Bagaimana nasib dua jembatan penyeberangan orang (JPO) di Jalan HR Rasuna Said, Jakarta Selatan, yang sempat viral karena letaknya sangat berdekatan namun tidak saling terhubung? Pertanyaan ini akhirnya terjawab setelah Pemerintah Provinsi DKI Jakarta mengambil tindakan tegas. Penyeberang jalan dan pengguna transportasi umum di kawasan tersebut tidak perlu lagi bingung melihat keberadaan dua struktur jembatan yang tampak tumpang tindih namun terpisah tersebut, karena salah satunya akan segera dibongkar.
Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung mengumumkan keputusan untuk meruntuhkan salah satu dari kedua fasilitas penyeberangan tersebut. Langkah ini diambil setelah pihak pemerintah daerah melakukan kajian dan koordinasi yang melibatkan berbagai instansi terkait. Pramono menjelaskan bahwa keputusan pembongkaran ini diambil setelah dirinya berdiskusi dengan Kepala Dinas Bina Marga, Walikota Jakarta Selatan, Dinas Perhubungan, dan juga dengan Dinas Kominfotik. Pertemuan tersebut menyepakati bahwa mempertahankan kedua struktur tersebut justru tidak memberikan manfaat yang optimal bagi penataan kota dan kenyamanan masyarakat.








