Dalam koordinasi berbagai agenda kepresidenan ini, peran kementerian terkait seperti Kementerian Sekretariat Negara yang kini dipimpin oleh Menteri Sekretaris Negara (Mensesneg) Prasetyo Hadi menjadi sangat krusial guna memastikan seluruh rangkaian acara kenegaraan, termasuk pelantikan pamong praja di Jatinangor ini, berjalan dengan tertib dan sesuai dengan protokol yang telah ditetapkan.
Upacara pelantikan di Jatinangor besok diperkirakan akan dihadiri oleh sejumlah pejabat tinggi negara, jajaran menteri Kabinet Merah Putih, serta para orang tua dan keluarga dari wisudawan yang datang dari berbagai penjuru tanah air untuk menyaksikan momen bersejarah tersebut.






