apriniageosat.co.id
BerandaNasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNationalPopuler
Beranda/Nasional

Prabowo Usulkan Tepung Ubi Padamkan Karhutla, Riset Ingatkan Risiko Terbakar

Agus CahyonoDiterbitkan 26 Agu 2026 - 13.34 路 0 Dibaca
Bagikan WhatsAppX
Prabowo Usulkan Tepung Ubi Padamkan Karhutla, Riset Ingatkan Risiko Terbakar
Foto/Ilustrasi: Tirto
A-A+

Presiden Prabowo Subianto mendorong pengembangan bahan pemadam kebakaran berbasis tepung ubi atau singkong sebagai alternatif untuk penanganan kebakaran hutan dan lahan (karhutla). Gagasan ini dibahas dalam rapat koordinasi penanganan karhutla di Sumatra Selatan pada Senin, 24 Agustus 2026.

Dalam rapat tersebut, Kapolri Jenderal Listyo Sigit Prabowo memaparkan adanya inovasi zat berbahan baku tepung yang dapat membantu mencegah dan memadamkan api pada tahap awal. Kapolri menyatakan bahwa penyemprotan zat tersebut dapat memisahkan oksigen (O2) dan karbon dioksida (CO2) untuk mencegah kebakaran. Presiden Prabowo pun menyebut konsep penyebaran tepung dari helikopter atau pesawat ini dengan istilah "ubi bombing" sebagai alternatif dari metode water bombing.

Risiko Terbakar dan Ledakan Debu Menurut Penelitian

Meski diusulkan sebagai bahan pemadam, sejumlah penelitian ilmiah menunjukkan bahwa pati atau tepung berbasis singkong justru memiliki sifat mudah terbakar. Bahan ini juga berisiko menimbulkan deflagrasi atau ledakan ketika tersebar di udara dalam bentuk debu.

Baca Juga

Otorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi Sorotan

Otorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi Sorotan

Penelitian mengenai karakteristik pembakaran ini telah diterbitkan dalam jurnal Processes pada 16 November 2022. Studi berjudul "Revealing Impact Characteristics of the Cassava Dust Explosion Process: Experimental and Numerical Research" karya Ruichong Zhang dari Guangxi University dan Chengyu Xie dari Xiangtan University menunjukkan bahwa debu pati singkong dapat terbakar dan berisiko menimbulkan ledakan debu dalam kondisi tertentu.

Hal senada ditunjukkan dalam tesis magister di Chulalongkorn University pada tahun 1996 yang berjudul "Design, Construction and Testing of a Burner Fueled by Cassava Flour". Penelitian tersebut membuktikan bahwa tepung singkong dalam bentuk serbuk yang tercampur dengan udara pada kondisi yang tepat justru dapat digunakan sebagai bahan bakar.

Baca Juga

Ketentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKN

Ketentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKN

Secara praktis, situs Fire Fighter Now pada 25 Oktober 2021 juga menyatakan bahwa tepung tidak boleh digunakan untuk memadamkan api, terutama pada kebakaran minyak atau lemak di dapur. Melemparkan tepung ke arah api dapat menyebarkan partikel-partikelnya ke udara, sehingga bereaksi dengan panas dan oksigen yang berpotensi memperbesar kobaran api.

Sumber: Tirto

Ikuti apriniageosat.co.id

Tambahkan ke sumber pilihan di Google

Topik Terkait

Prabowo SubiantoKarhutlaListyo Sigit Prabowo

Berita Terbaru Lainnya

Perkembangan Regulasi Apple di Indonesia, iPhone 16 Tertunda, iPhone 17e Kantongi Sertifikasi TKDNKelanjutan Kasus Pailit Sritex, Rencana Penyelamatan Ekonomi dan Perkembangan Lelang AsetOtorita IKN Optimistis Dampak Ekonomi Tahap Dua Meningkat, Sektor Properti dan Bandara Jadi SorotanGagal di Piala AFF 2026, Timnas Indonesia Alihkan Fokus ke FIFA ASEAN CupKetentuan Pendaftaran Seleksi PPPK Tahap II bagi Tenaga Non-ASN di Database BKNBakti Komdigi Optimalkan Satelit Satria-1 Jaga Internet di Sangihe, Talaud, dan SitaroJelang Waisak 2570 BE, Arca Unfinished Buddha Borobudur Dipindahkan ke Lapangan KenariRencana Penerapan Single Salary ASN, Guru Cemas Nasib Tunjangan Sertifikasi

Paling Banyak Dibaca

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

Ekonomi

Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di Morowali

27 Jul 2026

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

Nasional

Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASN

25 Jul 2026

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

Megapolitan

Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus Transjakarta

25 Jul 2026

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

Hukum

Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu Timur

27 Jul 2026

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

Metropolitan

Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta Timur

27 Jul 2026

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

Pariwisata

Gelombang Perhelatan Dunia Siap Guyur Indonesia hingga Awal 2027

26 Jul 2026

馃敟

Populer

  1. 1Langkah Strategis Vale Indonesia Membangun Rantai Pasok Baterai Kendaraan Listrik di MorowaliEkonomi 路 27 Jul 2026
  2. 2Di Balik Meja Birokrasi, Saat Jarak dan Kesepian Jadi Musuh Produktivitas ASNNasional 路 25 Jul 2026
  3. 3Manuver Maut di Tikungan Sudirman, Kaki Pemotor Terlindas Bus TransjakartaMegapolitan 路 25 Jul 2026
  4. 4Polisi Tahan Suami yang Aniaya Istri hingga Tewas di Luwu TimurHukum 路 27 Jul 2026
  5. 5Dua Orang Tewas dalam Kebakaran Rumah di Pulo Gadung Jakarta TimurMetropolitan 路 27 Jul 2026

apriniageosat.co.id

Copyright 2026 apriniageosat.co.id - All Rights Reserved.

Kategori

NasionalHukumEkonomiOlahragaPolitikBisnisTeknologiInternasionalSportsPoliticsBusinessNational

Halaman

  • Tentang Kami
  • Kontak Kami
  • Kebijakan Privasi
  • Penyangkalan
  • Syarat dan Ketentuan
  • Kebijakan Editorial
  • Digital Millennium Copyright Act - DMCA
  • Sitemap